Tren Cincin Tunangan 2026 Bergeser, Kini Banyak Pasangan Pilih Model Bertumpuk
Ilustrasi cincin. Cincin tunangan bertumpuk mulai jadi favorit baru karena dianggap lebih personal dan bisa berkembang mengikuti perjalanan hubungan.(Freepik/freepik.diller)
11:35
13 Mei 2026

Tren Cincin Tunangan 2026 Bergeser, Kini Banyak Pasangan Pilih Model Bertumpuk

Cincin tunangan kini tak lagi identik dengan satu berlian besar di atas lingkar cincin polos.

Tren stackable ringatau cincin bertumpuk mulai banyak dipilih pasangan karena dianggap lebih personal dan bisa terus berkembang seiring perjalanan hubungan.

Dilansir dari Vogue Arabia pada 11 Mei 2026, tren ini membuat cincin tunangan dipadukan dengan beberapa lapis cincin tambahan, mulai dari cincin berlian tipis, perpaduan warna logam, hingga desain vintage.

Tren tersebut juga mulai terlihat di media sosial dan karpet merah.

Aktris Zendaya misalnya, tampil mengenakan cincin berlian tiga lapis dari David Morris yang dipadukan dengan cincin emas sederhana saat mempromosikan film The Drama.

Baca juga: Kalung Jisoo Blackpink di Met Gala 2026 Ternyata Berusia Lebih dari 120 Tahun

Cincin tunangan kini lebih personal

Desainer perhiasan asal Denmark yang berbasis di Los Angeles, Fie Isolde, mengatakan cincin tunangan kini tidak lagi dipandang sebagai satu objek tunggal.

“Cincin tunangan sekarang menjadi bagian dari sebuah komposisi yang memberi kebebasan untuk membentuk sesuatu yang lebih individual,” ujarnya.

Menurut Fie, banyak pasangan juga mulai mencari desain yang fleksibel dan bisa berkembang seiring waktu.

“Teknik cincin bertumpuk memungkinkan sebuah perhiasan berevolusi, baik secara visual maupun emosional, mengikuti berbagai momen dalam hidup,” katanya.

Karena itu, banyak pasangan mulai menambahkan lapisan cincin baru untuk merayakan anniversary, kelahiran anak, atau momen penting lainnya.

Baca juga: Bhavitha Mandava Tampil Sederhana di Met Gala, Celananya Ternyata Bukan Jeans

Tidak harus seragam

Ilustrasi cincin tunangan. Cincin tunangan bertumpuk mulai jadi favorit baru karena dianggap lebih personal dan bisa berkembang mengikuti perjalanan hubungan. Ilustrasi cincin tunangan. Cincin tunangan bertumpuk mulai jadi favorit baru karena dianggap lebih personal dan bisa berkembang mengikuti perjalanan hubungan.

Salah satu daya tarik cincin bertumpuk adalah tidak adanya aturan baku dalam memadukan cincin.

Pendiri label perhiasan Spinelli Kilcollin, Yves Spinelli dan Dwyer Kilcollin, mengatakan banyak pasangan kini memadukan desain vintage dengan model modern.

Meski berbeda, kombinasi tersebut tetap terlihat harmonis jika proporsi dan jaraknya seimbang.

“Ketika proporsi, struktur, dan jarak antar cincin terasa pas, hasil akhirnya akan terlihat menyatu dan natural,” ujar Dwyer.

Sementara Yves menilai penting untuk memperhatikan bagaimana cincin bergerak dan saling melengkapi saat dipakai di tangan.

Baca juga: Cincin Tunangan Zoë Kravitz dari Harry Styles Ditaksir Rp 9,6 Miliar, Ini Detailnya

Bentuk oval hingga perpaduan warna logam makin populer

Menurut Fie Isolde, cincin dengan batu utama berbentuk oval kini menjadi salah satu favorit karena mudah dipadukan dengan cincin lain.

Selain potongan berbentuk pir, batu berlian berbentuk tetesan air mata juga mulai populer karena cocok dipadukan dengan cincin berbentuk huruf V.

Tidak sedikit pula pasangan yang memilih perpaduan beberapa warna logam untuk menciptakan kontras yang lebih modern.

“Banyak orang menyukai perpaduan cincin simpel dengan detail berlian atau tekstur tertentu karena terlihat seimbang,” kata Yves.

Bisa minimalis maupun bold

Meski identik dengan tampilan bertumpuk, cincin model ini ternyata tidak selalu harus ramai.

Kombinasi dua cincin sederhana, seperti cincin solitaire dengan cincin tipis, tetap dianggap elegan.

Namun ada pula pasangan yang memilih tampilan lebih maksimal dengan beberapa lapis cincin berlian sekaligus.

Desainer asal Swedia Annette Welander mengatakan banyak pasangan kini juga memilih cincin kontur, yaitu cincin yang dibuat mengikuti bentuk cincin tunangan utama.

“Pasangan sekarang ingin membuat sesuatu yang unik sekaligus merefleksikan gaya pribadi mereka,” ujar Annette.

Ia menambahkan tren cincin bertumpuk sebenarnya bukan menggantikan konsep “forever ring”, melainkan membuatnya lebih personal dan terus berkembang.

“Akhirnya cincin tidak hanya menjadi simbol janji, tetapi juga cerita yang bisa terus bertambah seiring waktu,” katanya.

Selain faktor estetika, tren ini juga dinilai lebih fleksibel karena cincin dapat dilepas, ditambah, atau dipadukan ulang sesuai kebutuhan dan gaya pemakainya.

Baca juga: Cincin Tunangan Zoë Kravitz dari Harry Styles, Desain Minimalis dengan Nilai Fantastis

Tag:  #tren #cincin #tunangan #2026 #bergeser #kini #banyak #pasangan #pilih #model #bertumpuk

KOMENTAR