Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang
Selat Hormuz (FOX)
09:24
28 April 2026

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggelar pertemuan dengan tim keamanan nasional untuk membahas proposal terbaru dari Iran terkait upaya mengakhiri konflik di Timur Tengah.

Proposal tersebut mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz dengan syarat Amerika Serikat mencabut blokade ekonomi dan menghentikan operasi militer yang berlangsung sejak Februari lalu.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengonfirmasi pertemuan tertutup tersebut.

"Saya dapat mengonfirmasi bahwa presiden telah bertemu dengan tim keamanan nasionalnya pagi ini. Proposal tersebut sedang dibahas," ujar Leavitt kepada wartawan.

Ia menegaskan, pemerintah AS belum mengambil keputusan final terkait tawaran Teheran.

"Yang dapat saya ulangi adalah bahwa garis merah presiden terkait Iran sudah sangat jelas, tidak hanya bagi publik Amerika, tetapi juga bagi mereka," katanya.

Iran Tawarkan Jalan Tengah

Di tengah meningkatnya tekanan internasional, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengakui Iran menunjukkan keseriusan untuk mencapai kesepakatan.

Namun, Rubio menegaskan, setiap perjanjian harus memastikan Iran tidak dapat mengembangkan senjata nuklir.

"Kita harus memastikan bahwa setiap kesepakatan secara definitif mencegah mereka menuju senjata nuklir kapan pun," tegas Rubio.

Menurut sejumlah laporan, Iran menawarkan pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai imbalan atas pencabutan blokade pelabuhan dan pelonggaran sanksi ekonomi.

Selain itu, Teheran juga mengusulkan agar pembahasan mengenai program nuklir dilakukan pada tahap berikutnya demi mempercepat gencatan senjata.

Selat Hormuz Jadi Kunci Negosiasi

Donald Trump [The White House]Donald Trump [The White House]

Upaya perdamaian sebelumnya sempat dilakukan dalam perundingan di Islamabad pada 11 April, tetapi belum menghasilkan kesepakatan.

Konflik yang pecah pada 28 Februari itu sempat mereda setelah Pakistan memediasi gencatan senjata pada 8 April. Meski demikian, situasi kembali memanas setelah Trump membatalkan rencana pengiriman utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Pakistan.

Hingga kini, status Selat Hormuz dan blokade ekonomi terhadap Iran masih menjadi hambatan utama dalam perundingan.

Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia setiap hari. Ketidakstabilan di kawasan tersebut telah memicu lonjakan harga energi dan biaya pengiriman global.

Bagi Iran, penguasaan atas Selat Hormuz menjadi kartu tawar penting dalam negosiasi dengan Washington.

Dunia kini menanti apakah Trump akan menerima tawaran Teheran atau tetap mempertahankan kebijakan tekanannya terhadap Iran.

Editor: Arief Apriadi

Tag:  #pojokkan #iran #tawarkan #barter #selat #hormuz #demi #akhiri #perang

KOMENTAR