Seskab Teddy Ungkap Alasan Prabowo Gelar Pasar Murah: Ingin Berbagi Kebahagiaan
- Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkap alasan Presiden RI Prabowo Subianto menggelar acara Pasar Murah di halaman Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (28/3/2026).
Menurut dia, Presiden ingin berbagi kebahagiaan di momentum Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Untuk apa? Jadi, Bapak Presiden ingin, ya berbagi kebahagiaanlah. Ada warga-warga dari daerah belikan anaknya baju ya kan, baju Lebaran, sepatu, tas, perlengkapan sekolah, alat ibadah dan sebagainya," ucap Teddy, usai meninjau Pasar Murah di Monas, pada Sabtu malam.
Teddy juga mengungkap inisiatif kegiatan Pasar Murah berawal saat Kepala Negara melihat tingginya antusiasme masyarakat yang datang saat halalbihalal di Istana, Jakarta.
Baca juga: Istana Gelar Pasar Murah di Monas, Ada Kupon Sembako-Makanan Gratis
Oleh karenanya, Presiden RI menginstruksikan jajarannya menggelar pasar murah yang juga diisi hiburan dan permainan bagi anak-anak.
"Tapi, antusiasme masyarakat yang hadir di istana melebihi yang kita perkirakan. Nah, kemudian Bapak Presiden ingin membuat nuansa kegembiraan Lebaran ini masih terasa," ujar dia.
"Nah, sehingga mungkin untuk pertama kalinya ya, pertama kalinya setelah Lebaran, di sini, di Monas, di lapangan besar ini, dibuatlah acara seperti ini gitu ya," lanjut Teddy.
Oleh karenanya, Istana kembali menggelar Pasar Murah agar semua masyarakat bisa merayakan Lebaran bersama.
Di acara Pasar Murah ini, pemerintah membagikan kupon kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kupon dibagikan lewat lurah serta ketua RT dan RW.
Secara perinci, ia menjelaskan, satu kupon berisi nominal Rp 500.000 dengan rincian Rp 300.000 dapat ditukar dengan sembako dan Rp 200.000 bisa ditukar dengan barang dagangan UMKM.
Nantinya, kupon-kupon yang dibagikan dapat ditukarkan dengan barang, termasuk sembako serta dagangan UMKM.
Baca juga: Momen Teddy Keliling di Pasar Murah Monas, Minta Maaf Ada Antrean
Sebab, UMKM di sekitar Jakarta dilibatkan untuk mengisi acara Pasar Murah ini.
"Tadi ada kita berikan kupon, 100.000 kupon. Satu kupon itu Rp500.000. Jadi ada untuk sembako, ada juga untuk barang. Barangnya apa? Nah, sekalian juga untuk menghidupkan UMKM-UMKM, pedagang-pedagang," ucap dia.
Selain itu, juga ada kurang lebih 1.000 pedagang kaki lima serta lebih dari 300.000 porsi makanan dan minuman disiapkan untuk masyarakat.
"Jadi, datang ke sini bisa makan semuanya, ada hiburan, kemudian bisa membelikan sanak keluarganya barang-barang kecil-kecil," imbuh Teddy.
Teddy berharap kegiatan ini dapat membawa lebih banyak kebahagiaan kepada masyarakat di momen Lebaran.
"Jadi, ini untuk pertama kalinya ada acara seperti ini. Jadi Bapak Presiden tadi sekali lagi saya sampaikan, ingin kegembiraan nuansa Lebaran dapat dirasakan oleh masyarakat sebanyak mungkin," kata dia lagi.
Baca juga: Pertemuan Prabowo dan Ray Dalio di Istana Bahas Penguatan Peran Danantara
Dari laporan yang diperolehnya, setidaknya ada 200.000 orang yang datang ke Pasar Murah.
Meski persiapan kegiatan Pasar Murah ini cukup singkat, namun ia menyebut semuanya berjalan lancar.
Dia juga meminta maaf jika memang ada warga yang harus mengantre saat menukar kupon.
Sebab, antusiasme publik dalam kegiatan ini sangat tinggi.
Lebih lanjut, ia menyebut kegiatan ini kemungkinan akan digelar secara rutin.
"Ini pertama kali, tentunya kita pasti Bapak Presiden ingin yang terbaik ya pasti akan rutin gitu ya," ucap dia.
Tag: #seskab #teddy #ungkap #alasan #prabowo #gelar #pasar #murah #ingin #berbagi #kebahagiaan