Cristiano Ronaldo Bidik Sejarah di Piala Dunia Keenam bersama Portugal
Megabintang timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, menerima kartu merah saat negaranya tumbang 0-2 kala menghadapi Republik Irlandia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa pada Kamis (13/11/2025) atau Jumat dini hari WIB.(AFP/PAUL FAITH)
17:32
30 Mei 2026

Cristiano Ronaldo Bidik Sejarah di Piala Dunia Keenam bersama Portugal

Cristiano Ronaldo bersiap menuju Piala Dunia keenam dalam kariernya, sebuah pencapaian bersejarah bagi pemain yang telah lama menjadi wajah utama sepak bola Portugal.

Ronaldo datang bersama skuad Portugal yang dipenuhi pemain berbakat, seiring ambisi tim asuhan Roberto Martinez untuk meraih gelar Piala Dunia pertama mereka.

Portugal menjadi salah satu favorit kuat untuk lolos dari Grup K, dengan lawan DR Congo, tim debutan Uzbekistan, dan Kolombia.

Baca juga: Argentina Bidik Sejarah di Piala Dunia, Messi Siap Pimpin Misi Gelar Ganda

Pertemuan melawan Kolombia diperkirakan menjadi ujian terberat bagi Portugal di fase grup.

Ronaldo juga berpeluang mencatat sejarah bersama Lionel Messi sebagai pemain pertama yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia.

Meski demikian, perjalanan Portugal di Piala Dunia belum sepenuhnya sejalan dengan status Ronaldo sebagai salah satu pemain terbaik dunia, dikutip dari AFP pada Sabtu (30/5/2026).

Portugal belum pernah dekati final

Sejak finis di posisi keempat pada Piala Dunia 2006, Portugal belum lagi benar-benar mendekati final turnamen tersebut.

Padahal, Ronaldo merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa di level internasional dengan 143 gol.

Kini, Ronaldo berusia 41 tahun dan perannya di timnas Portugal kembali menjadi sorotan.

Kehadiran Ronaldo kerap dinilai sebagai salah satu faktor yang membuat Portugal belum mampu memaksimalkan potensi besar mereka dalam beberapa turnamen terakhir.

Penyerang Al-Nassr itu belum mencetak gol dalam sembilan pertandingan terakhirnya di Piala Dunia dan Euro jika digabungkan.

Ronaldo juga sempat dicadangkan Fernando Santos pada Piala Dunia 2022, ketika Portugal memilih memainkan Goncalo Ramos sebagai starter.

Namun, Roberto Martinez tetap memberi kepercayaan besar kepada Ronaldo.

Keputusan itu tidak sepenuhnya tanpa alasan, sebab Ronaldo masih mampu tampil menentukan dalam beberapa laga penting Portugal.

Baca juga: Kritik Thomas Mueller Usai Anthony Gordon Pilih Barcelona

Ia mencetak gol pada perempat final, semifinal, dan final saat Portugal mengalahkan Spanyol lewat adu penalti untuk menjuarai Nations League tahun lalu.

Ronaldo juga mencetak lima gol dalam lima pertandingan kualifikasi sebelum mendapat kartu merah saat melawan Republik Irlandia.

Pemain lain mungkin bisa mendapat hukuman lebih berat dan absen pada awal turnamen, tetapi Ronaldo hanya dijatuhi larangan bermain satu pertandingan.

Kepercayaan Martinez kepada Ronaldo juga menunjukkan bahwa Portugal belum memiliki banyak pilihan lain yang benar-benar meyakinkan di lini depan.

Kekuatan utama Portugal justru terlihat di lini tengah, dengan deretan gelandang kelas atas yang bisa menjadi pembeda di Piala Dunia.

Dua gelandang Paris Saint-Germain, Vitinha dan Joao Neves, akan bekerja bersama Bruno Fernandes dan Bernardo Silva.

Kombinasi itu membuat Portugal memiliki salah satu barisan gelandang terbaik di turnamen.

Diaz kini jadi bintang Kolombia

Kolombia datang ke Piala Dunia dengan James Rodriguez sebagai salah satu tokoh penting dalam skuad mereka.

James masih menjadi sosok berpengaruh bagi Kolombia, 12 tahun setelah penampilannya di Piala Dunia yang membuat namanya dikenal luas di dunia.

Karier klub James memang tidak selalu berjalan stabil dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, pemain berusia 34 tahun itu tetap menjadi bagian penting Kolombia, termasuk saat membawa timnya mencapai final Copa America dua tahun lalu dan finis ketiga di kualifikasi zona Amerika Selatan.

Baca juga: Piala Dunia 2026: Tinggalkan Italia, Rekan Jay Idzes Pilih Bela Australia

Kini, Luis Diaz menjadi tumpuan utama Kolombia.

Pemain Bayern Munich itu datang ke Piala Dunia setelah menjalani musim terbaik dalam karier klubnya.

Kolombia juga diperkirakan mendapat dukungan besar dari para pendukung yang datang langsung maupun komunitas ekspatriat.

Antusiasme itu membuat tiket pertandingan Kolombia menjadi salah satu yang paling banyak diminati di turnamen.

Situasi tersebut dapat menjadi tantangan tambahan bagi Uzbekistan dan DR Congo, dua tim yang harus bersaing dengan dua favorit utama grup.

Uzbekistan membawa Abdukodir Khusanov sebagai salah satu nama paling menonjol dalam skuad mereka.

Bek Manchester City itu menjadi sorotan di tengah skuad Uzbekistan yang sebagian besar diperkuat pemain dari kompetisi domestik.

Meski begitu, Uzbekistan memiliki pengalaman juara dunia di bangku cadangan melalui Fabio Cannavaro. Cannavaro merupakan kapten Italia saat menjuarai Piala Dunia 2006.

DR Congo juga datang dengan misi besar setelah terakhir kali merasakan Piala Dunia 52 tahun lalu, ketika mereka masih dikenal sebagai Zaire.

Saat tampil di Jerman pada 1974, mereka pulang tanpa meraih poin dan tanpa mencetak gol. Kali ini, DR Congo memiliki sejumlah pemain yang bisa memberi harapan baru.

Skuad asuhan Sebastien Desabre diperkuat Yoane Wissa dari Newcastle, gelandang Sunderland Noah Sadiki, dan bek West Ham Aaron Wan-Bissaka.

Baca juga: Profil Stadion Hard Rock: Arena Ikonis Piala Dunia 2026 yang Sarat Sejarah Olahraga

DR Congo setidaknya akan membidik kemenangan pertama mereka dalam sejarah Piala Dunia.

Kepercayaan diri itu muncul setelah mereka menyingkirkan Kamerun dan Nigeria pada babak play-off untuk memastikan tempat di putaran final.

Tag:  #cristiano #ronaldo #bidik #sejarah #piala #dunia #keenam #bersama #portugal

KOMENTAR