Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Akan Lakukan Efisiensi Anggaran
Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).(KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)
18:34
4 Juni 2026

Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Akan Lakukan Efisiensi Anggaran

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang menyatakan bahwa dia akan mengefisiensi anggaran usai ditunjuk sebagai pimpinan lembaga pelaksana program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.

“Pada hari ini, kami unsur pimpinan telah memulai konsolidasi internal BGN. Hal utama yang telah kami bahas dan kami siapkan rencana kerjanya adalah menuju pada efisiensi anggaran,” kata Nanik dalam jumpa pers di BGN, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).

Menurut Nanik, efisiensi menjadi langkah pertama yang dilakukan BGN agar program tetap berjalan meski anggaran telah dipangkas.

“Kami concern hal pertama yang kami lakukan adalah untuk melakukan efisiensi anggaran, sehingga meskipun sekarang sudah dipotong Rp 2 (triliun), tinggal Rp 268 (triliun), kami berharap masih bisa menurunkan lagi, namun tidak mengurangi sasaran,” tegas dia.

Baca juga: Ditunjuk Prabowo Jadi Kepala BGN, Nanik: Mohon Koreksi kalau Kami Salah

Untuk mencapai target tersebut, BGN menyiapkan sejumlah langkah.

Pertama, melakukan refocusing atau penataan ulang penerima manfaat program.

Kedua, memberlakukan moratorium pembangunan dapur baru.

Selain itu, BGN akan membenahi dapur-dapur yang sudah beroperasi agar memenuhi standar penyediaan makanan bergizi, termasuk melalui perbaikan fasilitas dan pelatihan sumber daya manusia.

“Artinya, bila dapur itu tidak sesuai, tentu kami akan lakukan suspend,” jelas dia.

BGN juga akan mencari skema alternatif untuk menjalankan program MBG di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) agar pelaksanaannya tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Nah, itulah yang sore hari ini kami konsolidasikan. Jadi kami fokus kepada efisiensi anggaran,” ucap dia.

Baca juga: Perkenalkan Diri sebagai Kepala BGN, Nanik S Deyang: Saya Sarjana Biologi

Ia menambahkan, BGN akan lebih sering menyampaikan perkembangan program kepada publik melalui konferensi pers berkala.

Menurut dia, pertemuan serupa kemungkinan kembali digelar pekan depan dengan tema yang berbeda.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Selasa, (2/6/2026).

Sebagai penggantinya, Presiden menunjuk Nanik S Deyang, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.

Pergantian kepemimpinan ini disampaikan secara langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, di Istana Negara.

Selain Kepala BGN, Presiden juga merombak dua posisi Wakil Kepala BGN yang sebelumnya diisi oleh Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

Baca juga: Waka BGN Agustina Arumsari Ditugaskan Awasi MBG dengan Super Ketat

Sebagai Wakil Kepala yang baru, ditunjuklah Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

Satu hari setelah pencopotan, Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026).

Penggeledahan disebut mulai beberapa jam saja seusai Dadan Hindayana dicopot dari jabatannya sebagai Kepala BGN beserta dua Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya.

Penggeledahan di kantor penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini berlangsung kurang lebih selama 15 jam sejak dimulai pada pukul 02.00 WIB dini hari.

Kini, Dadan, Sony, dan Lodewyk, telah ditetapkan dan ditahan atas kasus dugaan penyimpangan tata kelola program Makan Gizi Gratis (MBG).

Tag:  #jadi #kepala #nanik #deyang #akan #lakukan #efisiensi #anggaran

KOMENTAR