Penembakan di Situs Piramida Kuno Meksiko Jelang Piala Dunia, Satu Wisatawan Tewas
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menggelar konferensi pers hariannya di Palacio Nacional di Mexico City pada 13 Oktober 2025. Presiden Meksiko Ancam Gugat Elon Musk usai Menuduhnya Dekat Kartel Narkoba(AFP/YURI CORTEZ)
09:18
23 April 2026

Penembakan di Situs Piramida Kuno Meksiko Jelang Piala Dunia, Satu Wisatawan Tewas

- Seorang wanita Kanada berusia 32 tahun tewas dan 13 orang lainnya terluka setelah seorang pria melepaskan tembakan di sebuah situs bersejarah di Meksiko, Senin (20/4/2026). 

Pelaku penembakan bunuh diri setelah serangan tersebut.

Penembakan ini terjadi tujuh minggu sebelum pertandingan pertama Piala Dunia FIFA digelar di Mexico City.

"Terjadi desak-desak dan kepanikan besar, semua orang berlari bersamaan untuk keluar," kata sepasang suami istri asal Inggris, dikutip dari BBC, Selasa (21/4/2026).

Baca juga: Ratusan Tulang Manusia Ditemukan di Ibu Kota Meksiko, Bayangi Piala Dunia 2026

Pelaku warga Meksiko

Jaksa setempat mengidentifikasi pelaku penembakan sebagai Julio Cesar Jasso Ramirez, warga negara Meksiko.

Dalam unggahan terpisah, kabinet keamanan pemerintah Meksiko mengatakan, 13 orang, yang berusia antara 6-61 tahun, telah dirawat di rumah sakit setelah terluka dalam insiden tersebut.

Pada Selasa, Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyampaikan belasungkawa kepada keluarga wanita yang tewas.

Identitas wanita tersebut belum diketahui oleh pihak berwenang.

Piramida dan reruntuhan pra-Hispanik di Teotihuacan adalah Situs Warisan Dunia UNESCO dan termasuk di antara objek wisata paling populer di Meksiko.

Baca juga: FIFA Buka Suara soal Permintaan Iran untuk Pindah Lokasi Piala Dunia ke Meksiko

Pelaku bawa dokumen terkait penembakan di AS

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum menuturkan, pelaku penembakan ampaknya telah dipengaruhi oleh penembakan kekerasan lainnya dan menunjukkan tanda-tanda masalah psikologis.

"Berdasarkan semua indikasi yang diberikan oleh pihak kejaksaan, orang ini menunjukkan tanda-tanda masalah psikologis dan dipengaruhi oleh kejadian yang terjadi di luar negeri," jelas dia.

Menurut Jose Luis Cervantes Martinez, jaksa agung Negara Bagian Meksiko, yang merupakan lokasi kompleks piramida Teotihuacan, pelaku membawa dokumen yang tampaknya merujuk pada pembantaian di Sekolah Menengah Atas Columbine tahun 1999 di AS.

Baca juga: FIFA Bisa Saja Batalkan Piala Dunia di Meksiko Usai Kerusuhan Kartel Jalisco

"Di antara barang-barang miliknya, pihak berwenang juga menemukan literatur, gambar, dan dokumen yang diduga terkait dengan tindakan kekerasan yang mungkin terjadi di Amerika Serikat pada April 1999," katanya.

Polisi juga menemukan sebuah senjata api, sebuah senjata tajam, dan peluru aktif di lokasi kejadian.

Sekretaris Keamanan Negara, Cristobal Castaneda Camarillo menjelaskan, dua warga Kolombia, seorang warga Rusia, dan seorang warga Kanada termasuk di antara mereka yang terluka.

Baca juga: Serangan Kartel Narkoba Guncang Persiapan Piala Dunia 2026 Meksiko

Kesaksian pengunjung

Ibukota peradaban kuno suku Aztec, Teotihuacan. Salah satu ritual yang dilakukan suku Aztec adalah pengorbanan manusia.Juan Carlos Fonseca Mata via WIKIMEDIA COMMONS Ibukota peradaban kuno suku Aztec, Teotihuacan. Salah satu ritual yang dilakukan suku Aztec adalah pengorbanan manusia.

Menurut saksi, pelaku penembakan berada di mezanin kuil dan tampaknya menembakkan sebagian besar tembakan ke udara, sambil membawa tablet digital dan berteriak.

Saat berlibur di Meksiko, sepasang suami istri asal London, yang tidak ingin disebutkan namanya, sedang memotret Piramida Matahari ketika mereka melihat orang-orang mulai berlari ke arah mereka dan berteriak tentang seorang pria bersenjata.

Pasangan itu membujuk rombongan tur mereka untuk menuju ke pintu keluar, meskipun ada sedikit kebingungan tentang apa yang sedang terjadi.

"Tidak ada evakuasi terkoordinasi sama sekali, kami bisa melihat ada petugas yang berlarian, tetapi tidak satu pun dari mereka yang menyuruh siapa pun untuk pergi," kata mereka.

Baca juga: Seberapa Perkasa Kartel Narkoba Jalisco di Meksiko?

Tak ada pemeriksaan keamanan saat masuk

Mereka menambahkan bahwa mereka tidak dikenai pemeriksaan keamanan apa pun saat memasuki lokasi tersebut, meskipun membawa ransel.

"Anda tidak pernah menyangka akan menghadapi situasi seperti ini, tetapi pada akhirnya kami baik-baik saja," ujar mereka.

"Menurut saya, pada dasarnya kita adalah pihak yang beruntung, seseorang kehilangan nyawa hari ini," sambungnya

Teotihuacan adalah kota kuno, rumah bagi piramida-piramida besar, dan sudah ada sebelum peradaban Aztec.

Lokasi tersebut akan menjadi tempat pertunjukan malam yang imersif bagi wisatawan selama Piala Dunia musim panas ini.

Tag:  #penembakan #situs #piramida #kuno #meksiko #jelang #piala #dunia #satu #wisatawan #tewas

KOMENTAR