Timnas Spanyol Tanpa Pemain Real Madrid, Apa Jadinya?
Timnas Spanyol mengawali kampanye di Olimpiade Paris 2024 dengan mulus.
10:54
26 Mei 2026

Timnas Spanyol Tanpa Pemain Real Madrid, Apa Jadinya?

Timnas Spanyol mencatatkan sejarah kelam bagi publik Santiago Bernabeu menjelang putaran final Piala Dunia 2026. Untuk pertama kalinya, La Furia Roja akan berangkat ke turnamen akbar sepak bola tanpa diperkuat satu pun pemain Real Madrid.

Keputusan berani pelatih Luis de la Fuente ini langsung mengubah peta rivalitas sepak bola domestik ke panggung internasional. Kebijakan ekstrem tersebut memicu pergolakan internal yang langsung memanaskan ruang ganti sebelum kompetisi dimulai.

Kejutan ini memicu reaksi keras, salah satunya dari bek muda Real Madrid, Dean Huijsen, yang langsung meluapkan kekecewaannya. Tak lama setelah pengumuman resmi rilis, pemain berusia 21 tahun itu mengunggah sindiran terbuka di media sosial.

Spanyol Krisis Striker Jelang Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Putar Otak. [Dok. IG defun1]Spanyol Krisis Striker Jelang Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Putar Otak. [Dok. IG defun1]

Melalui Instagram Story, Huijsen memamerkan daftar tim terbaik musim ini versi Sofascore yang memuat nama para pesaingnya. Unggahan itu memicu perdebatan panas karena dinilai menyerang keputusan tim staf pelatih secara langsung.

Langkah emosional Huijsen terjadi setelah namanya dicoret dari daftar 26 pemain yang dibawa ke Piala Dunia. Padahal, ia sempat digadang-gadang menjadi suksesor kuat di lini belakang setelah Dani Carvajal dipastikan absen akibat cedera.

Performa Huijsen yang merosot pada paruh kedua musim menjadi alasan utama de la Fuente meninggalkannya. Pelatih Spanyol itu akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Marc Pubill yang dinilai bermain jauh lebih konsisten.

Profil Timnas Spanyol jelang Piala Dunia 2026: kekuatan skuad, taktik Luis de la Fuente, hingga peran Lamine Yamal dan Rodri dalam ambisi La Roja. [Dok. IG sefutbol]Profil Timnas Spanyol jelang Piala Dunia 2026: kekuatan skuad, taktik Luis de la Fuente, hingga peran Lamine Yamal dan Rodri dalam ambisi La Roja. [Dok. IG sefutbol]

Selain Huijsen, nama-nama senior seperti Dani Ceballos dan Raul Asencio juga terdepak dari komposisi tim nasional. Keduanya gagal menembus skuad utama akibat minimnya menit bermain yang mereka dapatkan bersama Los Blancos.

Satu-satunya representasi Madrid yang tersisa dalam rombongan hanyalah pemain muda Gonzalo Garcia. Namun, ia hanya dipanggil untuk membantu sesi latihan dan laga uji coba melawan Peru, bukan bagian dari skuad resmi.

Kontras dengan nasib tragis Real Madrid, Barcelona justru tampil mendominasi struktur kekuatan timnas Spanyol saat ini. Hampir sepertiga dari total anggota skuad resmi arahan De la Fuente berasal dari klub Catalan tersebut.

De la Fuente tampaknya memilih setia pada formula sukses yang ia terapkan sejak memenangi Euro 2024 lalu. Ia memprioritaskan pemain yang memiliki kecocokan tinggi dengan sistem taktiknya daripada nama besar klub asal.

Perombakan masif ini juga memakan korban pemain veteran lain di sektor pertahanan Spanyol. Nama-nama besar seperti Robin Le Normand, Dani Vivian, hingga Nacho Fernandez kini resmi dipinggirkan dari rencana utama.

Lini belakang Spanyol kini bertumpu pada kombinasi pemain muda berbakat dan kepemimpinan bek senior. Aymeric Laporte tetap dipercaya sebagai jenderal lapangan tengah untuk membimbing para pemain muda seperti Pau Cubarsi.

Ketiadaan pemain Real Madrid di timnas Spanyol merupakan anomali terbesar dalam sejarah sepak bola negara tersebut. Selama berdekade-dekade, blok Madrid dan Barcelona selalu menjadi fondasi utama kesuksesan La Furia Roja di dunia.

Kini, timnas Spanyol sedang menjalani pemusatan latihan intensif sebelum bertolak menuju kompetisi resmi Piala Dunia. De la Fuente menegaskan bahwa kerangka tim ini sudah final demi menjaga stabilitas dan taktik permainan tim.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Tag:  #timnas #spanyol #tanpa #pemain #real #madrid #jadinya

KOMENTAR