Puan Minta Pemerintah Beri Penjelasan Kenapa Harga BBM Nonsubsidi Naik
Ketua DPR Puan Maharani mendesak pemerintah untuk memberikan penjelasan kenapa harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi tiba-tiba dinaikkan.
Hanya saja, melihat situasi geopolitik yang semakin tidak menentu, Puan memahami pemerintah harus bisa memitigasi kesiapan terkait dengan harga BBM.
"Dengan sudah adanya kenaikan, adanya kenaikan harga BBM non-subsidi, tentu saja harus ada keadilan. Dan diberikan penjelasan, kenapa harga tersebut naik dan sampai kapan? Dan apakah harga tersebut akan terus naik, ataukah tidak? Dan evaluasi ini tentu saja harus disampaikan secara berkala," ujar Puan dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Puan mengatakan, DPR meminta kepada pemerintah untuk memitigasi segala hal yang mungkin yang akan terjadi terkait BBM.
Baca juga: Puan Tegaskan RUU Pemilu Tak Dibahas Diam-diam, Komunikasi Politik Tetap Berjalan
Sebab, kata dia, rakyat juga belum mengetahui mengenai nasib situasi geopolitik yang terjadi, apakah perang akan berlanjut atau setop.
"Namun sebagai negara yang walaupun tidak secara langsung terimbas, kita harus siap mengantisipasi dan memitigasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi," imbuhnya.
Diketahui, harga BBM nonsubsidi naik per 18 April 2026.
Warga pun kaget ketika melihat kenaikan harga yang tergolong meningkat tajam ini.
Sebagai informasi, Pertamax Turbo kini dibanderol Rp 19.400 per liter, naik Rp 6.300 dari sebelumnya Rp 13.100 per liter.
Baca juga: Harga BBM Nonsubsidi Disesuaikan, Pemerintah Jaga Harga dan Daya Beli Masyarakat
Kenaikan lebih tinggi terjadi pada Dexlite yang kini mencapai Rp 23.600 per liter, atau melonjak Rp 9.400 dari harga sebelumnya Rp 14.200 per liter.
Sementara itu, Pertamina Dex juga mengalami kenaikan sebesar Rp 9.400, dari Rp 14.500 menjadi Rp 23.900 per liter.
Di sisi lain, harga Pertamax tetap berada di angka Rp 12.300 per liter, dan Pertamax Green 95 masih dijual Rp 12.900 per liter.
Tag: #puan #minta #pemerintah #beri #penjelasan #kenapa #harga #nonsubsidi #naik