Trump Sebut Ada ''Deal'' Besar Akhiri Perang Iran, Akan Diteken di Eropa
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menandatangani Secure America Act di Gedung Putih, Washington DC, 10 Juni 2026. Trump mengeklaim ada kesepakatan besar untuk mengakhiri perang Iran.(AFP/KEN CEDENO)
07:59
12 Juni 2026

Trump Sebut Ada ''Deal'' Besar Akhiri Perang Iran, Akan Diteken di Eropa

- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Kamis (11/6/2026) mengeklaim ada kesepakatan besar dengan Iran untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.

Trump menyatakan, kesepakatan tersebut bakal ditandatangani di Eropa dalam beberapa hari ke depan.

"Kami baru saja membuat kesepakatan besar dalam perang dengan Iran," ujar Trump kepada wartawan di Ruang Oval, dikutip dari AFP.

Baca juga: Trump Mendadak Batal Serang Dahsyat Iran, Klaim Ada Deal Besar

Politisi Partai Republik itu menambahkan, kesepakatan tersebut kini hanya tinggal menunggu proses administrasi.

"Tinggal finalisasi dokumen yang seharusnya selesai dalam beberapa hari ke depan, mungkin akan ditandatangani, mungkin di Eropa. Ini hal yang hebat," lanjutnya.

Kendati demikian, Iran menampik ada kesepakatan dengan Washington untuk mengakhiri pertempuran.

"Sejauh ini, Iran belum mencapai kesimpulan akhir mengenai kesepakatan tersebut," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei.

Kantor berita Tasnim mencatat, Trump sudah 38 kali mengumumkan kesepakatan akan segera tercapai, tetapi kenyataannya jauh panggang dari api.

"Sampai Iran mengumumkan adanya potensi kesepahaman, setiap berita dari Trump tentang masalah ini harus dianggap sama dengan pesan-pesan sebelumnya," demikian peringatan mereka.

Baca juga: 38 Kali Sebut Damai tapi Zonk, Ucapan Trump soal Iran Tak Lagi Dipercaya

Isu nuklir dan pembukaan Selat Hormuz

Kapal-kapal terlihat mengantre di Selat Hormuz, saat difoto dari Bandar Abbas, Iran selatan, 4 Mei 2026.ISNA/AMIRHOSSEIN KHORGOOEI via AFP Kapal-kapal terlihat mengantre di Selat Hormuz, saat difoto dari Bandar Abbas, Iran selatan, 4 Mei 2026.Menurut Trump, kesepakatan ini akan memastikan Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir.

Meski begitu, ia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai mekanisme dari poin yang dikemukakannya.

"Ini hal besar, sangat besar, tetapi kami akan segera menandatanganinya, dan dokumen-dokumennya sudah hampir final, jadi kita lihat saja nanti," kata Trump.

Dalam kesempatan yang sama, presiden ke-45 dan 47 AS itu mengaku sudah berkomunikasi dengan para pemimpin regional, termasuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Ia juga menyatakan, Selat Hormuz—jalur air vital bagi distribusi minyak global yang sempat ditutup oleh Iran—akan kembali dibuka setelah dokumen resmi ditandatangani.

Perang AS-Israel melawan Iran memicu lonjakan harga minyak global, bahkan menyebabkan inflasi di "Negeri Paman Sam" menyentuh level tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

Sebagai informasi, ketegangan bersenjata bermula ketika AS-Israel menyerang Iran pada 28 Februari 2026.

Gencatan senjata yang rapuh sempat disepakati pada April, tetapi kedua pihak kembali terlibat aksi saling tembak dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga: Trump Ancam Rebut Pulau Kharg dan Kuasai Ladang Minyak Iran

Trump semakin frustrasi

Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menghadiri acara kesehatan di South Court Auditorium, Gedung Putih, Washington DC, 18 Mei 2026. AS Serang Iran Setelah Laporan Kesepakatan Perang Bertentangan, Situs Militer Jadi Sasaran
AFP/KENT NISHIMURA Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menghadiri acara kesehatan di South Court Auditorium, Gedung Putih, Washington DC, 18 Mei 2026. AS Serang Iran Setelah Laporan Kesepakatan Perang Bertentangan, Situs Militer Jadi Sasaran Pengumuman mendadak mengenai kesepakatan damai ini muncul beberapa jam setelah Trump mengancam serangan baru berskala besar terhadap Iran.

Selama berminggu-minggu, Trump yang tampak semakin frustrasi terus menunjukkan sikap plinplan, bergantian antara mengumumkan adanya kesepakatan dan melayangkan ancaman.

Pada Kamis (11/6/2026) pagi contohnya, Trump bersumpah akan melancarkan serangan dahsyat malam itu juga, merebut infrastruktur minyak utama Iran, dan dinilai bakal memicu eskalasi besar.

Namun, berselang beberapa jam setelah ancaman keras tersebut, Trump menarik kembali pernyataannya melalui unggahan lain di media sosial.

Ia menyebutkan bahwa poin-poin akhir kesepakatan telah disetujui oleh semua pihak yang terlibat.

"Berdasarkan fakta bahwa diskusi dengan Republik Islam Iran telah dibawa ke tingkat tertinggi kepemimpinan Iran dan disetujui, saya telah... membatalkan serangan dan pemboman yang dijadwalkan terhadap Iran malam ini," pungkas Trump.

Baca juga: AS Umumkan Serangan ke Iran Telah Selesai, Trump Klaim Teheran Minta Gencatan Senjata

Tag:  #trump #sebut #deal #besar #akhiri #perang #iran #akan #diteken #eropa

KOMENTAR