Gus Ipul: Lokasi Muktamar Ke-35 PBNU Pertimbangkan Kesiapan Infrastruktur
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, lokasi Muktamar Ke-35 PBNU akan ditentukan dari kesiapan infrastruktur.
"Pertama tentu yang jadi ukuran adalah kesiapan infrastruktur," katanya dalam acara Gaspol Kompas.com, Kamis (7/5/2026).
Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ini mengatakan, infrastruktur menjadi penting lantaran peserta yang hadir bisa mencapai 3.000-5.000 peserta.
Baca juga: Blak-blakan Perebutan Tambang di PBNU, Gus Ipul: Bukan Aset Pribadi Tapi Milik Jamiyah
"Belum lagi partisipan-partisipan," katanya.
Pertimbangan kedua adalah jangkauan dan akses ke lokasi yang cukup mudah agar tidak menyulitkan para peserta yang hadir dari berbagai daerah.
Pertimbangan ini juga didasarkan dari waktu pelaksanaan yang kurang dari tiga bulan.
Baca juga: Blak-blakan Perebutan Tambang di PBNU, Gus Ipul: Bukan Aset Pribadi Tapi Milik Jamiyah
Karena berdasarkan rapat gabungan, Gus Ipul menyebut Muktamar Ke-35 sudah disepakati digelar pada Agustus 2025.
Menurut pengalaman sebelumnya, Gus Ipul mengatakan persiapan selama dua bulan sudah cukup untuk menggelar Muktamar.
Sedangkan untuk opsi lokasi, Gus Ipul mengatakan sudah ada beberapa daerah yang mengusulkan menjadi tuan rumah.
Baca juga: Jelang Muktamar, Gus Ipul Bicara Kriteria yang Cocok Jadi Ketua Umum PBNU
"Ada NTB, ada juga Sumatera Barat, ada Jakarta, dan ada juga di Jawa Timur," ucapnya.
Dengan adanya usulan ini, Gus Ipul menyebut lokasi akan ditentukan dalam rapat dan menyesuaikan dua kriteria yang disebutkan sebelumnya.
Tag: #ipul #lokasi #muktamar #pbnu #pertimbangkan #kesiapan #infrastruktur