Exfoliating Toner vs Cleanser: Mana yang Lebih Ampuh Bikin Wajah Glowing?
Eksfoliasi salah satu langkah wajib yang tak boleh ditinggalkan dalam rutinitas memakai skincare, agar wajah glowing dan bebas kusam.
Sebab, eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati yang bisa menyumbat pori-pori dan membuat wajah terlihat kusam.
Saat ini, produk eksfoliasi yang tersedia di pasaran pun ada berbagai jenis, termasuk exfoliating toner dan exfoliating cleanser.
Meski keduanya sama-sama berfungsi mengangkat sel kulit mati, ternyata cara kerja dan tingkat keampuhannya berbeda jauh.
Berikut ini, simak perbedaan cara kerja exfoliating toner dan exfoliating cleanser.
Ilustrasi wanita pakai toner eksfoliasi (Freepik/lookstudio)1. Exfoliating Toner
Exfoliating toner dinilai lebih ampuh untuk mengangkat sel kulit mati dan membuat wajah glowing dibandingkan exfoliating cleanser.
Sebab, toner bersifat leave-on yang berarti produk diaplikasikan dan didiamkan di kulit tanpa perlu dibilas.
Hal ini memberikan waktu bagi bahan aktif seperti AHA, BHA, atau PHA untuk bekerja lebih dalam menembus pori-pori.
Karena itu, exfoliating toner dinilai sangat efektif untuk mengatasi masalah kulit yang lebih spesifik, seperti komedo membandel, jerawat, hingga tekstur kulit yang kasar.
Umumnya, Anda disarankan pakai exfoliating toner 1–3 kali seminggu pada malam hari.
Karena formulanya lebih kuat, Anda wajib banget pakai sunscreen di pagi harinya agar kulit tidak iritasi.
Produk ini juga sangat cocok untuk Anda yang terbiasa dengan bahan aktif atau memiliki masalah kulit yang butuh penanganan lebih intens.
2. Exfoliating Cleanser
Bagi Anda yang memiliki kulit sensitif atau baru mau terjun ke dunia eksfoliasi, exfoliating cleanser adalah pilihan yang lebih aman.
Produk ini bersifat wash-off alias dibilas. Karena hanya menempel sebentar di wajah, konsentrasi bahan aktif yang terserap kulit lebih sedikit dibandingkan toner.
Meski begitu, produk ini tetap mampu membersihkan kotoran sekaligus memberikan eksfoliasi ringan tanpa merusak skin barrier.
Produk ini membantu menjaga kulit tetap halus tanpa risiko iritasi tinggi.
Karena formulanya lembut, produk ini seringkali aman digunakan setiap hari atau 2-3 kali seminggu sebagai pembersih harian.
Exfoliating cleanser juga dinilai lebih cocok untuk pemilik kulit sensitif, pemula, atau Anda yang ingin menjaga kehalusan wajah secara praktis saat cuci muka.
Jadi, Mana yang Harus Dipilih?
Jika Anda bingung memilih antara toner atau cleanser, sebenarnya bergantung pada kondisi kulit dan rutinitas harianmu.
Toner eksfoliasi sering disebut sebagai "entry point" yang bagus, karena sifatnya yang lebih ringan dibanding serum atau krim eksfoliasi.
Namun, jika Anda sudah rutin melakukan perawatan eksfoliasi di klinik kecantikan, penggunaan toner eksfoliasi di rumah mungkin tidak lagi diperlukan agar tidak terjadi over-exfoliation.
Sedangkan, exfoliating cleanser adalah pilihan tepat untuk perawatan harian yang sat-set tanpa ribet, terutama untuk mengatasi kulit kusam akibat debu dan polusi sehari-hari.
Tips Agar Kulit Tetap Sehat
Berikut ini, langkah-langkah yang bisa dilakukan ketika eksfoliasi agar kulit tidak iritasi.
- Mulai Perlahan: Jika kamu pemula, gunakan produk 2 hari sekali terlebih dahulu untuk melihat reaksi kulit.
- Jangan Lupa Pelembap: Apapun pilihannya, eksfoliasi cenderung membuat kulit lebih kering. Selalu kunci dengan moisturizer setelahnya.
- Wajib Sunscreen: Eksfoliasi membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari. Jangan pernah melewatkan sunscreen di pagi hari jika tidak ingin wajah malah jadi kemerahan atau muncul flek hitam.
Tag: #exfoliating #toner #cleanser #mana #yang #lebih #ampuh #bikin #wajah #glowing