Gus Ipul Pastikan Seluruh Korban Tragedi Kereta Api di Bekasi Timur Dapat Bantuan
- Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan bahwa Kemensos bakal memberikan bantuan kepada seluruh korban tragedi Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur.
Gus Ipul menuturkan, kebutuhan setiap korban berbeda-beda, maka itu Kemensos bakal melakukan asesmen atau pendataan terlebih dahulu.
"Secara keseluruhan. Jadi secara keseluruhan ada 81 yang luka-luka dan yang wafat 16. Semuanya akan kita lakukan asesmen dan akan kita berikan dukungan program sesuai dengan kebutuhan masing-masing," ujar Gus Ipul usai mengunjungi rumah keluarga Nuryati (62), korban tewas dari tragedi KA-KRL, di Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/226).
Baca juga: Mensos Gus Ipul Kunjungi Keluarga Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Untuk keluarga Nuryati, kata Gus Ipul, anak-anak korban menyampaikan bahwa mereka akan meneruskan usaha kecil yang selama ini dijalankan oleh sang ibu.
"Saya sendiri ketemu dengan para putra-putrinya yang beliau secara terbuka menyampaikan bagaimana ke depan. Saya tanya gitu, jawabannya Insya Allah warisan almarhum berupa usaha kecil-kecilan ini akan dilanjutkan," ucapnya.
Nantinya, Gus Ipul akan bicara lebih lanjut terkait apa saja yang diperlukan keluarga Nuryati untuk melanjutkan usaha korban ini.
"Almarhumah punya warung kecil-kecilan ya yang ini menghidupi keluarga almarhumah selama ini. Ini yang akan diteruskan oleh putra-putrinya dan kita akan berikan dukungan," imbuhnya.
Baca juga: KSP Dudung Jenguk Korban Tabrakan Kereta di Bekasi, Angkat Bicara soal Pelintasan Sebidang Liar
Gus Ipul janji, pemerintah tidak akan meninggalkan keluarga korban sendirian tanpa adanya pendampingan dan dukungan.
"Di samping tentu ada asuransi ya dari Jasa Raharja, tapi dari Kemensos tentu berupa bantuan-bantuan yang ada di kami berupa bansos, santunan, dan terpenting program pemberdayaan," jelas dia.
Baca juga: Anggota DPR Kritik Usul Ubah Posisi Gerbong Perempuan di KRL: Tak Kurangi Risiko Tabrakan
Sebelumnya, tabrakan terjadi antara KRL jurusan Cikarang nomor PLB 5568A dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi sekitar pukul 20.52 WIB pada Senin malam.
Peristiwa itu terjadi di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920.
Akibat kejadian tersebut, sebanyak 16 penumpang KRL dilaporkan meninggal dunia hingga Rabu pagi, berdasarkan data terbaru.
Para korban saat ini dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan di Bekasi. Sementara itu, sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat dari kecelakaan tersebut.
Tag: #ipul #pastikan #seluruh #korban #tragedi #kereta #bekasi #timur #dapat #bantuan