WNA Rusia Jadi Tersangka Penyelundupan 202 Reptil Dilindungi
- Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Wilayah Kalimantan kembali menggagalkan upaya penyelundupan 202 reptil ke luar negeri yang diduga dilakukan oleh warga negara asing (WNA) asal Rusia.
Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Dirjen Gakkum) Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Dwi Januanto Nugroho, mengatakan penindakan tegas melalui Gakkum merupakan bagian dari strategi nasional dalam memperkuat perlindungan satwa dilindungi.
“Penegakan hukum menjadi instrumen penting untuk memberikan efek jera sekaligus memutus rantai perdagangan ilegal yang semakin kompleks,” ujar Dwi Januanto dalam keterangannya, Jumat (3/4/2026).
Baca juga: 26.000 Burung Dominasi Penyelundupan Satwa di Lampung
Adapun kasus ini bermula dari upaya penyelundupan 202 reptil ke Dubai melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Reptil-reptil yang diselundupkan tersebut terdiri dari 1 sanca bodo, 89 ular ball python, 104 iguana hidup, dan 8 iguana mati. Usai pengecekan, seluruh reptil tanpa dokumen sah.
WNA Rusia jadi tersangka
Dalam kasus ini, satu warga negara asing (WNA) Rusia berinisial OS ditetapkan sebagai tersangka.
Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Jabalnusra kini telah melimpahkan OS beserta barang bukti ke Kejaksaan.
Baca juga: Curi Motor di Bali, WNA Rusia Segera Diadili
OS dijerat tindak pidana konservasi dengan ancaman penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak kategori VI.
Modus operandi yang digunakan menunjukkan adanya jaringan perdagangan satwa liar lintas negara yang terorganisir dan terus berupaya memanfaatkan celah pengawasan.
Sementara selain penindakan, pemerintah juga terus mendorong upaya konservasi melalui perlindungan habitat, pengawasan peredaran satwa, serta kerja sama lintas sektor dan internasional.
Pemerintah berharap pendekatan ini mampu menjaga populasi satwa liar dan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia.
Tag: #rusia #jadi #tersangka #penyelundupan #reptil #dilindungi