FIFA Ubah Regulasi Akumulasi Kartu Kuning di Piala Dunia 2026
- FIFA memastikan akan menerapkan regulasi baru seputar akumulasi kartu kuning di Piala Dunia 2026.
Perubahan aturan terkait kartu kuning ini dilakukan FIFA sebagai upaya untuk mengurangi jumlah pemain yang melewatkan pertandingan penting di Piala Dunia 2026 karena terjerat hukuman akumulasi.
Patut dicatat, Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada 11 Juni-19 Juli mendatang bakal diikuti 48 negara.
Inilah kali pertama ajang Piala Dunia diramaikan oleh 48 kontestan. Jumlah partisipan meningkat dibanding Piala Dunia edisi sebelumnya di Qatar yang diikuti 32 tim.
Baca juga: Perjuangan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Diangkat ke Layar Lebar
Artinya, di Piala Dunia 2026 mendatang, sebuah tim harus memainkan lima laga untuk mencapai fase perempat final.
Sebab, setelah fase grup kelar, akan ada babak 32 besar dan 16 besar sebelum perempat final dilangsungkan.
Perubahan Aturan
Dalam regulasi sebelumnya, pemain yang mendapatkan dua kartu kuning dalam periode lima laga otomatis akan terjerat hukuman akumulasi.
Trofi Piala Dunia FIFA dipajang saat acara drawing Piala Dunia FIFA 2026 di John F. Kennedy Center for the Performing Arts pada tanggal 5 Desember 2025 di Washington, DC.
Aturan tersebut tak dipakai lagi di Piala Dunia 2026. Andaikata seorang pemain mendapatkan sebuah kartu kuning di fase grup, catatan itu akan terhapus begitu kompetisi memasuki babak gugur.
Baca juga: Aturan Baru di Piala Dunia 2026: Tutup Mulut Saat Bertengkar dan Walk Out Bisa Kartu Merah
Lalu, penghapusan kartu kuning akan diberlakukan lagi setelah perempat final.
Kartu Kuning Dihapuskan Setelah Fase Grup dan Perempat Final
Hal tersebut diputuskan dalam pertemuan FIFA Council alias Dewan FIFA di Vancouver, Kanada, pada Selasa (29/4/2026).
"Sebagai cerminan dari format yang diperluas dengan babak gugur tambahan, Dewan FIFA mengkonfirmasi amandemen terhadap Peraturan Piala Dunia FIFA 2026 di mana kartu kuning tunggal di kompetisi final akan dihapuskan setelah babak grup dan kemudian lagi setelah perempat final," kata FIFA dalam sebuah pernyataan.
Perubahan aturan ini membuat peluang pemain terkena larangan bermain hanya terjadi dalam dua periode pertandingan yang terbatas.
Seorang pemain baru akan absen jika menerima kartu kuning dalam dua dari tiga laga fase grup.
Skenario lain adalah sang pemain mengoleksinya dalam dua pertandingan pada fase 32 besar, 16 besar, atau perempat final.
Tag: #fifa #ubah #regulasi #akumulasi #kartu #kuning #piala #dunia #2026