Hadir Perdana di Rapur, Prabowo Dinilai Ingin Dapatkan Dukungan 8 Fraksi di DPR
- Pengamat komunikasi politik, M Jamiluddin Ritonga menilai, kehadiran perdana Presiden Prabowo Subianto dalam rapat paripurna penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 merupakan upaya mendapatkan dukungan delapan fraksi di parlemen.
Khususnya dukungan di tengah kondisi melemahnya nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir.
"Presiden Prabowo Subianto ingin mendapat dukungan dari delapan fraksi di DPR di tengah melemahnya rupiah," ujar Jamiluddin, Kamis (21/5/2026).
Baca juga: Respons Pidato Prabowo, Demokrat: 2027 Ada Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Luar Biasa
Ia menjelaskan, dukungan politis itu diperlukan Prabowo agar masyarakat yakin dengan kepemimpinannya.
Selain masyarakat, ia menilai bahwa Prabowo juga ingin mendapatkan dukungan dari pasar dari tujuannya datang ke rapat paripurna DPR.
"Kehadirannya di Senayan itu juga ingin menunjukkan ke masyarakat bahwa kebijakan ekonominya mendapat dukungan penuh DPR RI," ujar Jamiluddin.
"Mempertontonkan dukungan ini juga diperlukan Prabowo agar hal yang sama juga nantinya mendapat dukungan dari masyarakat," sambungnya.
Baca juga: Pidato Prabowo di DPR Dinilai Jadi Simbol Kebangkitan Modern demi Jaga Kekayaan Alam
Dalam kesempatan tersebut, ia menilai bahwa Prabowo juga ingin memaparkan program-programnya yang bertujuan mensejahterakan rakyat.
"Untuk itu, Prabowo mempertontonkan kebijakannya yang pro rakyat. Ini semua dimaksudkannya untuk mensejahterakan rakyat, terutama rakyat yang belum beruntung," ujar Jamiluddin.
Ketua DPR RI Puan Maharani bersama Presiden RI Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026)
Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR
Sebelumnya, Prabowo merasa perlu hadir langsung di rapat paripurna DPR untuk menyampaikan pokok pikiran perekonomian dan pengelolaan negara kepada DPR di tengah situasi ekonomi global terkini.
"Karena kondisi yang kita hadapi seperti ini, saya berpendapat bahwa presiden RI harus hadir langsung menyampaikan pokok pikiran perekonomian dan pengelolaan negara," ujar Prabowo dalam pidatonya di Rapat Paripurna DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Prabowo mengaku sengaja meminta waktu untuk berdiri di hadapan para wakil rakyat.
Baca juga: Prabowo: Kerugian Ekspor Curang 34 Tahun Capai Rp 15.400 Triliun
Ia akan menyampaikan sendiri arah kebijakan ekonomi dan fiskal negara Indonesia dalam penyusunan rancangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara (APBN) tahun 2027.
"Kita sekarang sebagai bangsa menghadapi tantangan geopolitik dan geoekonomi yang penuh dengan konflik, ketegangan, dan ketidakpastian," kata Prabowo.
"Peperangan terjadi di banyak tempat, bahkan di Eropa, di Timur Tengah, di kawasan yang walaupun jauh dari kita, tetapi ternyata memiliki dampak dan pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan kita," sambungnya.
Tag: #hadir #perdana #rapur #prabowo #dinilai #ingin #dapatkan #dukungan #fraksi