Borneo FC vs Semen Padang, Gol dan Kebahagiaan Koldo Obieta Bermain di Segiri
- Di tengah tekanan perburuan gelar juara Super League 2025-2026, ada satu hal yang tetap menjadi bahan bakar utama Borneo FC yaitu kebahagiaan bermain.
Hal tersebut tercermin dari sosok Koldo Obieta, striker yang tidak hanya berbicara tentang gol, tetapi juga tentang rasa.
Obieta menunjukkan optimisme tenang, tanpa tekanan berlebihan meski situasi tangga klasemen sedang krusial jelang laga pekan ke-29 Super League melawan Semen Padang di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (25/4/2026) 15.30 WIB.
Baca juga: Pelatih Borneo FC Soroti Wasit di Akhir Musim Super League
“Seperti yang pelatih katakan, ini adalah pertandingan sangat penting bagi kami di kandang. Kami memiliki enam pertandingan tersisa dan akan terus berjuang untuk meraih posisi pertama," ujar pemain asal Spanyol itu.
"Di kandang, sejujurnya kami merasa sangat nyaman bersama para pendukung dan stadion kami sendiri. Kami akan memberikan maksimal untuk meraih tiga poin,” imbuhnya.
Lebih dari Sekadar Stadion, Tim di Atas Segalanya
Melawan Semen Padang di kandang sendiri bukan sekadar jadwal bertanding tetapi menjadi ruang emosional di mana setiap gol memiliki makna berbeda.
Baca juga: Jadwal Super League: Borneo FC Vs Semen Padang Jadi Penutup Pekan ke-29
“Ya, saya selalu termotivasi dan ingin mencetak gol tentunya, karena itu pada akhirnya membantu tim. Bermain di kandang sini sejujurnya saya sudah berhasil mencetak gol bagus di kandang melawan Persebaya," kata pemain berusia 32 tahun tersebut.
"Perasaan mencetak gol di kandang selalu lebih indah daripada di luar karena akhirnya perayaannya bersama orang-orang di tribun yang menjadi heboh,” sambungnya.
Namun, ia menekankan bahwa ambisi pribadi itu tidak pernah melampaui kepentingan tim.
Sebab, mentalitas kolektif menjadi kekuatan utama Borneo FC musim ini. Tidak ada ego menonjol, tidak ada obsesi individu yang mengalahkan tujuan bersama.
“Ya, dengan keinginan besar, tetapi pada akhirnya yang terpenting adalah menang. Jika saya tidak mencetak gol dan tim menang, saya akan tetap senang,” katanya lagi.
Pemain Borneo FC Samarinda, Koldo Obieta, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang PSM Makassar pada pertandingan Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Sabtu (18/4/2026). Borneo FC Samarinda mengalahkan tim tuan rumah PSM Makassar dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/Hasrul Said/bar
Fokus pada Permainan Sendiri, Mental Baja di Situasi Sulit
Apalagi filosofi yang diterapkan pelatih Fabio Lefundes juga terlihat dari cara bermain Borneo FC saat menghadapi tekanan di lapangan.
Alih-alih terpancing emosi atau larut dalam keputusan wasit, para pemain justru memilih untuk tetap fokus pada permainan tim sendiri.
“Pelatih menekankan agar kami fokus pada diri sendiri, bahwa yang penting adalah bagaimana keadaan kami, bagaimana kami bermain. Jika mereka melakukan pelanggaran terhadap kami, kami harus terus melakukan tugas kami," ujar Koldo Obieta
"Karena jika kami dalam kondisi baik dan berhasil bermain seperti yang kami tahu, kami tahu bahwa kami lebih unggul dari lawan dan kami bisa mencetak gol kapan saja,” imbuhnya.
Baca juga: Klasemen Super League 2025-2026 Usai Hasil Persib Vs Arema FC 0-0
Untuk itu cara ini membuat Borneo FC tampil stabil, bahkan dalam situasi sulit sekalipun. Tim tetap fokus pada diri sendiri dan tidak memperhatikan apakah lawan melakukan pelanggaran atau keputusan wasit saat meniup pluitnya yang merugikan tim.
"Saya pikir itu tercermin dari fakta bahwa kami tidak terlalu bereaksi terhadap pelanggaran atau kartu kuning tersebut dan kami berhasil ‘membalik halaman’ ketika wasit melakukan kesalahan atau apa pun," tuturnya melanjutkan.
"Dari sana kami tetap lebih baik dalam pertandingan, melakukan permainan kami, dan di situlah saya pikir kami membuat perbedaan,” pungkas Koldo Obieta.
Tag: #borneo #semen #padang #kebahagiaan #koldo #obieta #bermain #segiri