Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM), Zainal Arifin Mochtar alias Uceng. (Suara.com/Hiskia)
16:12
30 Mei 2026

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM), Zainal Arifin Mochtar, menilai keputusan Mama Sinta melaporkan pihak-pihak yang terlibat dalam publikasi film dokumenter Pesta Babi harus dihormati sebagai hak setiap warga negara.

Menurutnya, siapapun tidak boleh mempersoalkan langkah hukum yang ditempuh Mama Sinta. Meski kasus tersebut memunculkan perdebatan di ruang publik.

Uceng sapaan akrabnya mengatakan, hak pribadi Mama Sinta untuk menentukan sikap atas penggunaan dirinya dalam film dokumenter tersebut perlu dihormati oleh semua pihak, termasuk pembuat film.

"Saya kira siapapun harus dihormati ya. Jadi dia punya keinginan, dia punya hak yang harus dihormati siapapun termasuk menurut saya oleh Mas Dandhy Cs yang kemudian membuat film itu," kata Uceng ditemui di sela-sela forum Konferensi Republik di Gadjah Mada University Club, Yogyakarta, Sabtu (30/5/2026).

Kendati demikian, Uceng melihat terdapat sejumlah pertanyaan yang muncul di balik keputusan Mama Sinta melapor ke polisi.

Salah satunya terkait perubahan sikap yang ditunjukkan Mama Sinta dibandingkan dengan berbagai kesempatan sebelumnya yang beredar di publik.

"Satu, mungkin menarik untuk berpikir kenapa terjadi perubahan dari Mama Sinta itu karena di berbagai kesempatan lainnya kelihatannya beliau sangat menggebu-gebu ya," ujarnya.

Menurut dosen di Fakultas Hukum UGM ini, sejumlah kegiatan yang sempat beredar di media sosial menunjukkan Mama Sinta sebelumnya tampak vokal dan bersemangat menyuarakan berbagai persoalan.

Oleh sebab itu, perubahan sikap yang terjadi saat ini menjadi hal yang wajar untuk dipertanyakan oleh publik.

Film Pesta Babi. (Instagram/watchdoc_insta)Film Pesta Babi. (Instagram/watchdoc_insta)

Selain itu, Uceng menilai publik belum pula mengetahui secara utuh kondisi yang dihadapi Mama Sinta hingga akhirnya mengambil langkah hukum.

Ia mengingatkan bahwa berbagai kemungkinan dapat saja terjadi. Termasuk dalam hal ini adanya pengaruh dari pihak-pihak tertentu.

"Yang kedua kita juga tidak tahu apa yang terjadi pada beliau ya, karena sangat mungkin biasanya negara apalagi aparat itu bekerja untuk mencoba mempengaruhi dan lain-lain sebagainya lah gitu ya," tuturnya.

Meski mengemukakan sejumlah pertanyaan tersebut, disampaikan Uceng bahwa hak Mama Sinta tetap harus menjadi pertimbangan utama.

Ia meminta publik tidak merespons laporan tersebut dengan kemarahan ataupun serangan terhadap pihak yang melapor.

"Nah kita enggak tahu, makanya tapi secara hak saya kira kita semua paham bahwa itu adalah haknya beliau dan siapapun enggak boleh marah dengan hak itu," tegasnya.

Editor: Dwi Bowo Raharjo

Tag:  #guru #besar #cium #perubahan #sikap #yang #biasa #usai #mama #sinta #lapor #polisi #soal #pesta #babi

KOMENTAR