Mendadak, Pentagon Batalkan Pengiriman Brigade Lapis Baja ke Polandia
Seorang prajurit Angkatan Darat AS memberi isyarat jalan ke tank tempur M1A2 Abrams yang akan digunakan untuk latihan militer oleh Tim Tempur Brigade Lapis Baja ke-2, di Terminal Kontainer Baltik di Gdynia pada 3 Desember 2022. Peralatan militer tiba di Polandia sebagai bagian dari Operasi Atlantic Resolve, menambah kehadiran udara, darat dan laut di sepanjang sisi timur NATO. (AFP/MATEUSZ SLODKOWSKI)
19:06
14 Mei 2026

Mendadak, Pentagon Batalkan Pengiriman Brigade Lapis Baja ke Polandia

– Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau Pentagon secara mendadak membatalkan pengerahan brigade lapis baja ke Polandia. 

Langkah ini merupakan bagian dari rencana besar Presiden AS Donald Trump untuk memangkas keberadaan militer AS di Eropa.

Pembatalan ini melibatkan Brigade Tempur Lapis Baja ke-2 dari Divisi Kavaleri ke-1 yang berkekuatan lebih dari 4.000 personel. 

Baca juga: Ketegangan Natal, Jet Tempur Polandia Cegat Pesawat Intai Rusia di Laut Baltik

Para pejabat AS menyebutkan, kebijakan ini adalah bagian dari konfigurasi ulang kehadiran militer di "Benua Biru", sebagaimana dilansir Wall Street Journal, Rabu (13/5/2026).

Atas pembatalan pengerahan brigade lapis baja ke Polandia tersebut, banyak pihak terkejut.

Bahkan, beberapa peralatan dan pasukan dari brigade yang dijuluki brigade "Black Jack" tersebut sudah dalam perjalanan ketika perintah pembatalan dikeluarkan.

Padahal, awal bulan ini, brigade tersebut sempat mengadakan upacara pelepasan di markas mereka di Fort Hood, Texas.

Baca juga: Polandia Ancam Tangkap Putin Jika Melintasi Langitnya Menuju KTT Trump di Hongaria

"Ketika sebuah tim tempur brigade lapis baja dikerahkan ke depan, itu mengirimkan sinyal yang jelas dan tidak dapat disalahartikan," ujar Komandan Divisi Kavaleri ke-1 Mayjen Thomas Felty dalam acara tersebut.

Keputusan ini menyusul pengumuman Pentagon awal bulan ini mengenai penarikan 5.000 tentara dari Jerman. 

Kebijakan tersebut mencuat setelah Trump menyatakan keberatan atas kritik Kanselir Jerman Friedrich Merz terhadap cara Gedung Putih menangani konflik dengan Iran.

Trump sebelumnya menegaskan kepada wartawan bahwa pemotongan pasukan di Eropa akan jauh lebih dalam. 

Baca juga: Polandia Temukan Terowongan Rahasia di Perbatasan dengan Belarus

"Kami memotong jauh lebih banyak daripada 5.000 personel," ujar Trump, sembari mengancam akan menarik pasukan dari Italia dan Spanyol.

Pentagon menyatakan bahwa tujuan jangka panjang mereka adalah agar sekutu-sekutu di Eropa memikul beban utama dalam pertahanan dan mengurangi peran militer AS di benua tersebut.

Dalam dokumen Strategi Pertahanan Nasional yang dirilis Januari lalu, Pentagon menekankan fokus baru mereka.

"Saat pasukan AS fokus pada pertahanan dalam negeri dan kawasan Indo-Pasifik, sekutu dan mitra kami di tempat lain akan mengambil tanggung jawab utama atas pertahanan mereka sendiri dengan dukungan kritis namun lebih terbatas dari pasukan Amerika," tulis pernyataan resmi tersebut.

Baca juga: Polandia Bebaskan Pajak Orangtua dengan 2 Anak, Ringankan Beban Keluarga

Proyeksi pemangkasan yang dilakukan pemerintahan Trump ini akan membawa level pasukan AS di Eropa kembali ke posisi tahun 2022, sebelum Rusia menginvasi Ukraina.

Langkah ini juga menyusul serangkaian kebijakan pengurangan militer lainnya. 

Awal bulan ini, Pentagon membatalkan keputusan pemerintahan Joe Biden untuk menempatkan batalion Angkatan Darat dengan rudal konvensional jarak jauh di Jerman. 

Selain itu, tahun lalu, pemerintahan Trump juga memutuskan untuk menarik brigade tempur Amerika dari Rumania.

Baca juga: Serangan Rusia Tewaskan 1 Warga Ukraina, Polandia Siagakan Jet Tempur

Respons Polandia dan NATO

Langkah ini diperkirakan akan berdampak besar di Polandia, tempat sebagian besar brigade tersebut seharusnya ditempatkan. 

Di sisi lain, Menteri Pertahanan Nasional Polandia Wladyslaw Kosiniak-Kamysz berusaha meredam kekhawatiran melalui unggahan di media sosial.

Dia menyatakan bahwa pembatalan tersebut tidak meresahkan Polandia dan berkaitan dengan perubahan kehadiran beberapa Angkatan Bersenjata AS di Eropa yang telah diumumkan sebelumnya.

"Kemampuan Angkatan Bersenjata Polandia yang berkembang pesat dan kehadiran pasukan AS di Polandia memperkuat sayap timur NATO," tambah Kosiniak-Kamysz.

Senada dengan hal tersebut, seorang pejabat senior militer NATO menegaskan bahwa aliansi akan tetap mempertahankan kehadiran yang kuat di sayap timur.

Baca juga: Bantu Atasi Krisis Demografi, Real Estat Polandia Hadiahi Pasangan Hamil Saat Sewa Propertinya

Tag:  #mendadak #pentagon #batalkan #pengiriman #brigade #lapis #baja #polandia

KOMENTAR