Timnas U19 Indonesia Diminta Tak Lamban Hadapi Timor Leste dan Vietnam
Skuad Timnas U19 Indonesia berpose jelang laga lawan Myanmar pada partai Piala AFF U19 atau ASEAN U19 Championship di Stadion Utama Sumatera Utara pada Senin (1/6/2026).(PSSI)
11:18
3 Juni 2026

Timnas U19 Indonesia Diminta Tak Lamban Hadapi Timor Leste dan Vietnam

- Kemenangan 3-0 atas Myanmar pada laga pembuka babak penyisihan Grup A ASEAN U19 2026 menjadi raihan positif bagi Indonesia.

Arkhan Kaka membuka keunggulan Timnas U19 Indonesia pada menit ke-38. Dua gol Dimas Adi (79', 86') lalu menyegel kemenangan Garuda Muda.

Namun, di balik kemenangan meyakinkan tersebut, masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi skuad Garuda Muda.

Pengamat sepak bola nasional, Gita Suwondo, menilai performa Indonesia belum sepenuhnya stabil, terutama ketika memasuki babak kedua pertandingan.

Menurutnya, Indonesia tampil dominan pada awal laga, tetapi perlahan kehilangan kontrol permainan setelah turun minum.

Baca juga: Nova Arianto Isyaratkan Timnas U19 Indonesia Dirotasi Hadapi Timor Leste

“Namun kalau boleh jujur di babak kedua ada penurunan permainan yang dikuasai Myanmar,” katanya kepada KOMPAS.com.

Situasi itu terlihat ketika Myanmar mulai berani memainkan bola dan melakukan beberapa serangan balik cepat yang cukup merepotkan lini pertahanan Indonesia.

Meski gagal mencetak gol, lawan beberapa kali mampu menembus area pertahanan Timnas U19 Indonesia melalui sisi sayap. Beruntung, penyelesaian akhir tim asuhan Ryuji Sueoka tidak maksimal.

Kemenangan besar ternyata belum sepenuhnya membuat pelatih Nova Arianto tersenyum puas. Gita Suwondo menilai ekspresi pelatih sepanjang laga memperlihatkan adanya ketidakpuasan terhadap performa timnya.

Baca juga: Dampak Dimas Adi dan Kejelian Arkhan Kaka untuk Timnas U19 Indonesia

“Tidak heran setelah gol kedua wajahnya Nova Arianto kan agak seperti cemas dan kesal karena gol datang dari kesalahan lawan. Tapi di gol ketiga dia kelihatan sangat puas,” ujar Gita Suwondo.

Gol ketiga yang lahir dari proses build up rapi menjadi gambaran permainan ideal yang diinginkan. Gol tersebut bermula dari aliran bola cepat dan terarah sebelum akhirnya diselesaikan Dimas Adi menjadi gol ketiga Indonesia.

Timnas U19 Diminta Lebih Cepat dan Agresif

Meski memulai turnamen dengan kemenangan telak, menurut Gita Suwondo Indonesia masih harus meningkatkan tempo permainan, terutama saat menghadapi lawan dengan pertahanan terbuka seperti Timor Leste pada laga kedua babak penyisihan grup.

“Yang harus diperbaiki mungkin adalah tim jangan terlalu lamban seperti pada laga babak pertama saat menghadapi Timor Leste nanti ya. Lebih bermain pressing kalau berbicara Timor Leste sendiri menguji pun pertahanannya lebih terbuka biasanya,” tutur mantan jurnalis olahraga itu.

Penyerang Timnas U19 Indonesia, Arkhan Kaka, merayakan gol ke gawang Myanmar pada laga Piala AFF U19 atau ASEAN U19 Championship di Stadion Utama Sumatera Utara pada Senin (1/6/2026).PSSI Penyerang Timnas U19 Indonesia, Arkhan Kaka, merayakan gol ke gawang Myanmar pada laga Piala AFF U19 atau ASEAN U19 Championship di Stadion Utama Sumatera Utara pada Senin (1/6/2026).

“Sekaligus mencoba untuk bagaimana nanti menghadapi Vietnam karena kalau kita lambat seperti babak kedua lawan Myanmar saat menghadapi Vietnam ya itu akan menjadi sinyal bahaya,” sambungnya.

Ia pun menyoroti beberapa momen ketika Indonesia terlambat mengantisipasi bola saat transisi menyerang maupun bertahan. Kondisi itu membuat serangan balik Myanmar beberapa kali mampu menembus pertahanan Indonesia.

“Karena Myanmar saja beberapa kali menembus pertahanan Indonesia dan serangan balik juga gagal melalui build up. Karena terlalu lambat mengantisipasi bola pada saat mempunyai kesempatan untuk melakukan tusukan ke dalam daerah pertahanan dan lapangan tengah Myanmar,” tuturnya lagi.

Duel Lawan Vietnam Jadi Penentu

Saat ini Indonesia dan Vietnam sama-sama mengoleksi tiga poin serta selisih gol identik setelah keduanya menang 3-0 di laga perdana babak penyisihan Grup A ASEAN U19 Championship 2026.

Baca juga: Pengamat Bahas Kemenangan Timnas U19 Indonesia: Arkhan Kaka Cerdas

Namun Vietnam untuk sementara berada di puncak klasemen karena unggul poin disiplin.

Situasi itu membuat Indonesia wajib mengejar posisi sebagai juara grup demi memastikan tiket semifinal tanpa harus bergantung pada perhitungan runner up terbaik.

“Jadi pekerjaan rumahnya bagaimana menghadapi Timor Leste dengan uji coba menghadapi Vietnam. Karena balik-balik lagi harus juara grup karena jadi runner up juga akan membuat kita harus hitung-hitungan lagi dengan runner up grup lain untuk lolos ke semifinal,” pungkas Gita Suwondo.

Tag:  #timnas #indonesia #diminta #lamban #hadapi #timor #leste #vietnam

KOMENTAR