Tips Memilih Menu Sarapan Demi Menjaga Kadar Kolesterol
Setiap daerah dan rumah tangga biasanya memiliki menu sarapan khas masing-masing, misalnya bubur ayam, nasi kuning, atau lontong sayur.
Namun, ternyata menurut ahli, pilihan menu di pagi hari perlu dipikirkan juga dengan baik, karena dapat memengaruhi kadar kolesterol dalam darah.
Menu sarapan yang perlu diperhatikan dan diwaspadai adalah menu yang mengandung lemak jenuh tinggi dan rendah serat, sebab jika dikonsumsi rutin dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Selain itu, apa saja kah yang perlu diperhatikan? Simak selengkapnya berikut ini.
Baca juga: Tak Hanya Protein, Lemak Juga Wajib Ada dalam Menu MPASI Bayi
Tips Memilih Menu Sarapan Demi Menjaga Kadar Kolesterol
Menu sarapan yang perlu diwaspadai
Menurut ahli gizi Paloma Vega dikutip dari Eating Well, menu sarapan yang perlu diperhatikan adalah menu sarapan dengan kandungan lemak jenuh, misalnya sosis dan makanan ultra-proses lainnya.
"Lemak jenuh dapat mengurangi kemampuan hati untuk mengeluarkan kolesterol LDL dari aliran darah dengan menurunkan aktivitas reseptor LDL. Akibatnya, kadar kolesterol dapat meningkat seiring waktu," kata Paloma.
Kolesterol LDL atau low-density lipoprotein yang disebutkan oleh Paloma dikenal juga sebagai kolesterol jahat yang berpengaruh buruk terhadap kesehatan jika kadarnya di atas batas normal.
Dalam satu porsi sosis goreng seberat 100 gram, terkandung sekitar 9 gram lemak jenuh. Jumlah tersebut sudah mendekati batas harian yang direkomendasikan untuk menjaga kesehatan jantung.
Baca juga: Tak Perlu Olahraga Berat, Ini Zona Detak Jantung yang Efektif Membakar Lemak
Menu sarapan yang direkomendasikan untuk menjaga kolesterol
IlustrasiJika ingin memperbaiki kadar kolesterol, para ahli menyarankan untuk memperbanyak makanan yang kaya serat larut dan lemak tak jenuh.
Salah satu menu yang paling sering direkomendasikan adalah oatmeal. Menurut ahli gizi kardiovaskular Lena Beal kepada Today, serat larut bekerja seperti "perekat" yang membantu menangkap kolesterol di saluran pencernaan dan membuangnya dari tubuh.
"Saya menyebutnya 'serat lengket' karena serat larut menangkap kolesterol di usus dan membantu tubuh membuangnya," ujar Lena.
Baca juga: Mengapa Lemak Perut Sulit Hilang? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Oat mengandung beta-glukan, sejenis serat larut yang telah lama dikaitkan dengan penurunan kadar kolesterol LDL. Untuk meningkatkan manfaatnya, oatmeal dapat dipadukan dengan buah-buahan, biji chia, flaxseed, atau kacang-kacangan.
Pilihan lain yang direkomendasikan adalah roti gandum utuh dengan alpukat. Menurut ahli gizi Collin Popp dilansir dari Today, kombinasi roti gandum dan alpukat menghadirkan kombinasi serat, lemak tak jenuh, dan sterol tumbuhan yang dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap sehat.
Selain itu, greek yogurt rendah lemak tanpa tambahan gula juga bisa jadi pilihan. Selain kaya protein, makanan ini mengandung probiotik yang berpotensi mendukung kesehatan usus sekaligus membantu memperbaiki profil kolesterol.
Baca juga: Mengapa Olahraga Sebelum Berbuka Lebih Efektif Membakar Lemak
Lalu, telur juga disarankan untuk dikonsumsi, tetapi konsumsi telur akan lebih ramah bagi kesehatan jantung jika disajikan bersama sayuran, roti gandum utuh, atau sumber protein sehat lainnya. Bukan dengan sosis atau makanan ultra-proses sejenis.
"American Heart Association menyimpulkan bahwa individu sehat dapat mengonsumsi satu butir telur utuh setiap hari sebagai bagian dari pola makan sehat," kata ahli gizi Patricia Kolesa, dikutip dari Eating Well.
Prinsip yang sama dapat diterapkan ke menu sarapan lokal. Contohnya, bubur ayam tanpa kerupuk berlebihan dan tanpa tambahan kulit ayam dapat menjadi pilihan yang lebih ringan dibanding sarapan berbasis daging olahan. Bubur juga bisa dilengkapi telur rebus atau irisan ayam tanpa lemak sebagai sumber protein.
Pilihan lain adalah lontong sayur dengan porsi santan yang tidak berlebihan serta tambahan sayuran yang lebih banyak. Semakin banyak serat dari sayur yang dikonsumsi, semakin baik pula untuk membantu menjaga kadar kolesterol.
Kemudian, bagi yang terbiasa sarapan praktis di rumah, kombinasi roti gandum, telur, buah, dan segelas susu rendah lemak juga bisa dijadikan sebagai alternatif.
Baca juga: Cara Hilangkan Lemak Viseral dengan Rutin Jalan Kaki
Tag: #tips #memilih #menu #sarapan #demi #menjaga #kadar #kolesterol