Trump Ingin Pemerintah AS Punya Kepemilikan di Perusahaan AI
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berjalan menaiki pesawat kepresidenan di Bandara Morristown, Negara Bagian New Jersey, 22 Mei 2026.(AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)
18:40
6 Juni 2026

Trump Ingin Pemerintah AS Punya Kepemilikan di Perusahaan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana bertemu sejumlah pemimpin perusahaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence, AI, terbesar di AS.

Pertemuan tersebut akan membahas peluang pemerintah AS mengambil kepemilikan finansial di perusahaan AI.

Trump menyampaikan rencana itu saat berbicara di pesawat kepresidenan Air Force One.

Ia mengatakan, investasi pemerintah di perusahaan AI bertujuan untuk "menciptakan hampir seperti kemitraan dengan masyarakat Amerika".

Baca juga: Wall Street Berguncang, Saham Chip AI Rontok dan Nasdaq Anjlok 4 Persen

Trump berharap pertemuan dengan para pemimpin perusahaan AI besar berlangsung di Gedung Putih pekan depan.

Trump tidak menyebut nama perusahaan tertentu.

Namun, sejumlah perusahaan AI terbesar di AS saat ini mencakup Google, Microsoft, OpenAI, SpaceX, dan Anthropic.

SpaceX dan Anthropic diperkirakan melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering, IPO, dalam beberapa pekan mendatang.

Juru bicara Microsoft menolak berkomentar.

Perwakilan Google, OpenAI, SpaceX, dan Anthropic belum merespons permintaan komentar.

Trump membandingkan rencana investasi di perusahaan AI dengan investasi pemerintah AS di Intel pada tahun lalu.

Saat itu, pemerintah AS mengambil 10 persen saham di perusahaan pembuat chip komputer tersebut.

Trump mengklaim pemerintah AS telah menghasilkan uang dari investasi di Intel.

Baca juga: Kemenekraf Susun Kebijakan AI untuk Mendukung Industri Kreatif

Selain memberi keuntungan finansial, sebagian investasi pemerintah di perusahaan AI disebut bertujuan memperbaiki pandangan masyarakat AS terhadap teknologi tersebut.

Sikap publik terhadap AI semakin negatif seiring kekhawatiran atas dampaknya terhadap pekerjaan, keamanan, dan kehidupan sehari-hari.

"Kita sedang membicarakannya," kata Trump, merujuk pada percakapan dengan para pemimpin AI, "di mana rakyat Amerika dapat memperoleh manfaat dari keberhasilan AI, rakyat Amerika akan lebih menyukainya".

Altman bertemu Sanders

Chief Executive Officer atau CEO OpenAI Sam Altman pekan ini berkunjung ke Washington DC. Ia bertemu dengan Senator Bernie Sanders.

Sanders sebelumnya mengatakan ingin mengusulkan pembentukan dana kekayaan negara.

Melalui skema tersebut, AS akan mengambil 50 persen saham di perusahaan AI.

Saat ditanya mengenai rencana Sanders, Trump menegaskan ia telah mempertimbangkan investasi pemerintah AS di perusahaan AI selama setahun.

Namun, Trump tidak menolak gagasan senator tersebut.

"Dalam hal ekonomi, kita memiliki hal-hal yang tidak terlalu jauh berbeda," kata Trump.

Perwakilan Sanders belum merespons permintaan komentar.

Relasi Anthropic dan pemerintah AS

CEO Anthropic Dario Amodei bertemu dengan pejabat senior Gedung Putih beberapa pekan lalu.

Pertemuan itu menjadi sinyal meredanya ketegangan antara Anthropic dan pemerintah AS.

Anthropic saat ini masih bersengketa hukum dengan Departemen Pertahanan AS.

Gugatan tersebut terkait penolakan Anthropic menerima persyaratan kontrak baru yang luas, sebelum perusahaan tersebut dikeluarkan dari operasi pemerintah.

Meski begitu, Anthropic pekan ini secara terbuka memuji perintah eksekutif Trump tentang AI.

Salah satu pendiri Anthropic, Jack Clark, juga mengatakan kepada Newsnight BBC pada Kamis jika perusahaannya terus berkomunikasi dengan pemerintah AS.

Anthropic "berbicara setiap hari dengan pemerintah AS dan kami menemukan cara untuk membantu keamanan nasional", kata Clark.

Tag:  #trump #ingin #pemerintah #punya #kepemilikan #perusahaan

KOMENTAR