Iran Klaim Baru Pakai Sebagian Kekuatan Rudal lawan AS dan Israel
Ilustrasi rudal. Korea Utara luncurkan rudal balistik.(SHUTTERSTOCK)
11:36
25 April 2026

Iran Klaim Baru Pakai Sebagian Kekuatan Rudal lawan AS dan Israel

- Juru bicara Kementerian Pertahanan Iran mengatakan sebagian besar kemampuan rudal Teheran belum digunakan sepenuhnya dalam perang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Jenderal Reza Talaei-Nik mengatakan, pasukan Iran mempertahankan keunggulan sepanjang konflik, menurut laporan dari kantor berita Tasnim News, dilansir Anadolu, Sabtu (25/4/2026).

"Pasukan kami mempertahankan superioritas udara penuh atas wilayah pendudukan Zionis (Israel), dan sebagian dari kemampuan rudal kami digunakan selama perang 40 hari tersebut," ujarnya.

Baca juga: Menlu Iran ke Pakistan Hari Ini, tapi Bukan untuk Negosiasi dengan AS


Mengenai konfrontasi angkatan laut, ia mengklaim kapal perang musuh berulang kali mundur ratusan kilometer dari Laut Oman sebagai tanggapan terhadap tindakan tegas pasukan Iran.

Untuk diketahui, pelayaran melalui Selat Hormuz telah terganggu parah sejak AS dan Israel memulai perang melawan Iran pada 28 Februari 2026.

Kondisi tersebut mengguncang pasar energi global dan meningkatkan kekhawatiran akan kerusakan ekonomi yang berkepanjangan.

Baca juga: Menhan Israel Sebut Akan Hapus Rezim Khamenei jika Perang Iran Berlanjut

Iran masih buka pintu negosiasi dengan AS

Suasana menjelang negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4/2026).AFP/POOL/JACQUELYN MARTIN Suasana menjelang negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4/2026).

Pemerintah Iran menyatakan terbuka untuk kembali ke meja perundingan dengan AS guna menjembatani perbedaan yang ada.

Meski demikian, Teheran menegaskan bahwa proses diplomasi hanya dapat berjalan jika syarat-syarat yang mereka ajukan dipenuhi dan dihormati oleh pihak lawan.

Dikutip dari Kompas.com, Sabtu (25/4/2026), Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi sendiri dilaporkan telah mendarat di Islamabad, Pakistan, pada Jumat (24/4/2026) malam.

Baca juga: Dokumen Pentagon Ungkap Rencana AS Hukum NATO, Spanyol Ikut Kena

Kunjungan ini disebut merupakan bagian dari upaya Teheran untuk memperkuat koordinasi dengan negara-negara tetangga.

"Teheran sedang berkoordinasi dengan tetangga-tetangganya dan (Menlu) akan melanjutkan perjalanan ke ibu kota lain seperti Moskwa dan Oman," bunyi pernyataan resmi dari Teheran.

Pesan yang ingin disampaikan Iran dari kunjungan itu adalah pintu diplomasi belum tertutup, sebagaimana dilansir Al Jazeera.

Namun, keberlanjutan negosiasi dengan Washington maupun Islamabad bergantung pada terpenuhinya sejumlah prasyarat ketat.

Baca juga: China Tiba-tiba Minta Warganya Keluar Iran Segera, Ada Apa?

Salah satu tuntutan utama yang ditekankan oleh pejabat Iran dalam beberapa hari terakhir adalah pengakhiran blokade laut oleh AS.

Sementara itu, diberitakan, AS mengirim utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Islamabad, Pakistan, untuk melanjutkan pembicaraan dengan Iran.

Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, dalam jumpa pers pada Jumat (24/4/2026).

Kepastian pemberangkatan dua utusan AS tersebut membawa angin segar direalisasikannya perundingan damai putaran kedua.

Tag:  #iran #klaim #baru #pakai #sebagian #kekuatan #rudal #lawan #israel

KOMENTAR