Iran Siap Berunding dengan AS di Pakistan, Asalkan...
Duta Besar Iran untuk PBB Amir-Saeid Iravani berbicara selama pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang situasi di Timur Tengah di markas besar PBB di New York pada 28 Februari 2026.(AFP/CHARLY TRIBALLEAU)
14:24
22 April 2026

Iran Siap Berunding dengan AS di Pakistan, Asalkan...

- Duta Besar Iran untuk PBB mengatakan Teheran bersedia untuk melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) asalkan blokade militer di Selat Hormuz dihentikan.

Amerika Serikat harus menghentikan 'pelanggaran gencatan senjata' sebelum putaran negosiasi baru dimulai,” kata Duta Besar Amir-Saeid Iravani kepada media Iran, Shargh, dilansir Al Jazeera, Rabu (22/4/2026).

Baca juga: Trump Sebut Gencatan Senjata AS-Iran Diperpanjang atas Permintaan Pakistan


“Begitu blokade dicabut, putaran negosiasi selanjutnya akan diadakan di Islamabad (Pakistan),” tambah dia, seraya menambahkan, “Iran siap menghadapi skenario apa pun.”

Menurut Iravani, Iran mencari solusi politik. Namun jika harus berperang, Teheran siap meladeni.

“Kami bukanlah inisiator agresi militer. Jika mereka mencari solusi politik, kami siap. Jika mereka menginginkan perang, Iran juga siap untuk itu,” katanya.

Baca juga: Perdamaian atau Jebakan? Di Balik Manuver Donald Trump dan Iran

Perundingan tahap kedua AS-Iran batal dilaksanakan

Suasana menjelang negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4/2026).AFP/POOL/JACQUELYN MARTIN Suasana menjelang negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4/2026).

Sebelumnya, negosiasi antara Washington dan Teheran yang dijadwalkan di Islamabad, Pakistan, pada Rabu (22/4/2026) tidak berhasil diselenggarakan.

AS telah bersiap mengirimkan Wakil Presiden JD Vance untuk memimpin delegasi Washington, namun Iran menolak hadir.

Akhirnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan pada Selasa (21/4/2026) malam waktu setempat.

Dikutip dari Kompas.com, Rabu (22/4/2026), Trump menyatakan, gencatan senjata diperpanjang hingga Iran datang dengan usulan konkret.

Trump beralasan, perpanjangan gencatan senjata dengan Iran dilakukan untuk memberi ruang kelanjutan perundingan damai.

Baca juga: Trump Semakin Berubah-ubah soal Iran, Rusak Norma Waktu Presiden

Menurutnya, perpanjangan ini dilakukan atas permintaan mediator Pakistan, sekaligus memberi waktu bagi Iran yang disebutnya masih “terpecah” dalam menyusun proposal.

Kendati demikian, Trump menegaskan bahwa AS tidak akan melonggarkan tekanan militer. Dia memastikan blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran akan tetap berjalan.

“Saya... Mengarahkan militer kita untuk melanjutkan blokade, dan dalam semua hal lainnya, tetap siap dan mampu. Oleh karena itu, gencatan senjata akan diperpanjang sampai proposal mereka (Iran) diajukan,” tulis Trump di media sosial, dikutip dari AFP.

Sikap ini berbeda dari pernyataan sebelumnya, ketika Trump sempat mengindikasikan tidak akan memperpanjang gencatan senjata, bahkan mengancam akan melanjutkan pengeboman.

Tag:  #iran #siap #berunding #dengan #pakistan #asalkan

KOMENTAR