Gandeng Malut United, Benfica Ungkap Kunci yang Lahirkan Bernardo Silva dan Joao Felix
Pengumuman kerja sama Malut United dan raksasa Portugal, SL Benfica, di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Jumat (15/5/2026) oleh Dirk Soplanit (tengah) sebagai Direktur Utama PT Maluku Sejahtera sebagai perusahaan induk Malut United bersama Lourenco dos Reis Ferreira (kiri) sebagai Benfica International Business Manager dan Davide da Rocha Gomes (kanan), Benfica International Technical Coordinator. (KOMPAS.com/Firzie A. Id
19:06
16 Mei 2026

Gandeng Malut United, Benfica Ungkap Kunci yang Lahirkan Bernardo Silva dan Joao Felix

- Malut United resmi bekerja sama dengan Benfica untuk mengembangkan Akademi Merah Putih di Ternate.

Kerja sama tersebut diumumkan saat pertandingan pekan ke-33 Super League 2025-2026 Malut United vs Persita di Stadion Gelora Kie Raha, Sabtu (16/5/2026).

Melalui kolaborasi itu, Malut United akan mendapatkan akses ke metodologi akademi Benfica.

Akademi asal Portugal tersebut dikenal sebagai tempat berkembangnya banyak pemain top Eropa.

Beberapa nama jebolan akademi Benfica antara lain Bernardo Silva, Joao Felix, Ruben Dias, hingga Goncalo Ramos.

Pada Oktober lalu, The CIES Football Observatory menempatkan Benfica sebagai klub dengan akademi terbaik di dunia.

Benfica Bawa Metodologi ke Ternate

Perwakilan Benfica menjelaskan anak-anak peserta Akademi Merah Putih nantinya akan mendapat pendampingan langsung dari pelatih Benfica.

Tim pelatih juga akan datang ke Ternate untuk melakukan seleksi pemain muda.

Baca juga: Misi Akademi Merah Putih Malut United, Angkat Derajat Anak-anak Kurang Mampu

International Business Manager Benfica, Lourenco dos Reis Ferreira, mengatakan pihaknya ingin membagikan filosofi pembinaan pemain usia dini kepada Malut United.

"Kami membawa filosofi Benfica dan senang bisa menyebarkan filosofi ini," kata Lourenco dos Reis Ferreira dalam jumpa pers di Ternate, Jumat (15/5/2026).

"Malut United memulai proyek ini di umur terbaik untuk anak-anak yaitu 7-9 tahun."

Benfica International Technical Coordinator, Davide da Rocha Gomes (kanan), bersama Dirk Soplanit sebagai Direktur Utama PT Maluku Maju Sejahtera, perusahaan induk Malut United, dan Lourenco dos Reis Ferreira sebagai Benfica International Business Manager pada acara pengumuman kerja sama klub Super League Malut United bersama SL Benfica di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Jumat (15/5/2026).KOMPAS.com/Firzie A. Idris Benfica International Technical Coordinator, Davide da Rocha Gomes (kanan), bersama Dirk Soplanit sebagai Direktur Utama PT Maluku Maju Sejahtera, perusahaan induk Malut United, dan Lourenco dos Reis Ferreira sebagai Benfica International Business Manager pada acara pengumuman kerja sama klub Super League Malut United bersama SL Benfica di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Jumat (15/5/2026).

Baca juga: Harapan Malut United Usai Gandeng Benfica Bangun Akademi Merah Putih

"Benfica adalah klub dengan akademi terbaik. Ketika terlibat dalam proyek internasional, kami harus membiarkan semua pihak mendapatkan akses kepada metodologi kami."

Menurut Lourenco, tujuan utama proyek tersebut adalah membantu perkembangan pemain muda di kawasan Maluku Utara melalui metode pembinaan Benfica.

"Tujuan dari proyek ini adalah memperkuat komunitas muda di kawasan ini dengan metodologi akademi terbaik di dunia."

Benfica Soroti Pentingnya Lingkungan Bermain

International Technical Coordinator Benfica, Davide da Rocha Gomes, menjelaskan bakat pemain muda bisa muncul di mana saja.

Menurutnya, lingkungan dan pendekatan latihan menjadi faktor penting dalam pembinaan pemain.

"Berdasarkan sejarah sepak bola, anak-anak selalu bermain di jalanan," timpal Davide da Rocha Gomes.

Baca juga: Persib dan Borneo Masih Potensi Juara, I.League Siapkan 2 Trofi di Pekan Terakhir Super League

"Tak peduli di Eropa, Brasil, di mana pun latar belakang sepak bola selalu sama."

"Ketika ada anak, berarti ada talenta. Berikutnya soal lingkungan. Kita hanya butuh melakukan pendekatan."

Davide menambahkan Benfica akan membawa metode latihan dari Portugal ke Ternate. Namun, pendekatan pembinaan tetap bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemain di masa mendatang.

"Idenya adalah kami membawa metodologi Benfica ke sini. Baru nanti di tingkat lanjut, mungkin perlu sesuatu yang berbeda," pungkasnya.

Tag:  #gandeng #malut #united #benfica #ungkap #kunci #yang #lahirkan #bernardo #silva #joao #felix

KOMENTAR