Kronologi Wisatawan Tewas Setelah Digulung Ombak di Pantai Madasari Pangandaran
Seorang wisatawan asal Kabupaten Garut, Siti Atika (58), meninggal dunia setelah terseret dan digulung ombak besar di Pantai Madasari, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Jumat (15/5/2026).
Peristiwa nahas itu terjadi di kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona bahaya dan dilarang untuk berenang.
Plt Kasi Humas Polres Pangandaran, Aiptu Yusdiana, membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan bahwa jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga.
Baca juga: Sedang Foto-foto, Wisatawan Garut Tewas Terseret Ombak Madasari Pangandaran
Awal kejadian: Cuma foto di pinggir pantai
Insiden bermula sekitar pukul 07.00 WIB saat korban dan keluarganya bermain serta berswafoto di area bibir pantai Madasari.
Meski sudah terdapat rambu larangan, rombongan berada cukup dekat dengan garis air.
Pantai Madasari memang dikenal memiliki gelombang kuat dan banyak batu karang besar, sehingga kawasan tertentu dikategorikan sebagai zona larangan untuk aktivitas berenang maupun berada terlalu dekat dengan ombak.
Wisatawan tiba-tiba diterjang ombak besar
Tanpa disadari, sebuah ombak tinggi tiba-tiba datang menyapu area tempat korban berdiri. Dalam hitungan detik, Siti Atika terseret ombak ke tengah laut.
“Korban terbawa arus ke tengah. Ketika ada arus balik, barulah keluarga dan anggota Karang Taruna bisa memberikan pertolongan,” jelas Aiptu Yusdiana.
Setelah berhasil ditarik ke daratan, korban segera dievakuasi menuju puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis. Namun kondisi korban telah sangat kritis. Di tengah perjalanan menuju fasilitas kesehatan, korban dinyatakan meninggal dunia.
Baca juga: Bandung–Pangandaran Jadi Prioritas Awal Rencana Reaktivasi Jalur Kereta di Jawa Barat
Menurut keterangan pihak kepolisian, terdapat luka benturan pada pipi kanan korban yang diduga akibat hantaman ombak dan terbentur batu karang besar yang banyak terdapat di kawasan pantai tersebut.
“Di perjalanan meninggal dunia. Kondisi korban mengalami lecet dan benturan di pipi sebelah kanan,” ujar Yusdiana.
Peringatan Kepolisian: Madasari 100 persen zona dilarang berenang
Polres Pangandaran kembali mengimbau wisatawan agar selalu mematuhi rambu-rambu keselamatan yang telah dipasang.
Pantai Madasari secara resmi merupakan kawasan berbahaya dan 100 persen dilarang untuk berenang akibat karakteristik ombak dan batu karang yang ekstrem.
Baca juga: Reaktivasi Rel Banjar Pangandaran di Jawa Barat Butuh Rp 3,2 Triliun
“Kami mengimbau wisatawan untuk memperhatikan rambu-rambu. Daerah Madasari adalah zona larangan, sudah dipasang papan peringatan, dan tidak boleh ada yang berenang,” tegas Yusdiana.
Tag: #kronologi #wisatawan #tewas #setelah #digulung #ombak #pantai #madasari #pangandaran