Lika-liku Silmy Karim: Dari Direktur BUMN, Wamen Imipas, hingga Berompi Oranye KPK
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim mengenakan rompi tahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA). [Suara.com/Dea]
13:38
4 Juni 2026

Lika-liku Silmy Karim: Dari Direktur BUMN, Wamen Imipas, hingga Berompi Oranye KPK

Gedung Merah Putih KPK kembali menjadi saksi jatuhnya salah satu pejabat teras negeri. Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim ditahan KPK karena kasus dugaan pemerasan pengurusan dokumen Imigrasi.

Silmi Karim terpantau mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye dengan tangan terborgol saat digiring ke mobil tahanan pada Kamis (4/6/2026) pagi.

Langkah ini diambil setelah drama penyerahan diri menjelang tengah malam pada Rabu (3/6) menyusul operasi senyap yang membongkar praktik lancung di lingkungan yang dipimpinnya.

Kasus Silmy Karim

Silmy KarimSilmy Karim

Kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar KPK pada 2–3 Juni 2026 di Kantor Imigrasi Jakarta Barat.

Total ada 17 orang yang diamankan, termasuk pejabat Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat serta pihak swasta yang terlibat dalam pengurusan dokumen keimigrasian.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa operasi senyap ini berkaitan dengan dugaan suap pengurusan izin tinggal Warga Negara Asing (WNA). Dalam operasi ini, KPK turut menyita sejumlah barang bukti.

Dari serangkaian penyelidikan dan bukti yang diperoleh penyidik, Silmy Karim diduga terlibat dalam tindak pemerasan pengurusan dokumen Imigrasi saat dirinya masih menjabat sebagai Dirjen Imipas 2023-2024.

Ia dan tujuh orang lainnya resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Penahanan pria yang dikenal sebagai ahli industri pertahanan dan ekonom itu pun diwarnai drama.

Dalam prosesnya, Silmy Karim yang sempat dicari oleh penyidik pada Rabu sore akhirnya menyerahkan diri pukul 22.38 WIB. Setelah menjalani pemeriksaan intensif semalaman, ia keluar dari ruang penyidik dengan rompi oranye tahanan KPK.

Rekam Jejak Silmy Karim

Wamen Imipas Silmy Karim berswafoto dengan Presiden Prabowo Subianto saat mengikuti retreat Kabinet Merah Putih di Magelang. [Instagram Silmy Karim]Wamen Imipas Silmy Karim berswafoto dengan Presiden Prabowo Subianto saat mengikuti retreat Kabinet Merah Putih di Magelang. [Instagram Silmy Karim]

Sebelum tersandung kasus korupsi, Silmy Karim merupakan seorang profesional dan birokrat dengan rekam jejak mentereng di sektor pertahanan dan korporasi negara.

Bahkan ia sempat menempati jabatan strategis di perusahaan pelat merah dengan citra yang dikenal luas oleh publik.

Berikut adalah perjalanan karier strategis Silmy Karim:

  • Sektor Pertahanan: Pria kelahiran di Tegal, 19 November 1974, mengawali kiprahnya di lingkaran pemerintahan sebagai Anggota Tim Pakar Manajemen Pertahanan Kementerian Pertahanan (2010–2014) dan Staf Ahli Bidang Kerja Sama dan Hubungan Antarlembaga di Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP).
  • Direktur Utama PT Pindad (Persero) (2014–2016): Silmy Karim mendongkrak popularitas dan produktivitas industri alutsista dalam negeri.
  • Direktur Utama PT Barata Indonesia (Persero) (2016–2018): Ia melakukan restrukturisasi besar-besaran di perusahaan manufaktur alat berat ini.
  • Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (2018–2022): Prestasi paling monumental Silmy Karim yakni membawa raksasa baja nasional ini meraup keuntungan setelah menderita kerugian beruntun selama delapan tahun.
  • Direktur Jenderal Imigrasi (2023–2024): Sukses di BUMN membawanya masuk ke jajaran Kementerian Hukum dan HAM sebagai Dirjen Imigrasi, di mana ia menelurkan kebijakan Golden Visa.
  • Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (2024– Juni 2026): Seiring pemekaran kementerian di era pemerintahan baru, Silmy Karim dilantik untuk mendampingi Menteri Agus Andrianto.

Ironisnya, rekam jejak panjang di sektor tata kelola dan integritas korporasi tersebut runtuh akibat kongkalikong izin tinggal ekspatriat. Silmy kini harus menghadapi proses hukum kasus dugaan korupsi dari balik sel tahanan.

Editor: Husna Rahmayunita

Tag:  #lika #liku #silmy #karim #dari #direktur #bumn #wamen #imipas #hingga #berompi #oranye

KOMENTAR