Gaspol Hari Ini: Berebut Restu Prabowo di Muktamar PBNU
Ketua Umum PBNU, Savic Ali dalam Podcast Gaspol! yang tayang di YouTube Kompas.com, Sabtu (16/5/2026). (Tatang Guritno)
07:30
17 Mei 2026

Gaspol Hari Ini: Berebut Restu Prabowo di Muktamar PBNU

- Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Savic Ali meyakini Istana tidak akan ikut campur dalam persaingan kursi ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar ke 35 nanti.

Meski begitu, ia tak menampik bahwa Presiden Republik Indonesia akan selalu memiliki kepentingan dengan PBNU.

“Saya kira dalam konteks Presiden (Prabowo), kalau dia bisa nyambung dengan siapapun figurnya, ngapain dia ikut-ikutan? Siapapun nanti yang jadi (ketua umum PBNU) kan bisa diajak ngobrol,” ujar Savic dalam Podcast Gaspol! yang tayang di YouTube Kompas.com, Sabtu (16/5/2026).

Baca juga: Gus Imin Sebut Gus Yahya Gagal Pimpin PBNU, Gus Ipul Tak Mau Membantah

Ia kemudian menceritakan bahwa para kiai NU sebenarnya punya resistensi pada keterlibatan Istana dalam gelaran muktamar. Savic menyinggung tentang jalannya Muktamar Cipasung pada 1994.

“Saya kira ngapain Istana berkepentingan untuk mendukung salah satu calon misalnya? Apalagi NU itu punya trauma dengan keterlibatan Istana di muktamar kan, kita tahu bagaimana cerita tentang Muktamar Cipasung jaman Pak Harto, di mana Pak Harto berkepentingan untuk menggagalkan Gus Dur untuk terpilih lagi, artinya banyak kiai NU punya trauma dengan itu dan justru bisa resisten,” paparnya.

Di sisi lain, Savic juga mendengar desas-desus adanya menteri Kabinet Merah Putih yang akan mengikuti kontestasi untuk menjadi pemimpin PBNU.

Baca juga: Gus Ipul: Lokasi Muktamar Ke-35 PBNU Pertimbangkan Kesiapan Infrastruktur

Ia mengatakan di internal PBNU mulai tersiar kabar bahwa Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar bakal ikut serta dalam perebutan ketua umum PBNU.

Meski begitu, Savic mengingatkan bahwa Nasaruddin harus siap melepaskan jabatan sebagai menteri agama jika akhirnya terpilih memimpin ormas islam terbesar di republik itu.

“Saya dengar bahwa Menteri Agama infonya juga berkepentingan, berminat untuk menjadi ketua umum PBNU. Tapi ya lagi-lagi kalau mau jadi ketua umum PBNU ya mundur jadi menteri,” tuturnya.

Baca juga: Blak-blakan Perebutan Tambang di PBNU, Gus Ipul: Bukan Aset Pribadi Tapi Milik Jamiyah

Terakhir, ia menyinggung spekulasi yang menduga Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar juga bakal maju sebagai kandidat ketua umum PBNU.

“Saya enggak tahu, tapi saya enggak yakinlah Cak Imin mau maju. Saya enggak tahu, kecuali ada pihak-pihak yang mungkin ingin Cak Imin tak lagi jadi ketua PKB,” imbuh dia.

Simak obrolan selengkapnya di Podcast Gaspol, tayang malam ini di YouTube Kompas.com pukul 20:00 WIB!

Tag:  #gaspol #hari #berebut #restu #prabowo #muktamar #pbnu

KOMENTAR