Timnas Indonesia Menuju FIFA Series, Elkan Opsi Menarik John Herdman
- Penetapan 24 pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 bukan sekadar daftar nama.
Di balik itu, tersimpan arah baru yang tengah dibangun pelatih John Herdman. Pengamat sepak bola nasional Rizal Pahlevi melihat skuad ini sebagai cerminan rencana jangka menengah Timnas Indonesia.
Bukan hanya untuk dua pertandingan di akhir Maret, tetapi untuk menghadapi padatnya kalender sepanjang 2026.
“Nama-nama ini kemungkinan besar akan terus menjadi tulang punggung tim dalam satu tahun ke depan,” ujarnya kepada Kompas.com.
Menurutnya, pelatih asal Inggris itu tidak melakukan perubahan drastis. Mayoritas pemain yang dipanggil masih merupakan langganan timnas.
Hal ini dinilai penting untuk menjaga chemistry yang sudah terbentuk.
Baca juga: Meraba Kekuatan Timnas Saint Kitts and Nevis Jelang Hadapi Indonesia di FIFA Series 2026
Namun di sisi lain, beberapa pilihan tetap menghadirkan kejutan dan menandakan adanya ruang kompetisi yang sehat di dalam komposisi tim.
Kembalinya Elkan Baggott
Untuk posisi penjaga gawang, persaingan tetap menarik dengan hadirnya empat nama. Meski ada nama muda seperti Cahya Supriadi, tetapi dua penjaga senior diyakini masih menjadi pilihan utama.
"Tapi saya rasa masih menjadi milik dua pemain senior diposisi tersebut yaitu Marteen Paes dan Emil Audero. Pengalaman tetap jadi faktor penting di posisi ini,” ujar Rizal Pahlevi.
Lalu salah satu perhatian utama ada di sektor pertahanan dengan kembalinya Elkan Baggott. Kehadiran Elkan diharapkan menjadi angin segar bagi lini belakang Timnas Indonesia.
Baca juga: Timnas Indonesia Tatap FIFA Series, Pengamat Sebut Herdman Tak Punya Banyak Waktu
Rizal Pahlevi menilai kehadiran bek berkaki kiri milik Ipswich Town ini membawa nilai tersendiri. Ia bisa memberi dimensi tambahan, terutama dalam membangun serangan dari belakang.
“Memiliki kontribusi passing yang tentunya sangat baik dan dia pun sudah tau persis bermain di sistem Indonesia seperti apa."
"Jadi saya rasa Elkan akan menjadi opsi yang menarik dan itu menjadi tanda tanya apakah 3 pemain di area belakang atau justru 4 pemain dengan adanya Elkan," imbuhnya.
Lini Tengah Mencari Elemen Kreativitas Baru
Sementara itu absennya Thom Haye menghadirkan pekerjaan rumah John Herdman di lini tengah. Perannya sebagai pengatur tempo dan distributor bola harus segera diisi oleh pemain lain.
Baca juga: Saint Kitts and Nevis Rilis Skuad untuk Lawan Timnas Indonesia, Ada Pemain Liverpool
Rizal Pahlevi melihat peluang bagi Calvin Verdonk untuk mengambil peran tersebut. Meski dikenal sebagai bek kiri tapi Verdonk memiliki kemampuan distribusi yang baik baik kala bermain di posisi gelandang.
"Jadi saya rasa itu akan menjadi opsi tersendiri dan bisa memberikan kesempatan Calvin Verdonk," kata pengamat dari Jakarta itu.
Keberadaan Dean James juga membuka kemungkinan kombinasi baru. Sehingga kedua pemain tersebut berpotensi dimainkan bersama sejak awal laga, dengan Dean James berpeluang mengisi pos bek kiri.
"Sejak awal kita selalu berpikir siapa yang harus bermain untuk Indonesia sejak awal dengan kontribusi keduanya dan juga skema yang tepat menjadi awal yang baik untuk Indonesia," ujar Rizal Pahlevi.
Pemain Timnas U23 Indonesia Dony Tri Pamungkas berselebrasi dengan rekan satu tim usai mencetak gol pada laga persahabatan melawan India di Stadion Madya, Jakarta, Senin (13/10/2025).
Dony Tri Simbol Regenerasi
Selain itu di antara nama-nama yang dipanggil, Dony Tri Pamungkas menjadi salah satu yang mencerminkan proses regenerasi.
Dengan performa konsisten di level klub bersama Persija Jakarta di Super league 2025-2026, ia dinilai layak mendapat kesempatan lebih besar.
“Karena performanya bisa diibaratkan sudah mengetuk pintu untuk di timnas senior,” kata Rizal Pahlevi.
Kehadirannya bukan hanya sebagai pelengkap, tetapi juga sinyal bahwa timnas senior mulai membuka ruang bagi pemain muda yang siap bersaing.
Baca juga: Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Persija Sumbang Pemain Terbanyak
Tantangan di Lini Depan
Lini serang tidak perlu diragukan karena pemain yang dipanggil memiliki karakteristik sendiri. Cuma, Rizal Pahlevi menyimpan kekhawatiran.
Sebab, ia melihat minimnya menit bermain beberapa pemain depan Timnas Indonesia di klub masing-masing.
Ole Romeny, Mauro Zijlstra, dan Ragnar Oratmangoen belum mendapatkan waktu bermain yang cukup, bahkan tidak mencapai 500 menit musim ini.
"Jadi akan menjadi tantangan sendiri apakah pemain depan kita sudah mendapatkan match fitness 100% atau belum," kata Rizal Pahlevi.
Baca juga: John Herdman Pilih 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
Tetapi, ia tetap optimistis saat Timnas Indonesia menjalani laga pertama FIFA Series melawan St Kitss and Nevis, Jumat (27/3/2026). Laga itu bisa dimanfaatkan sebagai ajang pemanasan.
Menurutnya, di atas kertas Timnas Indonesia seharusnya bisa memenangkan pertandingan.
"Jadi kesempatan emas untuk pemain tersebut dan saya harap John Herdman mampu melakukan masa orientasinya dengan baik," pungkasnya.
Tag: #timnas #indonesia #menuju #fifa #series #elkan #opsi #menarik #john #herdman