Amna Al Qubaisi, Inspirasi Perempuan Muslim di Lintasan Balap Dunia
- Amna Al Qubaisi baru saja diumumkan sebagai wajah global Wardah. Perempuan asal Uni Emirat Arab (UEA) ini membawa narasi kuat tentang keberanian menembus batas di bidang yang selama ini didominasi oleh laki-laki, yakni dunia balap mobil atau motorsport.
Dalam ajang Porsche Carrera Cup Asia baru-baru ini, Amna membuktikan kapasitasnya sebagai satu-satunya pembalap perempuan di antara 30 kontestan pria.
Mengawali karier sejak usia 14 tahun, ia kini berdiri sebagai simbol pemberdayaan bagi perempuan muslim di kancah internasional melalui berbagai prestasi, mulai dari kemenangan di Formula 4 UAE 2019 hingga kiprahnya di F1 Academy.
"Saya merasa ini adalah nilai yang sama dengan Wardah. Ada banyak pemberdayaan perempuan, komitmen, dan ketetapan hati," ujar dia saat berkunjung ke Wardah Lip Paddock di The Crystal, Senayan City, Jakarta, Kamis (14/5/2026).
Baca juga: Tim Motorsport Baru Siap Unjuk Gigi di Ajang Balap Tanah Air
"Saya merasa tidak hanya sedang merintis jalan bagi perempuan, tetapi juga bagi perempuan muslim," sambung Amna.
Tantangan Amna Al Qubaisi menembus dunia balap
Terjun ke dunia balap profesional memberikan tantangan tersendiri, terutama terkait stigma negatif dan keraguan dari lingkungan sekitar.
Amna menekankan pentingnya bagi perempuan untuk tetap teguh pada impian mereka, meskipun banyak pihak yang meragukan kemampuan teknis maupun fisik mereka di lintasan.
"Saran saya bagi setiap perempuan yang ingin mengambil bagian dalam motorsport, baik sebagai pembalap maupun teknisi, adalah lakukan saja," tutur dia.
Menurutnya, tekanan dari pihak luar seharusnya tidak menjadi penghalang, melainkan bahan bakar untuk membuktikan kualitas diri.
"Akan ada banyak orang yang meragukanmu dan tidak ingin kamu terus maju. Kamu harus menggunakan hal itu sebagai motivasi untuk mendorong lebih keras, dan membuktikan bahwa mereka salah," kata Amna.
Baca juga: Saat Dunia Balap Bertemu Kecantikan di Wardah Lip Paddock Senayan City
Alasan balapan di sirkuit lebih aman ketimbang jalan raya umum
Banyak anggapan bahwa balapan adalah olahraga dengan risiko keselamatan yang sangat tinggi bagi perempuan.
Pembalap perempuan asal Uni Emirat Arab (UAE), Amna Al Qubaisi, yang merupakan wajah global terbaru Wardah, saat berkunjung ke Wardah Lip Paddock di The Crystal, Senayan City, Jakarta, Kamis (14/5/2026).
Namun, Amna memberikan perspektif berbeda mengenai keamanan di sirkuit dibandingkan dengan mengemudi di jalan raya biasa.
"Saya merasa motorsport tidak memiliki banyak risiko tinggi. Saya pikir ini jauh lebih aman daripada mengemudi di jalan biasa," terang dia.
Amna menjelaskan bahwa setiap pembalap dilengkapi dengan standar keamanan tingkat tinggi yang selalu siap siaga setiap saat.
"Kamu memiliki helm, perlengkapan tahan api, dan orang-orang yang siap membantu jika terjadi sesuatu. Jadi, saya pikir balapan di trek jauh lebih aman daripada balapan di jalanan," lanjut dia.
Baca juga: Steal the Look: Gaya Edgy Amna Al Qubaisi di Wardah Lip Paddock
Dobrak batasan gender dan cetak prestasi di Porsche Carrera Cup Asia
Sudah sebelas tahun Amna berkarier di dunia balap, dan ia melihat adanya pergeseran pandangan masyarakat terhadap perempuan di bidang ini.
Keberhasilannya finis di posisi kesembilan dari puluhan pembalap pria di Porsche Carrera Cup Asia, menjadi bukti nyata bahwa gender bukan penentu kecepatan di lintasan.
"Dari 30 pembalap pria, saya satu-satunya perempuan dan kami finis di posisi kesembilan, yang mana merupakan hasil luar biasa," ucap Amna
Pengalamannya selama lebih dari satu dekade telah membentuk mentalitas yang kuat saat menghadapi kompetisi yang ketat.
Baca juga: Wardah Youth Ambassador Kembali Digelar, Diikuti 1.000 Peserta dari Seluruh Indonesia
Pembalap perempuan asal Uni Emirat Arab (UAE), Amna Al Qubaisi, yang merupakan wajah global terbaru Wardah, saat berkunjung ke Wardah Lip Paddock di The Crystal, Senayan City, Jakarta, Kamis (14/5/2026).
"Saya sudah berada di bidang ini selama lebih dari sebelas tahun. Selalu menantang saat berkompetisi di lapangan dengan pembalap pria, tetapi begitu kamu memakai helm, kamu benar-benar melupakannya dan hanya ingin balapan serta menang seperti orang lain," kata dia.
Amna menambahkan, saat ini kehadiran perempuan justru memberikan inspirasi baru.
"Saya sangat senang waktu berubah dan semakin banyak perempuan yang berani tampil berani dan terus maju di bidang yang dianggap didominasi laki-laki," ujar dia.
Baca juga: Wardah Perkuat Ekosistem Global Women Leadership Bersama Al Mujadilah Women Center
Sinergi Wardah dan Amna Al Qubaisi untuk pemberdayaan perempuan
Kerja sama antara Wardah dan Amna Al Qubaisi didasari oleh kesamaan visi untuk terus memberikan inspirasi dalam skala global.
Wardah melihat sosok Amna sebagai representasi dari Brave Beauties, yakni perempuan yang pantang menyerah dan berani mencoba hal-hal baru yang positif.
"Wardah selalu lahir untuk memberikan inspirasi buat perempuan-perempuan. Kita melihat Amna masuk ke dunia female motorsport sebagai salah satunya di Porsche Carrera Cup Asia ini," ujar Halal Beauty Decorative Marketing Group Head, Findi Novia Lusintasari.
Bagi Amna, dukungan dari jenama asal Indonesia ini menjadi bagian penting dalam sejarah kariernya sebagai atlet profesional muslim.
"Jika bukan karena Wardah, saya tidak berpikir kami akan membuat sejarah bersama. Wardah benar-benar bersungguh-sungguh saat mereka mengatakan mengangkat dan memberdayakan perempuan," kata Amna.
Melalui kolaborasi ini, Amna berharap agar semakin banyak perempuan di berbagai bidang yang tidak takut untuk mencoba tantangan baru, sesulit apa pun tantangan yang dihadapi.
Baca juga: ParagonCorp dan Wardah Gaungkan Pentingnya Kesehatan Mental Perempuan untuk Bekal Masa Depan
Tag: #amna #qubaisi #inspirasi #perempuan #muslim #lintasan #balap #dunia