Mendagri Tito Tegaskan Penilaian Apresiasi Pemda Berprestasi Dilakukan secara Objektif
Mendagri Tito dalam ajang Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali di Hotel Marriott Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (4/6/2026).(Dok. Kemendagri)
11:46
5 Juni 2026

Mendagri Tito Tegaskan Penilaian Apresiasi Pemda Berprestasi Dilakukan secara Objektif

- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa penilaian dalam Apresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Berprestasi 2026 dilakukan secara objektif berdasarkan data dan indikator kinerja yang terukur.

Penilaian tersebut mencakup sejumlah aspek, antara lain penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting, creative financing, pengendalian inflasi daerah, serta penurunan tingkat pengangguran.

“Tim yang menilai betul-betul saya awasi. Saya menyatakan bahwa inilah kredibilitas Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Harus kami jaga. Kalau tidak, akan kehilangan marwah kalau misalnya diatur-atur,” ujar Tito dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (5/6/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Tito kepada awak media usai menghadiri Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali di Hotel Marriott Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (4/6/2026).

Baca juga: Pacu Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

Ia menyampaikan bahwa proses penilaian menggunakan data kuantitatif yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Data tersebut bersumber dari berbagai indikator yang menjadi perhatian pemerintah, seperti tingkat kemiskinan, pengangguran, stunting, dan inflasi. Khusus untuk inflasi, perkembangan datanya dipantau dan diperbarui secara berkala setiap pekan.

Lebih lanjut, Tito menjelaskan bahwa pelaksanaan Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 dibagi ke dalam enam regional.

Skema tersebut diterapkan agar kompetisi berlangsung lebih proporsional sekaligus memberikan kesempatan yang setara bagi daerah untuk bersaing sesuai karakteristik dan kapasitas masing-masing.

Baca juga: Mendagri Jelaskan Alasan Apresiasi Pemda Dibuat Regional

Selain menghadiri Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali, Tito juga mengikuti sejumlah agenda strategis lain di Yogyakarta, antara lain program Perumahan Rakyat dan Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Regional Jawa-Bali.

Menurutnya, berbagai agenda tersebut saling berkaitan karena memiliki tujuan yang selaras, yakni mendorong kesejahteraan masyarakat dan menjaga stabilitas nasional.

“Masalah perumahan ini berhubungan langsung, berbanding lurus dengan kemiskinan, pengangguran, kemiskinan ekstrem. Akar masalah utamanya di rumah. (Manfaat) program ini besar sekali. Kemudian, Rapat Forkopimda oleh Menko Polkam untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan,” jelas Tito.

Ia menuturkan, rangkaian Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 akan terus berlanjut di berbagai wilayah, termasuk regional Papua.

Baca juga: Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Regional Sulawesi Perebutkan 4 Kategori Penghargaan

Melalui kegiatan tersebut, Tito berharap pemda dapat terus meningkatkan kinerja serta menghadirkan berbagai inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Sekaligus acara ini untuk memberikan message kepada publik bahwa terlepas tadi ada beberapa kepala daerah yang mungkin menghadapi masalah hukum, (tetapi) cukup banyak kepala daerah yang peduli kepada rakyatnya, berprestasi, bisa menangani kemiskinan, pengangguran, kemudian inflasi,” tegasnya.

Tag:  #mendagri #tito #tegaskan #penilaian #apresiasi #pemda #berprestasi #dilakukan #secara #objektif

KOMENTAR