Ekuitas Berbentuk Token Kian Dilirik, Jembatani Kripto dan Pasar Saham
Platform perdagangan aset digital Bitget meluncurkan Bitget Stocks 2.0, versi terbaru dari produk spot saham berbentuk token yang dirancang untuk meningkatkan likuiditas, transparansi aset, dan efisiensi modal dalam perdagangan ekuitas yang ditokenisasi.
Produk tersebut diterbitkan oleh Reality, platform penerbitan real-world asset (RWA) berlisensi. Kehadirannya juga didukung oleh akses perdagangan, keamanan aset, serta dukungan strategis dari Bitget dalam ekosistemnya.
Bitget menjelaskan, pembaruan Stocks 2.0 berfokus pada tiga aspek utama, yakni peningkatan likuiditas pasar saham, pemetaan ekonomi 1:1 terhadap saham yang menjadi aset dasar, serta perluasan penggunaan token saham dalam berbagai layanan di ekosistem Bitget, termasuk margin, strategi perdagangan, dan produk imbal hasil (yield).
Baca juga: Tren Tokenisasi Aset Menguat, Investor Kripto Mulai Diversifikasi
Ilustrasi tokenisasi aset.
Menurut perusahaan, Stocks 2.0 dirancang untuk menghubungkan perdagangan saham yang ditokenisasi dengan likuiditas nyata pasar ekuitas global.
Dengan demikian, pengguna dapat memperoleh pengalaman perdagangan yang didukung buku order lebih dalam, friksi transaksi yang lebih rendah, serta eksekusi yang lebih cepat melalui aplikasi Bitget.
Dilengkapi fasilitas perdagangan menggunakan USDT
Bitget menyebutkan, produk tersebut mendukung pemetaan aset 1:1 untuk token saham yang memenuhi syarat dan dilengkapi fasilitas perdagangan langsung menggunakan stablecoin USDT.
Dividen tunai yang dibagikan perusahaan akan dikonversi menjadi USDT dan dikirimkan ke akun pengguna, sementara dividen saham akan tercermin dalam saldo pengguna.
Baca juga: Tokenisasi Aset Keuangan Buka Akses Investasi Digital Baru untuk Masyarakat
Ilustrasi investasi.
Selain itu, berbagai aksi korporasi seperti pemecahan saham (stock split) maupun penggabungan saham akan dipetakan ke posisi token guna menjaga keselarasan eksposur ekonomi dengan saham dasarnya.
Perusahaan juga memperluas fungsi ekuitas yang ditokenisasi dalam ekosistemnya. Token saham yang memenuhi syarat dapat digunakan dalam sistem margin dan akun terpadu.
Selain itu, token tersebut dapat terhubung dengan sejumlah fitur, seperti spot grid, futures grid, copy trading, hingga beberapa produk yield.
Bitget menilai langkah ini memberikan lebih banyak pilihan bagi pengguna dalam mengelola modal sambil tetap mempertahankan eksposur terhadap aset ekuitas global.
Baca juga: Prediksi Fintech Kripto 2026: Tokenisasi dan Regulasi OJK
Bitget proyeksikan tokenisasi aset keuangan meningkat
CEO Bitget Gracy Chen mengatakan, ekuitas yang ditokenisasi menjadi jembatan yang menghubungkan pasar global dengan industri kripto.
“Ekuitas yang ditokenisasi adalah jembatan yang tengah dibangun oleh kripto untuk menghubungkan pasar global,” ungkap Chen dalam keterangan tertulis, Kamis (4/6/2026).
“Menjelang tahun 2030, kita mungkin akan melihat lebih dari 10 persen aset keuangan global ditokenisasi. Proses ini akan didorong oleh platform-platform yang melandaskan diri pada akses, kedalaman pasar, dan kepatuhan regulasi. Per hari ini, kami telah berhasil menghadirkan seluruh fondasi prasyarat yang dibangun untuk menyongsong masa depan tersebut," imbuh dia.
Menurut Bitget, dibandingkan sejumlah produk RWA yang telah tersedia di berbagai platform lain, Stocks 2.0 menawarkan biaya dasar sebesar 0,1 persen.
Baca juga: Trading Tokenisasi Aset di PINTU Naik 45 Persen, Minat Investor Meningkat
Sementara itu, biaya maker dan taker disebut setara dengan tingkat VIP, yakni biaya tetap 0,05 persen melalui penawaran BGB tanpa biaya friksi tambahan.
Ilustrasi aset kripto.
Perusahaan menyatakan peluncuran Stocks 2.0 sekaligus memperkuat posisinya dalam perdagangan ekuitas yang ditokenisasi, mencakup saham dan ETF berbentuk token, futures saham, hingga instrumen pra-IPO.
Volume perdagangan saham tokenisasi tembus 1 miliar dollar AS
Bitget mengungkapkan bahwa perusahaan termasuk salah satu bursa kripto besar pertama yang mendukung perdagangan ekuitas yang ditokenisasi.
Pada Januari 2026, volume kumulatif perdagangan spot saham berbentuk token di platform tersebut telah melampaui 1 miliar dollar AS.
Baca juga: Manta–Pruv Buka Akses Investasi Lapangan Padel Lewat Tokenisasi
Selain itu, pada Desember 2025, Bitget disebut menyumbang sekitar 89 persen dari volume perdagangan saham berbentuk token yang diterbitkan oleh Ondo. Sementara volume kumulatif perdagangan futures saham di platform tersebut telah melampaui 10 miliar dollar AS.
Perusahaan menyebut capaian tersebut menjadikan Bitget sebagai salah satu pelopor dalam pengembangan model Exchange Universal.
Pada tahap awal, Bitget Stocks 2.0 menghadirkan 36 aset terkait saham yang baru dicatatkan. Daftar tersebut mencakup sejumlah saham berkapitalisasi besar dan exchange traded fund (ETF), seperti Apple, Amazon, Meta, Tesla, Alphabet, NVIDIA, Microsoft, dan QQQ.
Ketersediaan produk akan bergantung pada yurisdiksi masing-masing pengguna serta persyaratan kelayakan yang berlaku.
Baca juga: AI dan Tokenisasi Ubah Peta Persaingan Manajer Aset
Bitget menyatakan saat ini melayani lebih dari 125 juta pengguna dan menyediakan akses ke lebih dari 2 juta token kripto, lebih dari 100 saham berbentuk token, ETF, komoditas, valuta asing (FX), hingga logam mulia seperti emas.
Perusahaan juga menyebut telah menjangkau 150 wilayah di seluruh dunia.
Tag: #ekuitas #berbentuk #token #kian #dilirik #jembatani #kripto #pasar #saham