Selain Olahraga, Ini 4 Kebiasaan Penting Ampuh Menurunkan Berat Badan
Ilustrasi diet. Seorang dokter berhasil menurunkan 27 kilogram setelah sebuah foto dirinya saat bersepeda membuatnya sadar kondisi tubuhnya sudah jauh berubah.(Freepik)
07:12
3 Juni 2026

Selain Olahraga, Ini 4 Kebiasaan Penting Ampuh Menurunkan Berat Badan

- Banyak orang mengira, kunci utama menurunkan berat badan terletak pada intensitas olahraga yang tinggi. Padahal, mencapai bobot ideal menuntut pendekatan holistik.

Keberhasilan program diet untuk menurunkan berat badan sangat bergantung pada serangkaian kebiasaan harian, mulai dari pemenuhan asupan protein dan serat, kualitas tidur, hingga manajemen stres yang tepat.

Dengan menyelaraskan gaya hidup dan pola makan secara konsisten, proses menurunkan berat badan pun dapat menjadi lebih optimal dan berkelanjutan. Berikut tipsnya, mengutip Women's Health, Selasa (2/6/2026).

Baca juga: Bukan Cuma Lari, Ini Deretan Olahraga yang Efektif untuk Menurunkan Berat Badan

Rutinitas harian untuk menurunkan berat badan secara maksimal

1. Atur asupan gizi harian

Memerhatikan jenis nutrisi yang masuk ke dalam tubuh sangat penting selama masa diet. Salah satunya dengan memastikan kecukupan makronutrien demi menjaga komposisi fisik tetap stabil, meski asupan kalori berkurang.

"Protein membuatmu merasa kenyang," tutur dokter spesialis penyakit dalam di bidang kesehatan pencegahan, nutrisi, dan kedokteran obesitas, Alexandra Sowa, M.D.

Lebih lanjut, mengganti sumber karbohidrat olahan dengan bahan makanan yang lebih kompleks disarankan guna menjaga stabilitas gula darah.

Tips berlari aman saat puasa, atur strategi nutrisi dan atur pola makan seimbang.freepik.com Tips berlari aman saat puasa, atur strategi nutrisi dan atur pola makan seimbang.

Gandum utuh, misalnya, memiliki nilai nutrisi yang jauh lebih tinggi dibandingkan roti tawar biasa, karena sari pati alaminya tidak terbuang selama proses pengolahan pabrik.

"Biji-bijian utuh memiliki lebih banyak serat, memiliki efek yang lebih rendah pada gula darah, lebih padat nutrisi, dan memberikan kepuasan nafsu makan yang lebih lama serta rasa kenyang yang berkelanjutan," jelas direktur Denver Center for Weight Loss and Bariatric Surgery Foundation, dr. Michael Snyder, M.D.

Memperbanyak porsi sayuran, buah, dan legum di atas piring makan juga sangat dianjurkan untuk mencegah keinginan mengunyah kudapan tidak sehat.

"Serat memperlambat pencernaan, membuatmu merasa kenyang, dan membantu mengatur kadar gula darah," ucap dr. Snyder.

Namun, penambahan porsi serat harian ini wajib dilakukan secara bertahap agar saluran pencernaan memiliki waktu beradaptasi tanpa memicu masalah lambung.

Kebiasaan menenggak minuman manis dan bersoda juga harus dihentikan. Kalori cair pencetus lonjakan energi sesaat rawan memicu rasa lapar berlebih setelah efek manisnya mereda.

"Tubuh akan menggunakan karbohidrat sederhana tersebut sebagai sumber bahan bakar daripada membakar lemak untuk bahan bakar," terang direktur medis MemorialCare Surgical Weight Loss Center di Orange Coast Medical Center, dr. Mir Ali, M.D.

Baca juga: Diet atau Olahraga, Mana Paling Efektif Turunkan Berat Badan?

2. Jangan lupakan air putih

Ilustrasi air putih.Google Gemini AI Ilustrasi air putih.

Memenuhi kebutuhan air minum harian tidak kalah pentingnya untuk mencegah tubuh salah mengenali sinyal haus sebagai isyarat lapar.

Mengabaikan asupan cairan yang cukup setiap harinya justru dapat menghambat kelancaran proses penurunan berat badan.

"Tidak mendapatkan cukup cairan akan membuatmu merasa lebih lelah dan lesu," sebut dr. Ali.

3. Sadari apa yang disantap

Membatasi penggunaan gawai sata makan juga membantu organ pencernaan mengirimkan sinyal kenyang dengan lebih akurat.

Menghindari gangguan layar ponsel saat mengunyah hidangan terbukti sanggup memutus siklus makan berlebih.

4. Kelola stres dan pola tidur

Faktor penunjang lainnya yang tidak kalah penting adalah kualitas tidur di malam hari.

Baca juga: Cara Menurunkan Berat Badan Secara Alami Menurut Ahli, Mulai dari Jalan Kaki

Ilustrasi tidur. Penelitian terbaru menemukan lima tipe pola tidur yang ternyata berkaitan dengan risiko depresi, gaya hidup berisiko, hingga penyakit jantung.Shutterstock/Andrey_Popov Ilustrasi tidur. Penelitian terbaru menemukan lima tipe pola tidur yang ternyata berkaitan dengan risiko depresi, gaya hidup berisiko, hingga penyakit jantung.

Kelompok usia dewasa disarankan untuk tidur nyenyak minimal tujuh jam untuk menghindari rasa kelelahan ekstrem, yang dapat berujung pada konsumsi makanan manis berlebih keesokan paginya.

"Tidur yang buruk mengganggu hormon lapar, yang mengarah pada makan berlebihan," ungkap dr. Snyder.

Mengendalikan tekanan psikologis secara sadar juga berdampak positif dalam menekan produksi hormon ghrelin. Hormon ini bertugas merangsang lambung untuk "berbunyi" ketika seseorang sedang stres berat.

"Stres kronis meningkatkan kadar hormon stres, yang dapat menyebabkan penambahan berat badan dan disregulasi pola makan," kata dr. Snyder.

Pada akhiryna, seluruh bentuk perombakan gaya hidup sehari-hari ini harus terus dipertahankan secara konsisten, selaras dengan ragam aktivitas fisik agar proses metabolisme tetap maksimal.

Baca juga: 8 Kebiasaan Pagi yang Membantu Menurunkan Berat Badan

Tag:  #selain #olahraga #kebiasaan #penting #ampuh #menurunkan #berat #badan

KOMENTAR