Jelang PSG vs Arsenal, Winterburn Bahas Soal Bola Mati The Gunners
- Eks pemain Arsenal, Nigel Winterburn menyebut bahwa tim asuhan Mikel Arteta bisa menggunakan taktik bola mati kala menghadapi Paris Saint-Germain di final Liga Champions.
Arsenal berpeluang mendapatkan trofi Liga Champions pertama sepanjang sejarah klub jika berhasil mengalahkan Paris Saint Germain dalam laga final musim 2025-2026.
Laga final Liga Champions PSG vs Arsenal akan digelar di Arena Puskas, Budapest pada hari Sabtu (30/5/2026) pukul 23.00 WIB.
PSG, lawan Arsenal merupakan juara bertahan Liga Champions dan sudah menghadapi beberapa lawan berat di fase gugur musim 2025-2026.
Mulai dari dua klub Liga Inggris, yaitu Chelsea (16 besar) dan Liverpool (perempat final) hingga raksasa Bundesliga Jerman, Bayern Muenchen (Semifinal) mampu dikalahkan oleh Les Parisiens.
Baca juga: PSG Vs Arsenal: Demi Trofi Liga Champions Perdana, Arteta Siapkan 3 Kunci
Sementara, Arsenal datang ke babak final Liga Champions dengan memegang rekor tanpa kalah sejak fase liga hingga babak semifinal.
Namun, The Gunners justru tak diunggulkan di babak final Liga Champions dan beberapa pihak lebih memilih PSG akan jadi juara.
Taktik Bola Mati Bisa Diandalkan Arsenal
Menilik hal ini, mantan bek kiri Arsenal, Nigel Winterburn yang membela klub sejak 1987 hingga 2000 berujar bahwa Mikel Arteta berpeluang membawa klub menjadi juara Liga Champions untuk pertama kalinya.
Winterburn, yang sempat membela Timnas Inggris mulai 1989 hingga 1993 menyebut bahwa Arsenal punya keunggulan dalam memenangi duel dan memanfaatkan peluang dari bola mati.
“Sekarang mereka telah memenangkan Liga Inggris, beban berat telah terangkat dari pundak mereka dan Anda dapat melihatnya dalam perayaan mereka," ujarnya.
Baca juga: Final Liga Champions PSG Vs Arsenal Kickoff 23.00 WIB: Cek Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming
"Jadi mereka datang ke pertandingan Sabtu ini dengan sangat santai, tetapi sangat fokus untuk memenangkan Liga Champions."
“Mereka pasti bisa melakukannya dan ya, bola mati adalah ancaman, jadi mengapa tidak memenangkannya dengan bola mati, tetapi serius, itu bukan taktik terpenting."
"Mereka harus meredam serangan PSG terlebih dahulu, kemudian merebut bola kembali lebih awal untuk menciptakan peluang mereka sendiri dan kemudian klinis di lini depan," imbuh Winterburn.
Kai Havertz menyundul bola untuk mencetak gol pembuka dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Arsenal vs Burnley di Stadion Emirates di London pada 18 Mei 2026. (Foto oleh Glyn KIRK / AFP)
Arsenal Bisa Menangkan Liga Champions Tanpa Kalah
Winterburn mengungkapkan bahwa rekor tanpa kalah sangat berkaitan dengan sejarah The Gunners dan pernah dilakukan di Liga Inggris, tepatnya pada musim 2003-2004.
Namun, selepas memenangi gelar tersebut, Arsenal kemudian harus menunggu 22 tahun hingga merengkuh trofi Liga Inggris di musim 2025-2026.
Baca juga: Siaran Langsung PSG Vs Arsenal di Final Liga Champions 2025-2026
Menurut Winterburn, jika Arsenal bisa meraih gelar Liga Champions 2025-2026 tanpa tersentuh kekalahan, maka raihan mereka akan setara dengan tiga gelar semusim yang diraih oleh Manchester United (1998-1999) dan Manchester City (2022-2023)
“Dalam sejarah klub, tim ini pasti berada di posisi teratas bersama The Invincibles," ujar Winterburn.
"Saya pikir tim ini bisa terus maju dan memenangkan lebih banyak gelar, lebih banyak trofi besar, dan mencapai lebih banyak final Liga Champions."
“Jadi untuk saat ini, The Invincibles berada di posisi teratas, tetapi tim ini sangat dekat untuk melampaui mereka."
"Melihat era Premier League, ada treble Manchester United, treble Manchester City, apa yang dilakukan tim ini pasti setara dengan mereka," imbuhnya.
Tag: #jelang #arsenal #winterburn #bahas #soal #bola #mati #gunners