Mendagri Tito: 38 dari 52 Daerah Terdampak Bencana Sumatera Sudah Normal
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di kediamannya Kawasan Widya Chandra, Jakarta, Senin (23/3/2026)(KOMPAS.com/Rahel)
18:14
23 Maret 2026

Mendagri Tito: 38 dari 52 Daerah Terdampak Bencana Sumatera Sudah Normal

- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan 38 dari 52 kabupaten/kota terdampak bencana Sumatera sudah normal.

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera ini mengatakan, pemulihan pascabencana secara umum di Sumatera sudah mencapai 73 persen.

"Kalau fungsional, kalau berdasarkan jumlah daerah, saya bilang daerah tuh berdasarkan aspeknya daerah ya, kabupaten/kota. Dari 52 kabupaten/kota yang sudah normal 38. Berarti itu 73 persen daerah," kata Tito saat ditemui di kediamannya Kawasan Senayan, Jakarta, Senin (23/3/2026).

Baca juga: 5 Desa Hilang Akibat Bencana Sumatera, Warganya Akan Direlokasi

Namun, ia mengatakan angka persentase pemulihan pascabencana berbeda-beda tergantung sektornya.

Di sektor infrastruktur jalan, Tito menyebut 100 persen jalan nasional sudah berfungsi meski ada sebagian yang masih belum permanen.

Meski masih ada jalan yang belum permanen, menurutnya, jalan nasional di tiga provinsi Sumatera sudah bisa dilalui kendaraan kecil hingga sedang.

"Jalan nasional 100 persen, jalan daerah 95 persen fungsional. Jembatan nasional 100 persen, jembatan daerah 67 persen," ucap dia.

Baca juga: Ini Cara Satgas PRR Bikin Faskes di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera Pulih dengan Cepat

Sektor fasilitas kesehatan, lanjut Tito, mayoritasnya sudah beroperasi semua.

Kemudian, kantor pemerintah daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota, hingga kecamatan juga hampir semuanya sudah pulih.

Hanya masih ada tiga kantor desa di Aceh Tengah, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang perlu atensi khusus.

"Untuk yang di Aceh ya, cuma ada desa, beberapa kantor desa di daerah Aceh Tengah, Aceh Utara, sama Aceh Tamiang. Kantor desa yang rusak, hancur, ada beberapa," lanjutnya.

Baca juga: Prabowo Puji Kerja Keras Jajarannya Tangani Pemulihan Bencana Sumatera

Selanjutnya, SPBU sudah beroperasi normal di tiga provinsi Sumatera. Kemudian, internet dan gas elpiji juga sudah hampir normal.

"Listrik semua jalan, kecuali Aceh Tengah ada lima desa di sini, tapi mereka dapat genset karena memang longsor habis, mau dibangun tiang juga nggak bisa, nggak bisa, longsor habis dan sungainya lebar," lanjut Tito.

Rincian per Provinsi

Dalam kesempatan itu, Tito juga memaparkan data sebaran daerah yang sudah normal, mendekati normal, dan perlu atensi khusus.

Di Aceh, menurutnya, ada 18 dari 23 kabupaten/kota yang terdampak bencana. Namun, 10 di antaranya sudah normal.

Ia menyebut masih ada satu daerah yang mendekati normal, yaitu Kabupaten Bener Meriah.

Baca juga: Polri Sebut Jalur Mudik Terdampak Bencana Sumatera Sudah Bisa Dilalui

Kemudian, tujuh daerah di Aceh perlu atensi khusus yaitu Kabupaten Bireun, Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Utara, Gayo Lues, Aceh Tamiang, dan Pidie Jaya.

"Nah itu ya, kita punya data detail di mana," imbuh Tito.

Di Sumatera Utara, ada 18 dari 23 daerah terdampak bencana. Sebanyak 15 di antaranya sudah normal.

Mantan Kapolri ini menjelaskan, ada satu daerah juga sudah mendekati normal yaitu Tapanuli Selatan.

"Nah kalau yang atensi bagi saya adalah Tapteng (Tapanuli Tengah), itu fokus berat saya di sana sama Taput (Tapanuli Utara) ya karena persoalan-persoalan," ucap Tito.

Baca juga: Presiden Wakafkan 70.000 Al Quran kepada Masyarakat Terdampak Bencana Sumatera

Sementara di Sumatera Barat, ada 16 dari 19 daerah terdampak bencana. Namun, 13 di antaranya sudah normal.

"Normal 13. Yang mendekati normal yaitu Tanah Datar," ucap dia

Dia menyebut, dua daerah Sumatera Barat juga perlu atensi khusus, yaitu Agam dan Padang Pariaman

"Yang sudah normal itu adalah 38 dari 52, 73 persen. Mendekati normal 6 persen. Saya enggak mengatakan enggak normal tapi kami akan fokus kekuatan di 11 (daerah perlu atensi khusus) ini 21 persen," jelas Tito.

Tag:  #mendagri #tito #dari #daerah #terdampak #bencana #sumatera #sudah #normal

KOMENTAR