42 Persen Pemudik Belum Pulang ke Jakarta
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho saat memantau arus lalu lintas di Command Center KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, Sabtu (21/3/2026).(Dokumentasi Korlantas Polri.)
08:14
26 Maret 2026

42 Persen Pemudik Belum Pulang ke Jakarta

- Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat sekitar 42 persen pemudik Lebaran 2026 belum kembali ke Jakarta meskipun puncak arus balik pertama telah terlewati.

"Kalau kita lihat dari proyeksinya, masih 42 persen yang belum masuk ke Jakarta. Ini masih kita kelola," kata Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, dalam keterangannya, Kamis (26/3/2026).

Oleh sebab itu, lanjut Agus, polisi terus bertugas menghadapi potensi lonjakan arus balik tahap kedua dalam beberapa hari ke depan.

Agus mengatakan, sisa pemudik tersebut masih tersebar di berbagai daerah dan melakukan aktivitas silaturahmi maupun wisata di kampung halaman.

Baca juga: Polri: Semua Anggota Masih di Lapangan Antisipasi Arus Balik Kedua

"Oleh sebab itu kami semuanya masih berada di lapangan untuk mengamankan duta-duta arus balik yang saat ini masih aglomerasi kegiatan di kampung halaman yang dimungkinkan nanti pada tanggal 29 itu ada puncak balik yang kedua. Ini kita sudah siap," ungkap dia.

Agus menuturkan, pengamanan tetap difokuskan pada sejumlah titik krusial, mulai dari jalan arteri, jalan tol, hingga kawasan wisata dan simpul transportasi.

Di jalur arteri, kepadatan masih terjadi di sejumlah wilayah aglomerasi seperti Bandung, Bali, dan Malang Raya, akibat tingginya mobilitas lokal masyarakat.

Sementara di jalan tol, berdasarkan proyeksi, sekitar 3,5 juta kendaraan keluar dari Jakarta saat arus mudik, sedangkan yang kembali diperkirakan mencapai 3,4 juta unit.

“Arus mudik sudah berlalu,alhamdulillahmemang cukup padat tetapi kita semuanya stakeholder atas kendali dari Bapak Kapolri bisa mengelola arus mudik dengan baik," ungkap dia.

Untuk menghadapi arus balik tahap kedua, Polri telah menyiapkan berbagai skenario rekayasa lalu lintas yang bersifat fleksibel, termasuk kemungkinan pemberlakuan kembali sistem satu arah (one way).

Baca juga: Puncak Arus Balik Pertama Usai, Polri Siap untuk Tahap Kedua

Agus menuturkan, penerapan one way akan mempertimbangkan parameter jumlah kendaraan di gerbang tol, khususnya di Kalikangkung.

“Kalau memang nanti parameter di Gate Tol Kalikangkung itu sudah hampir 4.000 (kendaraan), kami juga mungkin akan melakukan One Way. Tetapi kalau masih di bawah 3.800, 2.500, kita masih bisa menggunakan jalur yang arah Jakarta dan arah ke Trans Jawa," ujar dia.

Selain itu, Korlantas juga mengoptimalkan pemanfaatan tol fungsional di berbagai daerah, seperti Japek Selatan di Jawa Barat hingga Bocimi di Sukabumi, guna mengurangi beban lalu lintas di jalur utama.

Baca juga: Kehangatan Didit di Momen Lebaran: Safari ke Keluarga Mantan Presiden

Meski Operasi Ketupat telah ditutup, Polri memastikan pengamanan tetap dilakukan secara maksimal melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).

"Kepolisian Negara Republik Indonesia masih melakukan kegiatan-kegiatan rutin yang ditingkatkan, jadi istilahnya KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan). Jadi semua anggota masih berada di lapangan untuk mengantisipasi harkamtibmas termasuk juga arus balik yang kedua," tutur dia.

Tag:  #persen #pemudik #belum #pulang #jakarta

KOMENTAR