Trump Disebut Masuk Nominasi Nobel Perdamaian 2026, Ini Faktanya
Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut-sebut berpeluang masuk dalam daftar kandidat Nobel Perdamaian 2026.(AFP/JIM WATSON)
10:42
1 Mei 2026

Trump Disebut Masuk Nominasi Nobel Perdamaian 2026, Ini Faktanya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut-sebut berpeluang masuk dalam daftar kandidat Nobel Perdamaian 2026.

Sekretaris Komite Nobel Norwegia, Kristian Berg Harpviken, pada Kamis (30/4/2026), menyebutkan bahwa jumlah nominasi tahun ini mencapai 287 nama.

Dari jumlah tersebut, 208 merupakan individu dan 79 lainnya adalah organisasi. Ia juga menyoroti adanya banyak kandidat baru dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: Derita Pemenang Nobel Iran di Penjara: Vonis Ditambah, Kesehatan Menurun

Harpviken menambahkan, meski konflik global meningkat dan kerja sama internasional menghadapi tekanan, penghargaan Nobel Perdamaian tetap relevan.

“Hadiah Perdamaian justru lebih penting dalam periode seperti yang kita jalani saat ini,” ujarnya, seperti dikutip Reuters.

“Ada begitu banyak pekerjaan baik, bahkan mungkin lebih banyak dari sebelumnya.”

Trump disebut masuk daftar

Trump disebut berpeluang masuk nominasi setelah sejumlah pemimpin negara—dari Kamboja, Israel, dan Pakistan—mengeklaim telah mengusulkannya.

Jika benar diajukan pada musim semi atau musim panas 2025, maka nominasi tersebut sah karena tenggat waktu ditetapkan pada 31 Januari.

Namun, Harpviken menegaskan bahwa tidak ada cara untuk memverifikasi klaim tersebut.

Hal ini karena seluruh proses nominasi Nobel bersifat rahasia. Ia juga menolak mengonfirmasi apakah Trump benar-benar masuk dalam daftar.

Baca juga: PM Italia Ingin Nominasikan Trump untuk Nobel Perdamaian jika Perang Ukraina Berhenti

Nama-nama lain yang muncul

Paus Leo XIV disebut menjadi salah satu kandidat peraih Nobel Perdamaian 2026.AFP/TIZIANA FABI Paus Leo XIV disebut menjadi salah satu kandidat peraih Nobel Perdamaian 2026.

Selain Trump, sejumlah nama lain juga muncul dalam spekulasi kandidat, seperti Yulia Navalnaya, Paus Leo, hingga kelompok relawan Sudan Emergency Response Rooms.

Ada pula nama politisi seperti Senator Amerika Serikat Lisa Murkowski dan anggota parlemen Denmark dari Greenland, Aaja Chemnitz. Keduanya dinominasikan atas kerja sama mereka dalam membangun kepercayaan dan menjaga perdamaian di kawasan Arktik.

Pemenang Nobel Perdamaian 2026 dijadwalkan akan diumumkan pada 9 Oktober, sementara upacara penyerahan penghargaan akan berlangsung pada 10 Desember.

Sorotan kondisi peraih Nobel 2023

Dalam kesempatan yang sama, Harpviken juga menyampaikan kekhawatiran terhadap kondisi kesehatan peraih Nobel Perdamaian 2023 asal Iran, Narges Mohammadi.

Aktivis hak asasi manusia itu dilaporkan mengalami penurunan kesehatan setelah serangan jantung di penjara.

“Saudara perempuannya dapat mengunjunginya di penjara kemarin dan laporan yang keluar setelah itu cukup mengkhawatirkan terkait kondisi kesehatannya,” ujar Harpviken.

Ia berharap otoritas Iran memperhatikan tekanan internasional yang muncul dan segera membebaskannya agar bisa mendapatkan perawatan medis yang layak.

“Kami melihat ada banyak tekanan internasional saat ini. Jadi kami berharap otoritas Iran benar-benar memperhatikan hal itu dan membebaskannya agar dia bisa mendapatkan perawatan medis yang tepat,” katanya.

Baca juga: Kesal Tak Dapat Nobel, Trump Tegaskan Mau Caplok Greenland

Tag:  #trump #disebut #masuk #nominasi #nobel #perdamaian #2026 #faktanya

KOMENTAR