Waspadai, 7 Tanda Pasangan Kehilangan Perasaan dalam Hubungan
- Perubahan sikap yang berlangsung terus-menerus bisa menjadi sinyal bahwa perasaan pasangan mulai berubah.
Perubahan ini sering kali tidak terjadi secara tiba-tiba. Kadang dimulai dari hal-hal kecil seperti jarang membalas pesan, enggan meluangkan waktu bersama, hingga tak lagi menunjukkan antusiasme terhadap hubungan.
“Jika kamu bukan lagi prioritas utama mereka, itu adalah sesuatu yang perlu diperhatikan,” jelas terapis keluarga sekaligus life coach Tess Brigham, disadur Seventeen, Jumat (15/5/2026).
Baca juga: 4 Tahapan Hubungan Asmara, Kamu dan Pasangan Ada di Fase Mana?
Sementara itu, terapis Jeff Guenther menjelaskan, banyak orang yang sebenarnya ingin mengakhiri hubungan, tetapi tidak tahu bagaimana cara mengatakannya.
Lalu, apa saja tanda pasangan mungkin sudah tidak mencintaimu lagi?
7 Tanda pasangan kehilangan perasaan
1. Mereka mulai menghindari menghabiskan waktu bersamamu
Salah satu tanda paling jelas adalah ketika pasangan mulai jarang meluangkan waktu bersama.
Mereka mungkin sering membatalkan janji secara mendadak tanpa menawarkan jadwal pengganti. Ajakan bertemu yang dulu rutin kini nyaris tidak pernah datang dari mereka.
Bahkan komunikasi sederhana seperti menelepon atau mengirim pesan mulai terasa hambar. Menurut Brigham, ketika seseorang sedang jatuh cinta, ia biasanya akan berusaha menyempatkan waktu meski memiliki kesibukan.
“Jika mereka tak lagi berusaha hadir, itu bisa menjadi sinyal bahwa keterikatan emosional mulai memudar,” jelasnya.
2. Kasih sayang fisik mulai berkurang
Perubahan dalam sentuhan fisik juga bisa menjadi pertanda. Pasangan yang dulu sering menggenggam tangan, memeluk, atau menunjukkan afeksi kecil kini mulai menjaga jarak.
“Keinginan terhadap kedekatan fisik memang bisa naik turun dalam hubungan,” ujar Guenther.
ia menambahkan, jika penurunan itu berlangsung lama dan kamu terus merasa ditolak, ini patut diperhatikan. Minimnya kehangatan fisik dapat mencerminkan perubahan kedekatan emosional.
Baca juga: 8 Tanda Pasangan Tak Sepenuhnya Memperjuangkan Hubungan
3. Mereka sering mencari-cari alasan untuk bertengkar
Hal-hal sepele mendadak menjadi bahan pertengkaran. Mulai dari pilihan tontonan, cara membalas pesan, hingga persoalan kecil lainnya bisa berubah menjadi perdebatan besar.
“Mereka mungkin menciptakan masalah agar kamu terlihat sebagai pihak yang salah dan akhirnya memutuskan hubungan lebih dulu,” tutur Brigham.
Pola ini kerap muncul ketika seseorang merasa sulit mengungkapkan keinginannya untuk mengakhiri hubungan.
4. Tidak lagi membicarakan masa depan bersama
Ketika pasangan masih serius, biasanya mereka akan membicarakan rencana bersama. Entah itu liburan, acara keluarga, atau impian jangka panjang.
Namun jika topik masa depan mulai dihindari, itu bisa menjadi sinyal serius.
“Ketika seseorang mulai kehilangan cinta, mereka berhenti membicarakan impian yang dulu dibangun bersama,” ucap Guenther.
Jika pasangan terlihat datar atau mengalihkan pembicaraan setiap kali topik masa depan muncul, bisa jadi ia tak lagi melihat hubungan ini sebagai bagian dari rencananya.
5. Mereka memberi perhatian secukupnya (breadcrumbing)
Kadang pasangan terlihat dingin selama beberapa hari, lalu tiba-tiba bersikap manis.
Perhatian ini cukup untuk membuatmu bertahan, tetapi tidak pernah benar-benar konsisten. Fenomena ini dikenal sebagai breadcrumbing. Pola ini sering membingungkan dan membuat seseorang terus berharap.
“Ini adalah ketika seseorang memberi cukup perhatian untuk membuat pasangannya tetap bertahan, tetapi tidak sepenuhnya hadir dalam hubungan,” kata Guenther.
6. Intuisimu merasa ada yang berubah
Psikolog klinis Stephanie Freitag menekankan pentingnya mendengarkan intuisi. Sering kali hati lebih dulu menangkap perubahan sebelum logika menyadarinya.
Jika kamu terus merasa ada yang tidak beres meski tak bisa menjelaskan secara pasti, jangan abaikan perasaan itu.
“Kadang perubahan perilaku sangat halus, tetapi energi hubungan terasa berbeda,” terangnya.
Baca juga: Mana Lebih Awet, Pasangan yang Bertemu di Aplikasi Kencan atau Dunia Nyata?
7. Kamu tidak lagi merasa bahagia dalam hubungan
Hubungan yang sehat seharusnya memberi rasa aman, tenang, dan dihargai. Jika sebagian besar waktumu justru dipenuhi kecemasan, overthinking, dan rasa tidak pasti, itu patut dievaluasi.
“Orang yang tepat akan membuatmu merasa nyaman, bukan hanya saat bersama mereka, tetapi juga ketika berjauhan,” pungkas Brigham.
Jika hubungan lebih sering menimbulkan stres daripada kebahagiaan, mungkin sudah waktunya melakukan percakapan jujur.
Tag: #waspadai #tanda #pasangan #kehilangan #perasaan #dalam #hubungan