321 WNA Ditangkap di Markas Judol Hayam Wuruk, Terbanyak dari Vietnam
Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya menggerebek sebuah gedung di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, yang dijadikan sarang judi online internasional. (Dok. Polda Metro Jaya)
16:38
9 Mei 2026

321 WNA Ditangkap di Markas Judol Hayam Wuruk, Terbanyak dari Vietnam

- Warga negara Vietnam menjadi kelompok terbanyak yang ditangkap dalam penggerebekan markas judi online (judol) jaringan internasional di Hayam Wuruk, Jakarta Barat.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Wira Satya Triputra mengatakan, dari total 321 warga negara asing (WNA) yang diamankan, sebanyak 228 orang berasal dari Vietnam.

Baca juga: Ratusan WNA di Hayam Wuruk Ditangkap Saat Operasikan 75 Situs Judol

Selain itu, polisi juga menangkap 57 warga negara China, 13 warga Myanmar, 11 warga Laos, lima warga Thailand, serta masing-masing tiga warga Malaysia dan Kamboja.

"Para pelaku kami tangkap dalam keadaan tertangkap tangan. Dalam arti, para pelaku sedang melakukan operasional ataupun kegiatan daripada judi online," kata Wira dalam jumpa pers, Sabtu (9/5/2026).

Menurut Wira, para WNA tersebut diduga menjalankan aktivitas judi online secara terstruktur dengan memanfaatkan jaringan digital lintas negara.

Baca juga: Sindikat Judol Hayam Wuruk Gunakan 75 Domain, Pakai Kombinasi Karakter agar Tak Diblokir

Dalam penggerebekan itu, penyidik turut menyita sejumlah barang bukti berupa brankas, paspor, telepon genggam, laptop, komputer, dan uang tunai dalam berbagai mata uang asing.

Dari hasil pemeriksaan sementara, penyidik menemukan 75 domain dan situs web yang diduga digunakan untuk operasional judi onlineDomain tersebut menggunakan kombinasi karakter dan variasi nama tertentu untuk menghindari pemblokiran.

Wira mengatakan, pengusutan kasus ini dilakukan bersama Kementerian Imigrasi untuk mendalami kemungkinan adanya tindak pidana lain.

Saat ini, penyidik masih memeriksa para pelaku dan menganalisis barang bukti elektronik melalui digital forensik. Polisi juga menelusuri aliran dana, server, serta IP address jaringan komunikasi yang digunakan dalam operasional judi online tersebut.

Selain itu, polisi memburu pihak yang diduga menjadi sponsor kedatangan para WNA ke Indonesia.

Baca juga: 321 WNA Tertangkap Operasikan Jaringan Judol, 275 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka

"Kemudian hal yang sangat penting kita juga akan melakukan koordinasi dengan para stakeholder terkait, dalam hal ini dengan PPATK, kemudian dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, ini untuk tujuan nantinya pengembangan lebih lanjut," katanya. 

Tag:  #ditangkap #markas #judol #hayam #wuruk #terbanyak #dari #vietnam

KOMENTAR