Haji 2026, Bus Shalawat Siap Layani Jemaah 24 Jam, 452 Armada Disiagakan
Ilustrasi jemaah haji Indonesia. Pemerintah memastikan layanan transportasi bagi jemaah haji Indonesia berjalan optimal melalui penyediaan Bus Shalawat yang beroperasi selama 24 jam penuh di Makkah.(Media Center Haji 2026)
13:10
3 Mei 2026

Haji 2026, Bus Shalawat Siap Layani Jemaah 24 Jam, 452 Armada Disiagakan

- Pemerintah memastikan layanan transportasi bagi jemaah haji Indonesia berjalan optimal melalui penyediaan Bus Shalawat yang beroperasi selama 24 jam penuh di Makkah.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, mengatakan layanan ini disiapkan untuk menjamin kenyamanan dan kemudahan jemaah dalam beribadah, khususnya saat menuju dan kembali dari Masjidil Haram.

“Demi memastikan jemaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman selama berada di Makkah, kami menyediakan fasilitas transportasi Bus Shalawat,” ujar Maria dalam jumpa pers penyelenggaraan haji, Minggu (3/5/2026).

Baca juga: Kemenhaj: 7 Jemaah Haji Wafat, Mayoritas Akibat Serangan Jantung dan Pneumonia

Bus Shalawat akan melayani mobilitas jemaah Indonesia dari hotel menuju Masjidil Haram dan sebaliknya melalui tiga titik pemberhentian utama, yakni Terminal Jabal Ka'bah, Terminal Syib Amir, dan Terminal Ajyad.

Dari terminal tersebut, jemaah dapat melanjutkan perjalanan menuju Masjidil Haram.

Sebanyak 452 armada bus disiapkan untuk beroperasi non-stop.

Di antaranya, terdapat 52 unit bus hidrolik yang dirancang ramah bagi jemaah lansia dan penyandang disabilitas.

Baca juga: Jemaah Haji Khusus Mulai Tiba di Madinah, Operasional Haji 2026 Berjalan Lancar

Selain itu, layanan ini mencakup 21 rute yang dibedakan berdasarkan kode warna dan nomor.

Setiap jemaah telah dibekali kartu panduan rute Bus Shalawat guna mempermudah perjalanan selama di Makkah.

“Petugas haji juga siap mendampingi jemaah kapan pun saat mengalami kesulitan. Jadi jangan ragu untuk bertanya,” kata Maria.

Baca juga: Ultimatum Pemerintah kepada Jemaah Haji Ilegal

Operasional Bus Shalawat dimulai sejak kedatangan jemaah pertama di Makkah pada 30 April 2026 hingga kepulangan jemaah ke Tanah Air.

Sistem transportasi ini juga disesuaikan dengan lokasi pemondokan jemaah, seperti Misfalah, Jarwal, Raudhah, Syisyah, dan Aziziyah.

Masing-masing wilayah memiliki terminal tujuan berbeda guna menghindari penumpukan penumpang.

Baca juga: 3 Jemaah Haji Mulai Pulih dan Diantarkan ke Makkah Naik Ambulans KKHI

Adapun pembagian terminal meliputi wilayah Syisyah dan Raudhah menuju Terminal Syib Amir, Misfalah menuju Terminal Ajyad, serta Jarwal dan Aziziyah menuju Terminal Jabal Ka'bah.

Pemerintah berharap layanan ini dapat dimanfaatkan secara tertib oleh seluruh jemaah sehingga ibadah dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan.

Tag:  #haji #2026 #shalawat #siap #layani #jemaah #armada #disiagakan

KOMENTAR