Purnawirawan Jenderal Beri Masukan ke Menhan soal Izin Lintas Udara AS
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (ketujuh kanan) menyampaikan sambutan saat kegiatan Silaturahmi bersama Purnawirawan TNI di Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta, Jumat (24/4/2026). Pertemuan bersama para purnawirawan TNI itu membahas terkait isu strategis pertahanan nasional, tata kelola negara, dan program pemerintah. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/sgd(SULTHONY HASANUDDIN)
13:46
24 April 2026

Purnawirawan Jenderal Beri Masukan ke Menhan soal Izin Lintas Udara AS

Sejumlah jenderal purnawirawan TNI disebut memberikan masukan kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin terkait usulan izin lintas udara (overflight clearance) yang diajukan Amerika Serikat (AS) untuk melintas di langit Indonesia.

Masukan tersebut disampaikan dalam pertemuan Menhan dengan para jenderal purnawirawan TNI di Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jakarta, Jumat (24/4/2026).

“Ini merupakan salah satu forum dari bagian dari masukan-masukan yang diterima. Purnawirawan tentunya punya pertimbangan, punya analisis yang sangat baik,” ujar Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait di Kemenhan, Jakarta, Jumat.

“Sehingga nanti mungkin akan juga dibahas dengan kementerian dan instansi terkait, dengan DPR, terkait dengan Letter of Intent tersebut,” ujar dia melanjutkan.

Baca juga: Menhan Bahas Pertemuan dengan AS hingga Pasukan Perdamaian Saat Kumpulkan Purnawirawan

Rico menjelaskan, Letter of Intent (LoI) atau surat pernyataan terkait overflight clearance merupakan usulan dari pihak AS dan saat ini masih dalam tahap kajian internal pemerintah Indonesia.

Selain itu, Sjafrie juga menjelaskan pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) yang sedang digenjot Kemenhan.

Rico menyebutkan, program tersebut menjadi bagian dari rencana pembangunan kekuatan TNI ke depan.

Pemerintah menargetkan pembangunan 150 Batalyon Teritorial Pembangunan setiap tahun.

Baca juga: Menhan Kumpulkan Jenderal Purnawirawan TNI untuk Bahas Strategi Pertahanan

Sementara, isu kapal perang AS USS Miguel Keith yang terdeteksi melintas di perairan timur Belawan, Selat Malaka, tidak dibahas dalam pertemuan.

Rico mengatakan, kapal tersebut melintas di jalur internasional ALKI yang menjamin kebebasan pelayaran, sehingga tidak terjadi pelanggaran.

Rico mengatakan, pertemuan juga membahas pasukan perdamaian TNI di Lebanon serta perkembangan geopolitik yang berdampak pada Selat Hormuz.

Ia mengeklaim, sebagian besar purnawirawan merespons positif penjelasan dari Menhan dan Panglima TNI, khususnya terkait pengembangan kekuatan ke depan.

Menurut Rico, forum ini membuat para purnawirawan tetap mengikuti perkembangan meski sudah tidak aktif di TNI maupun Kemhan.

Ia menegaskan, seluruh masukan yang diterima akan menjadi bahan evaluasi bagi Kemhan dan Mabes TNI dalam merumuskan kebijakan pertahanan negara.

Sjafrie kumpulkan purnawirawan TNI

Diberitakan sebelumnya, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan sejumlah jenderal purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kementerian Pertahanan (Kemhan) pada Jumat (24/4/2026).

Para tamu hadir satu per satu, turun dari kendaraan, lalu masuk ke Aula Bhinneka Tunggal Ika untuk mengikuti pertemuan yang berlangsung secara tertutup.

Sejumlah purnawirawan yang hadir berasal dari tiga matra TNI.

Baca juga: Panglima TNI Turut Hadiri Pertemuan Menhan dan Para Jenderal Purnawirawan

Dari TNI Angkatan Darat antara lain hadir Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, Jenderal TNI (Purn) Andika Muhammad Perkasa, Jenderal TNI (Purn) Agustadi Sasongko, dan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman.

Ada juga Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago, Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri, Letjen TNI (Purn) Valentinus Suhartono Suratman, Letjen TNI (Purn) Fadillah, serta Letjen TNI (Purn) Bambang Darmono.

Dari TNI Angkatan Laut, tampak hadir Laksamana TNI (Purn) Agus Suhartono, Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono, Laksamana TNI (Purn) Siwi Sukma Adji, Laksamana TNI (Purn) Marsetio, Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi, serta Letjen TNI (Purn) Mar Muhammad Alfan Baharudin.

Baca juga: Siapa Saja yang Hadir di Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Purnawirawan TNI?

Sementara dari TNI Angkatan Udara, hadir Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto, Marsekal TNI (Purn) Imam Sufaat, Marsekal TNI (Purn) Ida Bagus Putu Dunia, Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna, Marsdya TNI (Purn) Imran Baidirus, serta Marsdya TNI (Purn) Hadiyan Sumintaatmadja.

Selain itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana Muhammad Ali, KSAU Marsekal Tonny Harjono, serta pejabat Kemhan lainnya turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Tag:  #purnawirawan #jenderal #beri #masukan #menhan #soal #izin #lintas #udara

KOMENTAR