Pengamat Sebut Peluang Indonesia di Piala AFF U19 Terbuka Lebar
Pelatih Nova Arianto saat memimpin latihan Timnas U20 Indonesia yang sedang menjalani pemusatan latihan di Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026) malam.(KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU)
12:28
8 Mei 2026

Pengamat Sebut Peluang Indonesia di Piala AFF U19 Terbuka Lebar

- Timnas U19 Indonesia mendapatkan tantangan menarik pada babak penyisihan grup ASEAN U19 Championshio 2026 atau Piala AFF U19 2026.

Berdasarkan hasil undian yang digelar di Medan, Sumatera Utara, tersebut Timnas U19 Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Myanmar, dan Timor Leste.

Di atas kertas, tim asuhan Nova Arianto ini menjadi salah satu unggulan di grup tersebut apalagi pertandingan akan digelar di kandang sendiri.

Namun persaingan diprediksi tetap ketat, terutama karena Vietnam dinilai memiliki perkembangan pembinaan usia muda yang sangat konsisten dalam beberapa tahun terakhir.

Meski begitu, pengamat sepak bola nasional Gita Suwondo menilai peluang Indonesia untuk keluar sebagai juara grup masih sangat terbuka.

Baca juga: Indonesia dan Myanmar Tim Tersukses di Grup A AFF U19 Championship 2026

Kesinambungan Pembinaan Vietnam

Menurutnya, salah satu kekuatan utama Timnas U19 Indonesia saat ini adalah kesinambungan pembinaan pemain yang sudah terbentuk sejak level usia muda.

Ia melihat tim sudah memiliki fondasi kuat karena sebagian besar pemain sudah berkembang bersama sejak bergabung di kelompok umur sebelumnya.

“Tim ini sudah matang sejak U17 dan sekarang tetap bersama Nova Arianto di U19 dan mungkin akan kedatangan dari U17 yang bermain dibawah asuhan Kurniawan Dwi Yulianto seperti Mathew Baker,” ujarnya kepada Kompas.com.

Sehingga, keberlanjutan proses itu dinilai menjadi keuntungan besar bagi Indonesia dibanding tim lain yang masih membangun chemistry.

Baca juga: Hasil Drawing AFF U19 Championship 2026, Timnas Indonesia Satu Grup dengan Vietnam

Apalagi sejumlah pemain dari generasi U17 sebelumnya mulai menunjukkan perkembangan menjanjikan dan diproyeksikan bisa menambah kekuatan skuad.

Vietnam Dinilai Jadi Lawan Paling Berat

Meski optimistis dengan peluang Timnas U19 Indonesia, mantan jurnalis olahraga itu tetap menilai Vietnam sebagai ancaman terbesar di Grup A.

Sebab perkembangan sepak bola usia muda Vietnam terlihat sangat jelas dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari level U17 hingga U23.

“Rasa-rasanya juara grup tidak terlalu sulit meskipun Myanmar dan Vietnam di grup ini. Lawan terberatnya tetap dari Vietnam yang terlihat sekali bahwa pembinaan usia dininya berjalan dengan baik jadi pasti u19 akan sama saja,” tutur Gita Suwondo.

Pemain Timnas U20 Indonesia menjalani latihan yang menjadi bagian dari pemusatan latihan di Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026) malam.KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU Pemain Timnas U20 Indonesia menjalani latihan yang menjadi bagian dari pemusatan latihan di Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026) malam.

Vietnam memang terus menunjukkan konsistensi di level junior Asia Tenggara. Organisasi permainan mereka dinilai semakin matang dan memiliki identitas yang kuat sejak usia muda.

Karena itu, laga Indonesia vs Vietnam di babak penyisihan nanti diperkirakan menjadi pertandingan penentu juara grup.

Format Kompetisi Bisa Jadi Ancaman

Selain kekuatan lawan, ia juga menyoroti format turnamen yang menurutnya cukup berbahaya jika Indonesia gagal finis sebagai juara grup.

Pada ASEAN U19 Championship 2026, hanya juara grup dan runner-up terbaik yang berhak lolos ke semifinal.

Sementara Grup C hanya diisi tiga tim, berbeda dengan Grup A dan B yang masing-masing berisi empat negara.

Situasi itu membuat perhitungan runner-up terbaik menjadi lebih rumit.

Baca juga: Timnas Tatap Piala AFF U19 2026, Nova Arianto Berencana Panggil 7 Pemain Diaspora

“Tapi yang harus diingat adalah kalau kita sampai terpleset jadi runner up grup dengan format juara grup dan runner up terbaik yang diambil dan hanya dua grup dengan empat tim yaitu grup A dan B, serta ada 1 grup yang berisi 3 tim,” kata Gita Suwondo.

“Jadi pasti runner up nya akan ditentukan berdasarkan hasil dari peringkat pertama dan ketiga dengan mengabaikan hasil peringkat ke-4,” imbuhnya.

Artinya, kemenangan besar atas tim terbawah belum tentu memberi pengaruh besar terhadap klasemen runner-up terbaik.

Indonesia Dituntut Menang di Semua Laga

Melihat kondisi tersebut, ia menilai Indonesia tidak boleh kehilangan poin, terutama saat menghadapi Myanmar dan Timor Leste.

Kkemenangan di setiap pertandingan sangat penting untuk menjaga peluang lolos sebagai juara grup.

“Mungkin saja menang berapa pun dari Timor leste akan sulit berpengaruh kalau kita sampai menjadi runner up grup karena tidak dihitung,” ujar Gita Suwondo.

Pemain Timnas U20 Indonesia menjalani latihan yang menjadi bagian dari pemusatan latihan di Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026) malam.KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU Pemain Timnas U20 Indonesia menjalani latihan yang menjadi bagian dari pemusatan latihan di Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026) malam.

“Kita memenangkan semua laga kalau-kalau kita bisa ditahan imbang Vietnam sehingga hasilnya juara dan runner up grup akan ditentukan melalui perbedaan gol,” sambungnya.

Dengan materi pemain yang ada saat ini, ia percaya peluang Indonesia untuk finis sebagai juara grup masih sangat besar.

“Jadi kita wajib menang dan kayanya skuad yang dimiliki Nova Arianto itu peluangnya terbuka untuk menjadi juara grup walaupun kejutan mungkin saja terjadi,” ujarnya lagi.

Ancaman Australia dan Thailand di Semifinal

Kini peluang lolos dari babak penyisihan Grup A ASEAN U19 Championship 2026 cukup besar, tantangan sesungguhnya diperkirakan akan hadir di babak semifinal.

Baca juga: Nova Arianto Panggil Mathew Baker untuk Piala AFF U19, Komunikasi dengan Kurniawan

“Lolos ke semifinal sepertinya merupakan hal mudah tapi kalau sampai kita jadi runner up terbaik mungkin sudah menunggu Thailand atau Australia di semifinal,” kata pengamat yang juga komentator kompetisi Liga Belanda di kompastv itu.

Timnas U19 Australia sendiri dinilai tetap menjadi salah satu kekuatan paling berbahaya di kawasan Asia Tenggara.

“Ini yang pasti menyulitkan karena apapun Australia kan berasal dari pemain u17 lalu yang pernah mengalahkan kita juga saat kejuaraan Piala AFF U17 juga saat itu,” pungkasnya.

Tag:  #pengamat #sebut #peluang #indonesia #piala #terbuka #lebar

KOMENTAR