Penegasan TVRI Terkait Tayangan Piala Dunia 2026 lewat YouTube
Chief Editor Siaran Piala Dunia TVRI, Usman Kansong, menegaskan bahwa tayangan Piala Dunia 2026 di kanal YouTube itu hanya diperkenankan di akun pemegang hak siar.
Khusus di Indonesia, pertandingan Piala Dunia 2026 yang akan tayang di kanal YouTube TVRI.
Sebelumnya, FIFA telah resmi menggandeng YouTube untuk menghadirkan pengalaman baru dalam menikmati Piala Dunia 2026.
Hal ini diumumkan langsung lewat laman resmi Inside FIFA, belum lama ini. Lewat kerja sama ini, YouTube ditunjuk sebagai “preferred platform” atau platform pilihan untuk mendistribusikan berbagai konten seputar turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Artinya, penggemar tidak hanya bisa menonton pertandingan resmi lewat siaran televisi, tetapi juga menikmati berbagai konten tambahan langsung di YouTube.
Trofi Piala Dunia FIFA dipajang saat acara drawing Piala Dunia FIFA 2026 di John F. Kennedy Center for the Performing Arts pada tanggal 5 Desember 2025 di Washington, DC.
10 Menit Awal Laga Tayang di YouTube
Mulai dari highlight panjang, video di balik layar, hingga konten eksklusif lainnya yang sebelumnya tidak banyak tersedia secara terbuka.
Baca juga: TVRI Hadirkan Piala Dunia 2026 Secara Gratis, Hiburan di Tengah Pemulihan Bencana Sumatera
Yang paling menarik, untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, mitra media diberi izin menayangkan 10 menit awal setiap pertandingan secara live di YouTube.
Menanggapi hal tersebut, Usman mengatakan bahwa pihaknya telah menanyakan langsung hal tersebut kepada FIFA saat mengikuti workshop di Singapura terkait mekanisme penyiaran.
Dia mengatakan semua hanya diperbolehkan tayang di akun resmi pemegang hak siar dan bukan di akun lainnya.
"Terkait dengan YouTube, jadi TVRI di tanggal 23 Maret itu, mengikuti workshop Piala Dunia di Singapura. Dan isu itu kami tanyakan langsung kepada FIFA."
"Kami mendapat jawaban bahwa yang dimaksud dengan live 10 menit pertama di YouTube dan juga mungkin TikTok, itu adalah di akun pemegang hak siar," kata Usman dalam konferensi pers di Kantor TVRI, Jakarta, Rabu (25/3/2026).
"Jadi di akunnya TVRI. Bukan di akun-akun yang lain," jelasnya.
Baca juga: Cara Menonton Siaran Langsung Piala Dunia 2026 di TVRI
Lebih lanjut, Usman mengatakan bahwa keputusan untuk memberikan keleluasaan tayangan lewat YouTube dikuasai sepenuhnya oleh pemegang hak siar.
"Nah, jadi nanti TVRI juga akan menimbang-nimbang, kalau itu dikira-kira berdampak positif atau berdampak negatif, kami pastinya berharap berdampak positif. Jadi bisa men-drive penonton, bisa men-drive iklan untuk kita akan menayangkan di akun YouTube TVRI," ucap Usman.
Siaran di Akun YouTube Pemegang Hak Siar
"Tapi kalau dirasa tidak, ya ini sifatnya terserah kepada pemegang hak siar. Jadi FIFA menyampaikan seperti itu."
"Jadi, perlu kami sampaikan yang sebenarnya bahwa bukan akses yang bebas YouTube-nya, tapi ditayangkan di akun pemegang hak siar. Artinya kalau di Indonesia ya TVRI," ungkapnya.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Dukung Siaran Gratis Piala Dunia 2026 di TVRI
Piala Dunia 2026 sendiri akan bergulir pada 11 Juni-19 Juli 2026.
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar dan terpanjang yang melibatkan 48 negara dan 104 pertandingan.
Turnamen sepak bola antarnegara paling bergengsi ini akan digelar di tiga kawasan, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Upacara pembukaan akan berlangsung di Mexico City. Sementara, partai final akan digelar di MetLife Stadium, Amerika Serikat.
Tag: #penegasan #tvri #terkait #tayangan #piala #dunia #2026 #lewat #youtube