Kata Pengamat soal Masa Depan Layvin Kurzawa di Persib Bandung
Mantan bintang Paris Saint Germain (PSG) saat membela Persib Bandung di fase 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026 melawan Ratchaburi FC (Thailand). (KOMPAS.com/ADIL NURSALAM)
22:03
30 Mei 2026

Kata Pengamat soal Masa Depan Layvin Kurzawa di Persib Bandung

-  Persib Bandung menghadapi perubahan setelah menutup musim 2025-2026 dengan gelar juara Liga Indonesia.

Klub asal Jawa Barat itu juga ditinggal pelatih Bojan Hodak usai kompetisi berakhir.

Selain perubahan di kursi pelatih, beberapa pemain Persib juga memasuki akhir kontrak.

Federico Barba, Frans Putros, Sergio Castel, dan Layvin Kurzawa termasuk pemain yang masa kerjanya bakal selesai pada akhir musim.

Situasi tersebut memunculkan pembahasan mengenai komposisi skuad Persib untuk musim berikutnya, terutama untuk menghadapi kompetisi Asia.

Pengamat sepak bola Ibam Hariri ikut memberikan pandangannya terkait masa depan Layvin Kurzawa di Persib.

Baca juga: Sanksi FIFA untuk Persib Terjadi di Momen yang Tepat

Klub Indonesia Harus Lebih Selektif

Ibam menilai klub Indonesia perlu lebih selektif saat merekrut pemain dengan status mantan bintang Eropa atau eks pemain dunia.

“Sebenarnya saya selalu punya pandangan tersendiri terhadap eks pemain dunia yang tampil di Liga Indonesia,” ujar Ibam Hariri kepada Kompas.com, Sabtu (30/5/2026).

Menurut Ibam, beberapa pemain dengan nama besar sering datang ke Indonesia saat kondisi fisik mereka sudah menurun dibanding masa terbaiknya.

Ibam mengaku lebih menyukai pendekatan scouting pemain dengan nilai dan kondisi fisik yang masih bagus dibanding merekrut nama besar semata.

Ibam Hariri Soroti Rekrutmen Pemain Asing

Ia mencontohkan sejumlah pemain asing di Liga Indonesia seperti Ciro Alves, Hugo Gomes, hingga Mariano Peralta. 

Menurutnya, pemain dengan profil seperti itu lebih cocok untuk kebutuhan klub.

“Justru saya sebenarnya lebih condong kepada tim yang bisa memilih pemain, bisa melakukan scouting pemain dengan value yang bagus,” kata Ibam.

Ia juga membandingkan perekrutan pemain dengan status besar seperti Layvin Kurzawa, Michael Essien, dan Didier Zokora saat bermain di Indonesia.

Baca juga: Pengamat Soal Sanksi FIFA untuk Persib, Masalah Daisuke Sato Seperti Bom Waktu

Poster pengenalan legenda Paris Saint-Germain (PSG) Layvin Kurzawa resmi gabung Persib Bandung.Dokumentasi Persib Ofisial Poster pengenalan legenda Paris Saint-Germain (PSG) Layvin Kurzawa resmi gabung Persib Bandung.

Ibam menilai klub tetap bisa mendatangkan pemain berstatus world class, namun harus memperhatikan usia, kondisi fisik, dan riwayat cedera pemain tersebut.

“Kalaupun memang ada pemain yang titelnya world class ataupun pemain dunia, ya cari di usia yang memang masih fit dan kondisinya tidak memiliki catatan cedera yang rumit,” tegas Ibam.

Ia kemudian mencontohkan Peter Odemwingie saat bergabung dengan Madura United sebagai perekrutan yang dinilai lebih realistis.

Baca juga: Respons Manajemen Persib soal Larangan Registrasi Pemain dari FIFA

Layvin Kurzawa Dinilai Cukup Semusim di Persib

Ibam Hariri menilai target Persib di kompetisi Asia musim depan membutuhkan pemain dengan kondisi lebih siap.

Manajemen Persib sebelumnya disebut ingin melampaui pencapaian musim lalu setelah berhasil mencapai babak 16 besar di level Asia.

Menurut Ibam, kebutuhan tim tidak hanya soal kualitas teknik dan mental bertanding, tetapi juga kesiapan fisik pemain sepanjang musim.

“Artinya memang secara kondisi fisik harus benar-benar dalam kondisi yang optimal,” ujar Ibam.

Karena alasan tersebut, ia merasa masa Layvin Kurzawa bersama Persib sebaiknya berakhir pada musim ini.

“Maka dari itu, kalau menurut saya pribadi, Layvin Kurzawa cukup sampai di sini saja. Karena hasil peralihannya ke pemain lain sudah cukup untuk memberikan tiga gelar juara bagi Persib.”

“Untuk musim ke depan, Layvin Kurzawa cukup sampai di sini saja kalau dari saya,” pungkas Ibam.

Tag:  #kata #pengamat #soal #masa #depan #layvin #kurzawa #persib #bandung

KOMENTAR