Format Baru Piala Presiden 2026 akan Segera Dibahas
Ketum PSSI, Erick Thohir (kanan), dalam acara penutupan Piala Presiden 2025(KOMPAS.com/Pratama Yudha)
05:17
13 April 2026

Format Baru Piala Presiden 2026 akan Segera Dibahas

- Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa Piala Presiden 2026 berpotensi menggunakan tata cara berbeda dibandingkan dengan edisi-edisi sebelumnya.

Erick Thohir menjelaskan bahwa perubahan format tersebut tengah menjadi bahan diskusi dengan Maruarar Sirait, Ketua Steering Committee Piala Presiden 2025.

"Tadi Pak Ara  punya komitmen, dan untuk Piala Presiden yang kedelapan ini sedang kita godok lagi," saat ditemui wartawan usai penutupan Piala Presiden 2025 di Jakarta, Minggu (12/4/2026).

Menurutnya, penting bagi semua gubernur dan bupati untuk turut memberikan kontribusi agar semangat sepak bola tetap hidup dan berkembang.

"Mudah-mudahan dengan format ini juga nanti kita diskusikan lagi gitu," tambah Erick.

Baca juga: Erick Thohir soal Rencana Gelar Piala Presiden 2026: Sedang Digodok

Sejauh ini, tujuh edisi Piala Presiden telah diikuti oleh antara enam hingga 20 klub, yang berasal dari Liga 1, Liga 2, serta peserta dari luar negeri pada tahun sebelumnya.

Format yang diterapkan biasanya dimulai dengan babak grup di mana semua klub bertanding, kemudian juara dan runner-up grup melaju ke babak gugur mulai dari perempat final hingga final.

Piala Presiden 2025 merupakan edisi dengan jumlah peserta paling sedikit yakni enam tim.

Laga-laga berlangsung pada 6-13 Juli dan dimenangkan oleh klub Thailand, Port FC, setelah menaklukkan Oxford United di partai puncak.

Klub yang dibela pesepakbola Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Port FC menyabet gelar juara Piala Presiden 2025 usai di final mengalahkan Oxford United dengan skor 2-1 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (13/7/2025). KOMPAS.com/ADIL NURSALAM Klub yang dibela pesepakbola Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Port FC menyabet gelar juara Piala Presiden 2025 usai di final mengalahkan Oxford United dengan skor 2-1 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (13/7/2025).

Tak Akan Bergulir Juli

Erick juga menyebutkan kemungkinan bahwa Piala Presiden 2026 tidak akan diselenggarakan pada bulan Juli seperti tahun sebelumnya, sebab pada tahun ini ada jadwal Piala Dunia 2026.

"Belum tahu karena memang kompleksitas tahun ini kan ada kejuaraan Piala Dunia," katanya.

Selain itu, Erick menilai keikutsertaan dua klub asing, Oxford dan Port, dalam turnamen tahun lalu memberikan dampak positif.

"Mereka juga ada keinginan untuk kembali. Tapi kembali kita lagi lihat formulanya dulu, formatnya. Karena memang pembangunan tim nasional sudah terjadi, Liga 1, Liga 2 juga klub-klub besar sudah terjadi," jelasnya.

Baca juga: Piala Presiden 2025, Antara Hiburan dan Realita Kompetisi

Erick menambahkan bahwa saat ini sedang dipikirkan bagaimana agar klub-klub dari tingkat kabupaten, kota, serta provinsi dapat lebih berperan aktif.

"Ini yang perlu kita libatkan lagi. Tapi belum tuntas, nanti kasih waktu hari Kamis ya," ucapnya.

Sementara itu, Maruarar Sirait memberikan apresiasi atas komitmen PSSI dalam menyelenggarakan Piala Presiden dan menegaskan bahwa keberhasilan turnamen merupakan hasil sinergi berbagai pihak dalam ekosistem sepak bola nasional.

"Ingat, dalam sepak bola tidak ada superman, yang ada super tim. Yaitu klub, manajer, pemain, media, sponsor, regulator, pemerintah daerah, TNI, dan Polri yang membantu keamanan. Semua itu menjadi satu kesatuan ekosistem yang terkontrol," ujar Ara.

Tag:  #format #baru #piala #presiden #2026 #akan #segera #dibahas

KOMENTAR