Trump Ejek PM Inggris lewat Video Medsos, Dinilai Kurang Membantu AS Lawan Iran
Presiden Amerika Serikat Donald Trump membagikan sebuah video sketsa komedi yang menyindir Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di media sosialnya.
Video tersebut diunggah di platform Truth Social dan merupakan cuplikan dari episode perdana Saturday Night Live (SNL) versi Inggris.
Sketsa itu menampilkan karakter Starmer yang digambarkan canggung dan gugup menghadapi Trump.
Baca juga: Usai Digempur Iran, Sistem Pertahanan Rudal Israel Kini Kembali Dipertanyakan
Unggahan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan politik antara keduanya terkait konflik Iran.
Trump ejek Starmer lewat video
Dalam video yang diunggah Trump pada Minggu (22/3/2026), karakter Starmer terlihat panik saat mencoba menghindari panggilan telepon dari Presiden AS.
Ia berkata, “Oh Tuhan, bagaimana jika Donald membentak saya? Apa yang harus saya katakan, Lammy?”
Tokoh Menteri Luar Negeri Inggris, David Lammy, yang juga muncul dalam sketsa, menyarankan agar ia tetap menjadi diri sendiri. Namun saat akhirnya mengangkat telepon, karakter Starmer langsung menutupnya kembali.
Ia kemudian berkata, “Ah sudahlah presiden yang menakutkan, menakutkan, tapi luar biasa itu. Kenapa dia begitu sulit diajak bicara?”
Di bagian lain, karakter Starmer juga menyatakan, “Saya akan melakukan apa saja kecuali mengambil sikap.”
Ketegangan Trump-Starmer
Keputusan Trump membagikan video ini datang setelah serangkaian kritiknya terhadap Starmer sejak pecahnya perang di Iran.
Trump berulang kali menuduh Starmer kurang memberikan dukungan kepada Amerika Serikat.
Ia juga mengkritik keputusan Inggris yang sempat memblokir penggunaan pangkalan udara Diego Garcia untuk serangan AS.
Bahkan, awal bulan ini Trump menyebut Starmer “bukan Winston Churchill” dan menuduhnya “merusak hubungan.”
Baca juga: Jepang Belum Siap Minta Bantuan Iran Lewati Selat Hormuz, meski Ditawari Teheran
Perbedaan sikap soal Iran dan Selat Hormuz
Ilustrasi kapal tanker. Ancaman saling serang antara AS dan Iran di Selat Hormuz memicu kekhawatiran krisis energi global, dengan harga minyak melonjak dan pasokan terganggu
Starmer sebelumnya mengkritik keputusan Trump melancarkan serangan ofensif ke Iran. Ia menilai rencana tersebut “tidak dipikirkan dengan matang” dan “tidak kredibel.”
Namun, pada Jumat, Downing Street menyatakan bahwa Inggris akan mengizinkan AS menjalankan misi defensif menuju Selat Hormuz dari pangkalan RAF.
Blokade Iran di Selat Hormuz telah menyebabkan lonjakan tajam harga energi global. Trump pun mendesak negara-negara NATO untuk membantu membuka kembali jalur tersebut.
Dalam sketsa yang sama, respons Inggris terhadap situasi ini juga disindir. Karakter Lammy berkata, “Tuan, bagaimana jika kita jujur saja dan mengatakan kita tidak bisa mengirim kapal lagi ke Selat Hormuz?”
Starmer menjawab, “Saya sangat membenci konflik.”
Sekutu NATO didesak Trump
Trump sebelumnya menyebut sekutu NATO sebagai “pengecut” karena tidak segera membantu membuka Selat Hormuz.
Meski demikian, beberapa negara seperti Perancis, Jerman, dan Jepang menyatakan siap bergabung dalam “upaya yang sesuai” untuk menjamin keamanan pelayaran di kawasan tersebut.
Namun hingga kini, belum ada tanda-tanda yang menunjukkan bahwa sekutu AS bersedia mengirim kapal perang ke Selat Hormuz, menurut laporan Axios.
SNL Inggris ikut soroti tokoh dunia
Sketsa tersebut merupakan bagian dari Saturday Night Live versi Inggris yang juga menampilkan parodi tokoh-tokoh terkenal lainnya, termasuk Putri Diana dan Winston Churchill.
Versi asli acara ini di Amerika Serikat telah tayang sejak 1975 dan melahirkan banyak komedian ternama seperti Tina Fey, Bill Murray, dan Eddie Murphy.
Baca juga: Tentara Israel Dituduh Bocorkan Rahasia Iron Dome ke Iran, Kini Ditangkap
Tag: #trump #ejek #inggris #lewat #video #medsos #dinilai #kurang #membantu #lawan #iran