PLBN Motaain Hadirkan Pasar Murah dan Samsat Keliling, Masyarakat Perbatasan Sambut Antusias
Operasi Pasar Murah di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Selasa (31/3/2026).(Dok. BNPP)
10:14
2 April 2026

PLBN Motaain Hadirkan Pasar Murah dan Samsat Keliling, Masyarakat Perbatasan Sambut Antusias

- Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain yang dikelola Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menghadirkan Operasi Pasar Murah dan layanan Samsat Keliling untuk mendukung stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus memudahkan akses pelayanan publik bagi masyarakat perbatasan di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (31/3/2026).

Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias sejak pagi hari dan menjadi wujud nyata kehadiran negara di beranda terdepan.

Dalam Operasi Pasar Murah yang bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belu itu, PLBN Motaain menyalurkan beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan lima kilogram (kg) dengan harga terjangkau Rp 60.000 per sak.

Total beras yang didistribusikan mencapai 5 ton atau setara 1.000 sak dan seluruhnya habis terjual kepada masyarakat.

Baca juga: Hadapi El Nino Godzilla, Amran Sebut Stok Beras Cukup 15 Bulan

Selain pemenuhan kebutuhan pangan, PLBN Motaain juga menghadirkan layanan Samsat Keliling hasil kolaborasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Samsat Kabupaten Belu.

Layanan tersebut meliputi pembayaran pajak kendaraan bermotor tahunan, perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), pengurusan balik nama kendaraan, hingga konsultasi administrasi kendaraan bermotor.

Kehadiran layanan terpadu itu dinilai efektif memangkas jarak dan waktu tempuh masyarakat perbatasan untuk mengakses layanan publik.

Dari hasil pelayanan Samsat Keliling, tercatat penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp 4.176.086 yang berasal dari pembayaran satu unit sepeda motor, satu unit kendaraan roda empat jenis pick up, dan satu unit kendaraan minibus.

Baca juga: Penerimaan Pajak Melonjak 30 Persen di Awal 2026, PPN Jadi Motor Utama

Kepala PLBN Motaain Maria Fatima Rika menegaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat perbatasan melalui sinergi lintas sektor. 

“Kegiatan Operasi Pasar Murah dan Samsat Keliling merupakan bentuk konkret kehadiran negara di kawasan perbatasan. Kami ingin memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta pelayanan administrasi kendaraan yang cepat, mudah, dan dekat,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (2/4/2026)

Maria menambahkan, kolaborasi antarlembaga akan terus diperkuat agar pelayanan publik di perbatasan semakin inklusif dan berkelanjutan.

Menurutnya, pendekatan pelayanan jemput bola seperti ini efektif meningkatkan akses sekaligus kepercayaan masyarakat terhadap layanan pemerintah.

Baca juga: Percepatan Kepemilikan KTP, Dukcapil Jemput Bola hingga Daerah 3T

Tag:  #plbn #motaain #hadirkan #pasar #murah #samsat #keliling #masyarakat #perbatasan #sambut #antusias

KOMENTAR