Bukan Skincare atau Genetik, Studi Ini Sebut Cara Berpikir Bisa Bikin Awet Muda
Banyak orang mengira awet muda ditentukan oleh gen atau pola hidup sehat, tetapi penelitian terbaru justru menemukan hal lain yang tak kalah penting.
Studi dari Yale yang dipublikasikan di jurnal Geriatrics (4/3/2026), menunjukkan bahwa pola pikir positif terhadap penuaan bisa membantu seseorang hidup lebih lama dan tetap sehat.
Baca juga: Ingin Awet Muda? Lakukan 5 Kebiasaan Pagi Ini Setiap Hari
Pola pikir positif terbukti berdampak besar
Melansir Your Tango (19/3), peneliti menemukan bahwa cara seseorang memandang usia berpengaruh langsung pada kondisi tubuhnya.
Penuaan tidak hanya ditentukan oleh faktor fisik, tetapi juga oleh cara seseorang menyikapi proses tersebut.
Penulis utama penelitian, Becca Levy, menegaskan bahwa sikap mental memiliki peran penting dalam kesehatan.
“Orang yang memiliki pandangan positif tentang penuaan dapat hidup 7,5 tahun lebih lama dibandingkan mereka yang memiliki pandangan negatif,” tulis Levy dalam penelitiannya.
Temuan ini menunjukkan bahwa pola pikir bukan sekadar perasaan, tetapi juga berpengaruh nyata pada umur dan kesehatan.
Baca juga: Tips Awet Muda dan Bugar dengan Jamu, Ini Manfaatnya Menurut Dokter
Efeknya bahkan melampaui faktor kesehatan lain
Ilustrasi lansia. Pola pikir positif ternyata bisa membuat seseorang hidup lebih lama, bahkan dampaknya disebut lebih kuat dari faktor genetik.
Dalam jurnal Geriatrics, disebutkan bahwa dampak pola pikir positif bahkan lebih besar dibandingkan beberapa faktor kesehatan yang selama ini dianggap utama.
Manfaatnya lebih tinggi dibandingkan tekanan darah dan kolesterol yang sehat, yang rata-rata menambah usia sekitar empat tahun.
Efek ini juga melampaui manfaat berhenti merokok yang biasanya hanya menambah usia satu hingga tiga tahun.
Hal ini menunjukkan bahwa kesehatan mental memiliki peran besar dalam proses penuaan.
Baca juga: Latihan Beban Bisa Bikin Awet Muda, Ini Alasannya
Tetap berdampak meski ada penyakit
Penelitian juga menemukan bahwa manfaat pola pikir positif tetap dirasakan, bahkan pada orang yang memiliki penyakit kronis.
Artinya, sikap terhadap penuaan bisa tetap memberikan dampak baik, terlepas dari kondisi kesehatan seseorang.
Temuan ini memperkuat bahwa pola pikir adalah faktor yang bisa dikendalikan sendiri.
Cara pandang terhadap usia ternyata berbeda-beda
Meski demikian, tidak semua orang merasa nyaman dengan proses menua.
Survei terhadap 2.000 orang dewasa di Amerika Serikat menunjukkan bahwa 53 persen responden tidak terlalu khawatir tentang penuaan.
Namun, rasa takut lebih banyak dirasakan oleh kelompok usia muda.
Sebanyak 56 persen usia 18–24 tahun mengaku takut menua, sementara pada usia 77 tahun ke atas hanya 21 persen.
Baca juga: Puasa Bikin Awet Muda? Simak Penjelasan Dokter
Faktor ekonomi dan kesehatan ikut memengaruhi
Survei dari Pew Research Center menunjukkan bahwa kondisi ekonomi juga memengaruhi cara seseorang melihat penuaan.
Sebanyak 61 persen lansia dengan pendapatan tinggi merasa mereka menua dengan baik.
Angka ini lebih rendah pada kelompok menengah, yaitu 51 persen, dan 39 persen pada kelompok berpenghasilan rendah.
Selain itu, kekhawatiran lain yang sering muncul adalah masalah kesehatan dan ketakutan menjadi beban keluarga.
Kunci awet muda ternyata sederhana
Penelitian ini menegaskan bahwa penuaan memang tidak bisa dihindari.
Namun, cara seseorang menyikapinya bisa membuat perbedaan besar dalam kualitas hidup.
“Manfaat dari pola pikir positif terhadap penuaan bahkan lebih besar dibandingkan beberapa faktor kesehatan utama,” tulis peneliti dalam jurnal Geriatrics.
Temuan ini menunjukkan bahwa menjaga pola pikir tetap positif bisa menjadi salah satu langkah sederhana untuk membantu tubuh tetap sehat dan awet muda.
Tag: #bukan #skincare #atau #genetik #studi #sebut #cara #berpikir #bisa #bikin #awet #muda