35 Pantun Assalamualaikum untuk MC, Sambutan, dan Pembukaan Acara
Pantun Assalamualaikum sering digunakan sebagai pembuka dalam berbagai acara karena mampu mencairkan suasana sekaligus memberi kesan hangat kepada audiens.
Dalam tradisi lisan masyarakat Indonesia, pantun bukan sekadar rangkaian kata berima, tetapi juga bagian dari cara berkomunikasi yang sopan, kreatif, dan mudah diingat.
Dalam konteks acara formal maupun santai, pantun pembuka kerap dipilih oleh pembawa acara atau MC untuk menarik perhatian hadirin sebelum masuk ke inti kegiatan
Sapaan yang diawali dengan pantun dinilai lebih akrab dan membuat suasana terasa tidak kaku.
Pantun sebagai Pembuka yang Berkesan
Pantun memiliki pola khas empat baris dengan rima akhir yang serasi. Dua baris pertama biasanya berupa sampiran, sedangkan dua baris berikutnya berisi pesan utama.
Saat digunakan untuk pembukaan acara, pantun assalamualaikum biasanya dipadukan dengan salam pembuka agar terdengar lebih hidup.
Selain itu, pantun juga bisa disesuaikan dengan suasana acara, mulai dari rapat resmi, pengajian, seminar, hingga pertemuan keluarga.
Baca juga: Agar Makin Seru, Ajak Teman Halalbihalal dengan 5 Ide Dress Code Berikut
Pantun Assalamualaikum untuk MC dan Sambutan
Pergi ke pasar membeli ketupat,
Pulangnya singgah membeli jamu.
Sebelum acara kita mulai rapat,
Assalamualaikum untuk semua tamu.
Burung merpati terbang melayang,
Hinggap sebentar di dahan jati.
Mari buka acara dengan tenang,
Assalamualaikum setulus hati.
Jalan-jalan ke kota lama,
Singgah sebentar membeli roti.
Salam hangat untuk semuanya,
Assalamualaikum pembuka hati.
Pagi hari minum teh hangat,
Ditemani kue rasa pandan.
Mari kita mulai dengan semangat,
Assalamualaikum saya ucapkan.
Ke taman bunga melihat melati,
Harumnya sampai ke ruang tamu.
Salam hormat setulus hati,
Assalamualaikum untuk hadirin semua.
Naik sepeda menuju sekolah,
Lewat jalan penuh pepohonan.
Semoga acara membawa berkah,
Assalamualaikum pembuka pertemuan.
Buah mangga jatuh ke tanah,
Dipungut anak memakai sarung.
Salam pembuka penuh amanah,
Assalamualaikum hadirin sekalian.
Pergi ke sungai membawa jala,
Ikan kecil masuk keranjang.
Sebelum acara resmi dimulai,
Assalamualaikum salam dikenang.
Beli buku di hari Jumat,
Dibaca sore di ruang tamu.
Selamat datang para sahabat,
Assalamualaikum untuk semua tamu.
Bintang malam tampak terang,
Langit cerah tanpa awan.
Mari sambut acara dengan senang,
Assalamualaikum penuh kesantunan.
Pantun Lucu untuk Suasana Santai
Ke dapur mencari sendok,
Ternyata ada di atas meja.
Kalau senyum jangan diblok,
Assalamualaikum pembuka ceria.
Kucing tidur dekat lemari,
Bangun pagi mencari susu.
Kalau hadir mari berseri,
Assalamualaikum untuk kamu.
Pergi pagi membeli rambutan,
Pulangnya lupa bawa dompet.
Semoga acara penuh sambutan,
Assalamualaikum jangan sampai penat.
Beli bakso dekat pertigaan,
Makannya sambil duduk santai.
Mari buka pertemuan perlahan,
Assalamualaikum sampai selesai.
Burung kecil hinggap di pagar,
Terbang lagi ke arah taman.
Kalau hati ingin segar,
Assalamualaikum pembuka aman.
Baca juga: 45 Tema Acara Halalbihalal Keluarga Bahasa Jawa, Penuh Makna Baik
Pantun Formal untuk Acara Resmi
Mentari pagi mulai bersinar,
Udara sejuk terasa nyaman.
Mari acara segera digelar,
Assalamualaikum penuh penghormatan.
Daun kelapa dibuat anyaman,
Dipakai hiasan di hari pesta.
Salam pembuka penuh kesopanan,
Assalamualaikum untuk kita semua.
Bunga mawar tumbuh di taman,
Disiram pagi agar merekah.
Semoga pertemuan membawa kebaikan,
Assalamualaikum penuh berkah.
Air mengalir ke hilir sungai,
Membawa sejuk ke sawah padi.
Terima kasih sudah hadir ramai,
Assalamualaikum dari hati.
Langkah tenang menuju aula,
Disambut senyum para tamu.
Dengan hormat acara dibuka,
Assalamualaikum untuk semuanya.
Pohon manggis di tepi rawa,
Buahnya ranum dipetik pagi.
Selamat datang para tamu semua,
Assalamualaikum salam kami.
Naik perahu di sungai kecil,
Airnya tenang mengalir pelan.
Mari acara dimulai sambil tersenyum kecil,
Assalamualaikum kami sampaikan.
Bunga kenanga harum mewangi,
Tumbuh subur di halaman rumah.
Semoga pertemuan membawa arti,
Assalamualaikum penuh ramah.
Pergi ke sawah membawa cangkul,
Pulang sore membawa hasil.
Salam pembuka mari terkumpul,
Assalamualaikum untuk majelis.
Burung nuri hinggap sebentar,
Lalu terbang ke pohon jati.
Terima kasih sudah hadir dan sabar,
Assalamualaikum setulus hati.
Jalan pagi melihat pelangi,
Warnanya indah setelah hujan.
Semoga acara lancar hari ini,
Assalamualaikum kami ucapkan.
Makan pepaya bersama ketan,
Ditemani teh saat sore hari.
Mari membuka pertemuan dengan sopan,
Assalamualaikum untuk hadirin sekalian hari ini.
Ke kota lama membeli kain,
Singgah sebentar membeli pena.
Salam pembuka penuh kebaikan,
Assalamualaikum untuk semuanya.
Anak kecil bermain layang,
Berlari riang di lapangan luas.
Mari sambut acara dengan tenang,
Assalamualaikum semoga hati puas.
Ikan lele dari kolam belakang,
Dimasak ibu jadi hidangan.
Selamat datang para undangan,
Assalamualaikum penuh penghormatan.
Pagi cerah udara segar,
Burung berkicau di atas dahan.
Mari acara segera digelar,
Assalamualaikum penuh keramahan.
Daun pandan diikat rapi,
Harumnya sampai ke ruang tamu.
Salam pembuka dari hati,
Assalamualaikum untuk semua tamu.
Beli kelapa di pinggir jalan,
Airnya segar pelepas dahaga.
Semoga acara membawa kesan,
Assalamualaikum pembuka bahagia.
Malam hari melihat bulan,
Cahayanya jatuh ke halaman.
Mari mulai dengan ketulusan,
Assalamualaikum salam perkenalan.
Ke kebun memetik melati,
Disimpan rapi dalam keranjang.
Terima kasih atas kehadiran hari ini,
Assalamualaikum pembuka yang dikenang.
Baca juga: Contoh Teks MC Halalbihalal Keluarga Besar Bahasa Jawa, Mudah Dibawakan
Mengapa Pantun Tetap Digemari?
Di tengah gaya komunikasi modern, pantun masih bertahan karena mudah diterima lintas usia. Pantun memberi sentuhan personal yang tidak kaku, terutama saat digunakan dalam sambutan.
Bagi MC, pantun juga menjadi cara sederhana untuk membangun kedekatan dengan audiens sejak awal acara.
Tag: #pantun #assalamualaikum #untuk #sambutan #pembukaan #acara