Iran Izinkan Kapal China Lewati Selat Hormuz Saat Pertemuan Xi-Trump
Kapal-kapal kargo dan tanker yang berlayar di Selat Hormuz, saat difoto dari kota pesisir Fujairah, Uni Emirat Arab, 25 Februari 2026. Trump Ungkap detik-detik kapal AS Tembaki Kapal Kargo Iran di Teluk Oman (AFP/GIUSEPPE CACACE)
19:42
14 Mei 2026

Iran Izinkan Kapal China Lewati Selat Hormuz Saat Pertemuan Xi-Trump

- Media Iran melaporkan pada Kamis (14/5/2026) bahwa angkatan lautnya mengizinkan sejumlah kapal China untuk melewati Selat Hormuz sejak malam sebelumnya.

"Menyusul keputusan Republik Islam Iran, sejumlah kapal China telah diizinkan untuk melewati Selat Hormuz di bawah protokol transit yang dikelola Iran," kata kantor berita Tasnim, dikutip dari AFP.

Laporan tersebut menambahkan, pelayaran tersebut diminta oleh Beijing dan dimulai pada Rabu malam setelah ada "kesepahaman tentang protokol pengelolaan jalur tersebut oleh Iran".

Kantor berita Fars juga memuat laporan serupa, dan televisi pemerintah Iran mengatakan "lebih dari 30 kapal" telah diizinkan lewat, namun tidak jelas apakah semuanya kapal China.

Baca juga: Sukses Diplomasi dengan Iran, Kapal Jepang Kembali Melintasi Selat Hormuz


Izin kapal tersebut terjadi bersamaan dengan kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Beijing sejak Rabu (13/5/2026), dan bertemu Xi Jinping pada Kamis untuk pembicaraan yang mencakup perang Iran.

Reuters melaporkan pada Kamis (14/5/2026), Trump dan Xi Jinping sepakat bahwa Selat Hormuz harus dibuka untuk arus energi yang bebas.

Menurut sumber yang mengetahui hal tersebut kepada kantor berita Fars, langkah ini diambil Iran menyusul permintaan dari menteri luar negeri dan duta besar China untuk Iran.

Yang mana Teheran setuju untuk memfasilitasi lalu lintas sejumlah kapal China sesuai dengan kemitraan strategis kedua negara.

Baca juga: Sebuah Kapal Dibajak di Dekat Selat Hormuz, Langsung Menuju Iran

Trump dan Xi Jinping ingin Selat Hormuz dibuka

Gedung Putih sebelumnya menyampaikan Xi Jinping dan Trump sepakat bahwa Selat Hormuz harus tetap terbuka, pada Kamis (14/5/2026) setelah pertemuan tingkat tinggi di Beijing.

"Kedua pihak sepakat bahwa Selat Hormuz harus tetap terbuka untuk mendukung arus energi yang bebas,” kata seorang pejabat Gedung Putih dilansir Kompas.com, Kamis.

“Presiden Xi juga menegaskan penentangan China terhadap militerisasi selat dan setiap upaya untuk mengenakan biaya atas penggunaannya,” tambahnya.

Baca juga: Armada Nyamuk Iran Bikin AS Kewalahan di Selat Hormuz

Presiden AS Donald Trump (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Balai Besar Rakyat di Beijing pada 14 Mei 2026. AFP/Kenny Holston Presiden AS Donald Trump (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Balai Besar Rakyat di Beijing pada 14 Mei 2026.

Xi juga disebut memiliki minat untuk membeli lebih banyak minyak dari AS untuk mengurangi ketergantungan China pada selat tersebut di masa mendatang.

“Kedua negara sepakat bahwa Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir,” kata pejabat itu.

Meski demikian, tidak dijelaskan apa tindakan yang akan diambil oleh kedua negara untuk bisa mewujudkan kesepakatan tersebut.

Baca juga: Kapal China Lolos Blokade AS di Selat Hormuz, Amerika Melunak?

Iran blokade Selat Hormuz

Iran sebagian besar telah memblokade jalur pengiriman di Selat Hormuz sejak pecahnya perang dengan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari.

Di masa damai, rute tersebut menyumbang sekitar seperlima dari pengiriman minyak dan gas alam cair global, bersama dengan komoditas utama lainnya.

Cengkeraman Iran atas jalur air tersebut telah mengguncang pasar energi dan ekonomi global dan memberi Teheran pengaruh yang signifikan.

Sementara AS juga membalas dengan memberlakukan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Tag:  #iran #izinkan #kapal #china #lewati #selat #hormuz #saat #pertemuan #trump

KOMENTAR