Putin Tawarkan Bantuan, Sebut Rusia Siap Angkut Uranium Iran
- Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Moskwa siap untuk membantu mengangkut dan menyimpan persediaan uranium yang diperkaya milik Iran.
Berbicara pada konferensi pers di Moskwa, Putin mengatakan Rusia pernah mengangkut uranium yang diperkaya dari Teheran pada tahun 2015.
Seraya menambahkan bahwa, bila diperlukan, pihaknya siap "untuk mengulangi pengalaman tersebut".
Putin menyebut semua pihak yang terlibat dalam konflik telah sepakat untuk memindahkan uranium keluar dari Iran.
Baca juga: Badan Nuklir Dunia Ungkap Lokasi Uranium Iran, Diduga Ada di Isfahan
“Tetapi kemudian Amerika Serikat (AS) memperkeras pendiriannya dan menuntut agar uranium tersebut diangkut secara eksklusif ke wilayah AS,” kata Putin dilansir Al Jazeera, Minggu (10/5/2026).
“Iran kemudian memperkeras pendiriannya,” lanjut dia.
Moskwa akan tetap menjalin kontak dengan Washington dan Teheran, kata Putin, seraya berharap konflik akan berakhir secepat mungkin.
Belum ada komentar langsung dari pihak Iran terkait hal ini.
Baca juga: AS Pernah Pindahkan Uranium Uni Soviet, tapi Kasus Iran Jauh Lebih Rumit
Rusia mendukung pendirian nuklir Iran
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov berbicara kepada wartawan selama konferensi pers selama sesi ke-76 Majelis Umum PBB, Sabtu, 25 September 2021 di markas besar PBB. Baru-baru ini, mewakili Rusia, dia memperingatkan Moldova untuk tidak menganggu tentara Rusia di Transdniestria.
Sebelumnya pada bulan lalu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyampaikan Kremlin membela pendirian Iran terkait energi nuklirnya.
Rusia akan menerima solusi apa pun untuk masalah pengayaan uranium yang sesuai dengan kepentingan Teheran.
“Badan Energi Atom Internasional tidak pernah mencatat bahwa pengayaan uranium Iran dilakukan untuk tujuan militer,” kata Lavrov, dikutip dari Al Jazeera, Rabu (15/4/2026).
Baca juga: Jadi Bahan untuk Energi Nuklir, dari Mana Uranium Berasal?
Rusia juga telah memperbarui tawaran untuk menyelesaikan masalah persediaan uranium yang diperkaya Iran.
Lavrov mengatakan, Rusia dapat membantu mengubah uranium tersebut menjadi uranium kelas bahan bakar atau bahan penyimpanan, menurut laporan CNN, Rabu (15/4/2026), .
Tentunya dilakukan dengan cara yang dapat diterima oleh Iran tanpa melanggar haknya untuk melakukan pengayaan secara damai.
Sesuai dengan posisi Teheran yang telah lama menyatakan bahwa mereka hanya ingin memperkaya uranium untuk pembangkit listrik dan tujuan damai.
Baca juga: Teheran Tak Akan Serahkan Uranium ke AS: Bagi Kami seperti Tanah Iran
AS keberatan Rusia ambil alih uranium Iran
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan AS menolak usulan Rusia untuk mengambil alih seluruh uranium yang telah diperkaya milik Iran.
“Rusia siap menerima uranium yang diperkaya Iran di wilayahnya,” kata Peskov menurut laporan kantor berita negara RIA, Kamis (16/4/2026).
“Ini akan menjadi keputusan yang baik. Namun sayangnya, pihak Amerika menolak proposal ini,” sambungnya.
Baca juga: Teheran Tak Akan Serahkan Uranium ke AS: Bagi Kami seperti Tanah Iran
Usulan untuk mengambil alih uranium Iran sebelumnya diajukan sebagai upaya untuk membantu menyelesaikan permusuhan di Timur Tengah.
Sebagai informasi, persediaan uranium yang sangat diperkaya milik Iran menjadi salah satu poin utama perselisihan dalam negosiasi antara AS dan Iran untuk mengakhiri perang.
Tag: #putin #tawarkan #bantuan #sebut #rusia #siap #angkut #uranium #iran